Sekedar menambahkan.
Berkata Ibnu Katsir rahimahullah, “Para ulama berselisih pendapat berkenaan 
dengan delapan golongan yang berhak menerima zakat, apakah wajib menyerahkan 
harta zakat kepada setiap golongan atau boleh diserahkan kepada sebagian 
golongan saja yang memungkinkan untuk diberikan kepadannya? Dalam masalah ini 
ada dua pendapat:
Pertama: Wajib menyerahkannya kepada semua golongan dan ini adalah pendapat 
Imam asy-Syafi’i dan jama’ah para ulama.
Kedua: Tidak wajib menyerahkannya kepada semua golongan, bahkan boleh 
membagikannya kepada satu golongan saja dan menyerahkan semua harta zakat 
kepada mereka walaupun ada golongan yang lain. Dan ini adalah pendapat Imam 
Malik dan beberapa orang dari kaum Salaf dan khalaf, di antara mereka ‘Umar, 
Hudzaifah, Ibnu ‘Abbas, Abul ‘Aliyah, Sa’id bin Zubair dan Maimun bin Mihran. 
Berkata Ibnu Jarir, ‘Ini adalah pendapat kebanyakan ahli ilmu.’ Berdasarkan 
pendapat ini, maka tujuan penyebutan golongan-golongan tersebut dalam ayat ini 
adalah untuk menerangkan tentang golongan yang berhak menerima zakat bukan 
untuk menjelaskan kewajiban membagikannya kepada semua golongan tersebut.”
———–
[Disalin dari kitab Al-Wajiiz fii Fiqhis Sunnah wal Kitaabil Aziiz, Penulis 
Syaikh Abdul Azhim bin Badawai al-Khalafi, Edisi Indonesia Panduan Fiqih 
Lengkap, Penerjemah Team Tashfiyah LIPIA - Jakarta, Penerbit Pustaka Ibnu 
Katsir, Cetakan Pertama Ramadhan 1428 - September 2007M]
Untuk lebih lengkapnya, silakan klik link beriut: 
http://almanhaj.or.id/content/914/slash/0


________________________________
 From: Abu Harits
To: assunnah assunnah
Sent: Tuesday, 12 February 2013 6:06 AM
Subject: RE: [assunnah]>>Tanya : Urutan Sedekah<<


 
From: [email protected]
Date: Mon, 11 Feb 2013 15:06:29 +0700
Assaamualaikum warohmatullohiwabarokatuh,
Rekan-rekan yang di Rahmati Alloh, adakah yang mengetahui urutan Sedekah yang 
sesuai syariat seperti apa ?
Apakah Yatim-Piatu, Faqir miskin, Tetangga, Janda, Saudara jauh, Orang Tua, 
atau Istri san anak yang sedang kelaparan atau kah hutang yang harus di lunasi 
ataukah yang mana yang mesti di Nomor satukan ??? Klau melihat semuanya ingin 
rasanya Hati ini membantu semua yang saya sebutkan di atas (ataukah masih ada 
orang / golongan yang bisa kita berikan sedekah) ??
Saya masih binggung dengan masalah Urutan Sedekah ini.
Semoga Alloh memberikan yang terbaik untuk kita semua.
Terimakasih.
Wassalam,
>>>>>>>>>>>>>>>

Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala surat Al-Baqarah ayat 215.

يَسْأَلُونَكَ مَاذَا يُنْفِقُونَ ۖ قُلْ مَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ خَيْرٍ 
فَلِلْوَالِدَيْنِ وَالْأَقْرَبِينَ وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينِ وَابْنِ 
السَّبِيلِ ۗ وَمَا تَفْعَلُوا مِنْ خَيْرٍ فَإِنَّ اللَّهَ بِهِ عَلِيمٌ

"Mereka bertanya kepadamu tentang apa yang mereka infakkan. Jawablah, "Harta 
yang kamu nafkahkan hendaklah diberikan kepada ibu bapakmu, kaum kerabat, 
anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang sedang dalam 
perjalanan. Dan apa saja kebajikan yang kamu perbuat sesungguhnya Allah maha 
mengetahui"

Jika seseorang sudah berkecukupan dalam hal harta hendaklah ia menafkahkannya 
yang pertama adalah kepada kedua orang tuanya. Kedua orang tua memiliki hak 
tersebut sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta'ala dalam surat Al-Baqarah di 
atas. Kemudian kaum kerabat, anak yatim dan orang-orang yang dalam perjalanan. 
Berbuat baik yang pertama adalah kepada ibu kemudian bapak dan yang lain, 
sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam berikut.

أُمُّكَ، ثُمَّ أُمُّكَ، ثُمَّ أُمُّكَ، ثُمَّ أَبَاكّ، ثُمَّ الأَقْرَبِ 
فَاْلأَقْرَبِ

"Hendaklah kamu berbuat baik kepada ibumu kemudian ibumu sekali lagi ibumu 
kemudian bapakmu kemudian orang yang terdekat dan yang terdekat" [Hadits 
Riwayat Bukhari dalam Adabul Mufrad No. 3, Abu Dawud No. 5139 dan Tirmidzi 
1897, Hakim 3/642 dan 4/150 dari Mu'awiyah bin Haidah, Ahmad 5/3,5 dan berkata 
Tirmidzi, "Hadits Hasan"]
Selengkapnya baca di 
http://almanhaj.or.id/content/689/slash/0/bentuk-bentuk-berbakti-kepada-orang-tua/
 
Wallahu Ta'ala A'lam

 

Kirim email ke