From: [email protected] Date: Mon, 29 Apr 2013 01:05:42 +0000 Ikhwa fillah, mohon penjelasan dari hadits dibawah ini: Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya Allah memilik sekelompok Malaikat yg berkeling dijalan2 mencari org2 berdzikir. Apabila mrk menemukan sekolompok org berdzikir kpd Allah, maka mrk saling memanggil : 'Kemarilah kpd apa yg kamu semua hajatkan'. Lalu mrk mengelilingi org2 yg berdzikir itu dg sayap2 mrk hingga kelangit. Apabila org itu telah berpisah (bubar dari majlis dzikir) maka para malaikat naik kelangit. Maka bertanyalah Allah kpd mrk (padahal Dialah yan lebih mengetahui perihal mrk). Allah berfirman : Darimana kalian semua? Malaikat berkata : Kami datang dari sekelompok hambaMu dibumi. Mrk bertasbih, bertakbir & bertahlil kpdMu. Allah berfirman : Apakah mrk pernah melihatKu? Malaikat berkata: Tidak pernah ! Allah berfirman : Seandainya mrk pernah melihatKu? Malaikat berkata: Andai mereka pernah melihatMu niscaya mrk akan lebih meningkatkan ibadahnya kpdMu, lebih bersemangat memujiMu & lebih byk bertasbih padaMu. Allah berfirman: Lalu apa yang mrk pinta padaKu? Malaikat berkata: Mrk minta sorga kpdMu. Allah berfirman : Apa mrk pernah melihat sorga? Malaikat berkata : Tidak pernah! Allah berfirman: Bgmn kalau mrk pernah melihatnya? Malikat berkata: Andai mrk pernah melihatnya niscaya mrk akan bertambah semangat terhadapnya, lebih bergairah memintanya & semakin besar keinginan u memasukinya. Allah berfirman: Dari hal apa mrk minta perlindungan? Malaikat berkata: Dari api neraka. Allah berfirman : Apa mrk pernah melihat neraka? Malaikat berkata: Tidak pernah! Allah berfirman: Bgmn kalau mrk pernah melihat neraka? Malaikat berkata: Kalau mrk pernah melihatnya niscaya mrk akan sekuat tenaga menghindarkan diri darinya. Allah berfirman: Aku persaksikan kpdmu bahwasanya Aku telah mengampuni mrk. Salah satu dari malaikat berkata : Disitu ada seseorg yg tidak termasuk dalam kelompok mrk. Dia datang semata2 krn ada satu keperluan (apakah mrk akan diampuni juga?). Allah berfirman : Mrk adalah satu kelompok dimana org yg duduk bersama mrk tidak akan kecewa" (HR Bukhori Muslim). Dalam riwayat Muslim ada tambahan pada kalimat terakhir : 'Aku ampunkan segala dosa mrk. & Aku beri permintaan mrk". SUBHANALLAH mulianya mrk yg berdzikir'
Apakah maksud dr MAJELIS DZIKIR tersebut. Apakah seperti yg sedang marak dilakukan di jakarta belakangan ini, yg dipimpin oleh seseorang kemudian dzikir secara bersama2x disuatu tempat? Powered by Telkomsel BlackBerry® >>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>> BENTUK-BENTUK MAJLIS DZIKIR Dari hadits-hadits yang menyebutkan tentang majlis dzikir, dapat kita ketahui bentuk-bentuk majlis dzikir sebagai berikut. Pertama : Duduk Bersama-Sama, Kemudian Masing-Masing Berdzikir Dengan Pelan. Jenis-jenis dzikir yang diucapkan yaitu: • Tasbih, ucapan Subhanallah; • Takbir, ucapan Allah Akbar; • Tahmiid, ucapan Alhamdulillah; • Tahlil, ucapan Laa ilaaha illa Allah. (HR Muslim, no. 2689). • Meminta surga kepada Allah. Seperti dengan perkataan: • Permohonan perlindungan kepada Allah dari neraka. Misalnya dengan perkataan: • Istighfar (ucapan astaghfirullah). (HR Muslim, no. 2689). Kedua : Duduk Bersama-Sama Untuk Membaca Dan Mempelajari Al Qur’an. Ketiga : Majlis Ilmu Adalah Majlis Dzikir. Adapun hadits diatas, lengkapnya sebagai berikut : عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ لِلَّهِ مَلَائِكَةً يَطُوفُونَ فِي الطُّرُقِ يَلْتَمِسُونَ أَهْلَ الذِّكْرِ فَإِذَا وَجَدُوا قَوْمًا يَذْكُرُونَ اللَّهَ تَنَادَوْا هَلُمُّوا إِلَى حَاجَتِكُمْ قَالَ فَيَحُفُّونَهُمْ بِأَجْنِحَتِهِمْ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا قَالَ فَيَسْأَلُهُمْ رَبُّهُمْ وَهُوَ أَعْلَمُ مِنْهُمْ مَا