From: [email protected]
Date: Mon, 2 Jan 2012 07:49:46 +0800
Assalamu'alaikum ustadz,ada 2 hadits tentang niat puasa,
''barang siapa yg tidak menetapkan niat puasa sebelum fajar,maka tidak ada 
puasa sama sekali baginya'' (HR.Ahmad,AbuDaud,at-Tirmidzi,an-Nasa'i,dan Ibnu 
Majah)
''Tidak ada puasa sama sekali bagi orang yg tdk menetapkan (niat) puasa pada 
mlm hari''(HR.ad-Daruquthni)
Apakah hadits ini khusus buat puasa yg wajib saja? (Dlm artian,puasa sunnah 
-semisal puasa senin kamis- boleh tidak niat dr malam) atau mutlak untuk semua 
jenis puasa,baik yang wajib maupun sunnah?
>>>>>>>>>
 
1. Niat.
http://almanhaj.or.id/content/3140/slash/0
 
Jika telah masuk bulan Ramadhan, wajib bagi setiap muslim untuk berniat puasa 
pada malam harinya, karena Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :

مَنْ لَمْ يُجْمِعْ الصِّيَامَ قَبْلَ اْلفَجْرِ فَلاَ صِيَامَ لَهُ

"Barangsiapa yang tidak berniat puasa sebelum fajar, maka tiada baginya puasa 
itu". [Riwayat Abu Dawud, Ibnu Khuzaimah, dan Al Baihaqi, dari Hafshah binti 
Umar]

Niat itu, tempatnya berada di hati. Sedangkan melafalkannya, termasuk amal 
bid'ah. Berniat puasa pada malam hari, ini khusus untuk puasa wajib saja.

[1]. Wajibnya Niat Puasa Wajib Sebelum Terbit Fajar
http://almanhaj.or.id/content/1093/slash/0

Jika telah jelas masuknya bulan Ramadhan dengan penglihatan mata atau 
persaksian atau dengan menyempurnakan bilangan bulan Sya'ban menjadi tiga puluh 
hari, maka wajib atas setiap muslim yang mukallaf untuk niat puasa di malam 
harinya, hal ini berdasarkan sabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam.

"Artinya : Barangsiapa yang tidak niat untuk melakukan puasa sebelum fajar, 
maka tidak ada puasa baginya" [1]

Dan sabda beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam.

"Artinya : Barangsiapa tidak niat untuk melakukan puasa pada malam harinya, 
maka tidak ada puasa baginya" [2]

Niat itu tempatnya di dalam hati, dan melafazdkannya adalah bid'ah yang sesat, 
walaupun manusia menganggapnya sebagai satu perbuatan baik. Kewajiban niat 
semenjak malam harinya ini hanya khusus untuk puasa wajib saja, karena 
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam pernah datang ke Aisyah pada selain 
bulan Ramadhan, kemudian beliau bersabda.

"Artinya : Apakah engkau punya santapan siang ? Maka jika tidak ada aku akan 
berpuasa" [Hadits Riwayat Muslim 1154]

Hal ini juga dilakukan oleh para sahabat, (seperti) Abu Darda', Abu Thalhah, 
Abu Hurairah, Ibnu 'Abbas, Hudzaifah Ibnul Yaman Radhiyallahu 'anhum dibawah 
benderanya Sayyidnya bani Adam [Lihatlah dan takhrijnya dalam Taghliqul Ta'liq 
3/144-147]

Ini berlaku (hanya) pada puasa sunnah saja, dan hal ini menunjukkan wajibnya 
niat di malam harinya sebelum terbit fajar pada puasa wajib. 
 
Wallahu Ta'ala a'lam 





                                          

Kirim email ke