Assalamu'alaikum, adakah yang bisa memberikan konfirmasi bagaimana derjat hadits berikut ini:
Fatimah (putri Rasulullah) berkata bahwa saat Rasulullah (radi Allahu anha) melihatnya masih terlentang di tempat tidurnya di pagi hari, beliau (Nabi SAW) mengatakan kepadanya, “Putriku, bangunlah dan saksikanlah kemurahan-hati Tuhanmu, dan janganlah menjadi seperti kebanyakan orang. Allah membagikan rezeki setiap harinya pada waktu antara mulainya subuh sampai terbitnya matahari" ( H.R. Al-Baihaqi) dan, apakah maksud yang lebih diutamakan dalam hadits ini dari perkataan 'rezeki dibagikan pada waktu antara mulainya subuh hingga terbit matahari'? terimakasih sebelumnya. Andre