يَقُولُ عِبَادِي قَالُوا يَقُولُونَ يُسَبِّحُونَكَ وَيُكَبِّرُونَكَ وَيَحْمَدُونَكَ وَيُمَجِّدُونَكَ قَالَ فَيَقُولُ هَلْ رَأَوْنِي قَالَ فَيَقُولُونَ لَا وَاللَّهِ مَا رَأَوْكَ قَالَ فَيَقُولُ وَكَيْفَ لَوْ رَأَوْنِي قَالَ يَقُولُونَ لَوْ رَأَوْكَ كَانُوا أَشَدَّ لَكَ عِبَادَةً وَأَشَدَّ لَكَ تَمْجِيدًا وَتَحْمِيدًا وَأَكْثَرَ لَكَ تَسْبِيحًا قَالَ يَقُولُ فَمَا يَسْأَلُونِي قَالَ يَسْأَلُونَكَ الْجَنَّةَ قَالَ يَقُولُ وَهَلْ رَأَوْهَا قَالَ يَقُولُونَ لَا وَاللَّهِ يَا رَبِّ مَا رَأَوْهَا قَالَ يَقُولُ فَكَيْفَ لَوْ أَنَّهُمْ رَأَوْهَا قَالَ يَقُولُونَ لَوْ أَنَّهُمْ رَأَوْهَا كَانُوا أَشَدَّ عَلَيْهَا حِرْصًا وَأَشَدَّ لَهَا طَلَبًا وَأَعْظَمَ فِيهَا رَغْبَةً قَالَ فَمِمَّ يَتَعَوَّذُونَ قَالَ يَقُولُونَ مِنَ النَّارِ قَالَ يَقُولُ وَهَلْ رَأَوْهَا قَالَ يَقُولُونَ لَا وَاللَّهِ يَا رَبِّ مَا رَأَوْهَا قَالَ يَقُولُ فَكَيْفَ لَوْ رَأَوْهَا قَالَ يَقُولُونَ لَوْ رَأَوْهَا كَانُوا أَشَدَّ مِنْهَا فِرَارًا وَأَشَدَّ لَهَا مَخَافَةً قَالَ فَيَقُولُ فَأُشْهِدُكُمْ أَنِّي قَدْ غَفَرْتُ لَهُمْ قَالَ يَقُولُ مَلَكٌ مِنَ الْمَلَائِكَةِ فِيهِمْ فُلَانٌ لَيْسَ مِنْهُمْ إِنَّمَا جَاءَ لِحَاجَةٍ قَالَ هُمُ الْجُلَسَاءُ لَا يَشْقَى بِهِمْ جَلِيسُهُمْ Dari Abu Hurairah, dia berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, ”Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta'ala memiliki malaikat-malaikat yang berkelana di jalan-jalan mencari Ahli Dzikir [4]. Jika mereka telah mendapatkan sekelompok orang yang berdzikir kepada Allah [5], mereka duduk bersama dengan orang-orang yang berdzikir. Mereka saling mengajak: ‘Kemarilah kepada hajat kamu’. Maka para malaikat mengelilingi orang-orang yang berdzikir dengan sayap mereka sehingga langit dunia [6]. Kemudian Allah Azza wa Jalla bertanya kepada mereka, sedangkan Dia lebih mengetahui daripada mereka, ’Apa yang diucapkan oleh hamba-hambaKu?’ Para malaikat menjawab, ’Mereka mensucikan-Mu (mengucapkan tasbih: Subhanallah), mereka membesarkanMu (mengucapkan takbir: Allah Akbar), mereka memujiMu (mengucapkan Alhamdulillah), mereka mengagungkan-Mu’ [7]. Allah bertanya, ’Apakah mereka melihatKu?’ Mereka menjawab,’Tidak, demi Alah, mereka tidak melihatMu’. Allah berkata,’Bagaimana seandainya mereka melihatKu?’ Mereka menjawab,’Seandainya mereka melihatMu, tentulah ibadah mereka menjadi lebih kuat kepadaMu, lebih mengagungkan kepadaMu, lebih mensucikan kepadaMu’. Allah berkata,’Lalu, apakah yang mereka minta kepadaKu?’ Mereka menjawab, ’Mereka minta surga kepadaMu’. Allah bertanya, ’Apakah mereka melihatnya?’ Mereka menjawab,’Tidak, demi Alah, Wahai Rabb, mereka tidak melihatnya’. Allah berkata,’Bagaimana seandainya mereka melihatnya?’ Mereka menjawab,’Seandainya mereka melihatnya, tentulah mereka menjadi lebih semangat dan lebih banyak meminta serta lebih besar keinginan’.” Allah berkata: “Lalu, dari apakah mereka minta perlindungan kepadaKu?” Mereka menjawab,”Mereka minta perlindungan dari neraka kepadaMu.” Allah bertanya,”Apakah mereka melihatnya?” Mereka menjawab,”Tidak, demi Allah, wahai Rabb. Mereka tidak melihatnya.” Allah berkata, ”Bagaimana seandainya mereka melihatnya?” Mereka menjawab,”Seandainya mereka melihatnya, tentulah mereka menjadi lebih menjauhi dan lebih besar rasa takut (terhadap neraka).” Allah berkata, ”Aku mempersaksikan kamu, bahwa Aku telah mengampuni mereka.” Seorang malaikat diantara para malaikat berkata,”Di antara mereka ada Si Fulan. Dia tidak termasuk mereka (yakni tidak ikut berdzikir, Pent). Sesungguhnya dia datang hanyalah karena satu keperluan.” Allah berkata,”Mereka adalah orang-orang yang duduk. Teman duduk mereka tidak akan celaka (dengan sebab mereka).” [8] Selengkapnya baca di http://almanhaj.or.id/content/3001/slash/0/keutamaan-dan-bentuk-majlis-dzikir/ Wallahu Ta'ala A'lam
