Wallahu 'alam, mungkin boleh saja menghubungkan hadits Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam dengan penelitian dari jaman sebelum masehi sampai sekarang untuk menemukan makna hadits tersebut. Dalam salah satu atsar dari istri Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam yaitu 'Aisyah disebutkan bahwa 'Aisyah punya alat yang selalu digunakan untuk membunuh cicak. Kemudian disebutkan 'Aisyah ditanya oleh seseorang untuk apa alat tersebut. Maka 'Aisyah menjawab kalau alat tersebut selalu disiapkan untuk membunuh cicak di rumah beliau. Kemudian 'Aisyah menyebutkan hadits tentang keutamaan membunuh cicak. Kalau mau dicari kata cicak tersebut apakah cicak yang biasa ada di rumah atau tokek, maka atsar 'Aisyah tersebut jelas menjelaskan bahwa alat yang sering digunakan 'Aisyah adalah untuk membunuh cicak rumah. Paling tidak dari sini, ana masih lebih yakin yang dimaksud Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam adalah cicak rumah dan bukan tokek. Karena 'Aisyah sendiri sampai ditanya alat tersebut untuk apa? Sedangkan yang namanya tokek lebih sedikit atau bahkan jarang dibandingkan cicak rumah. Bukankah istri Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam lebih tahu apa yang dimaksud Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam dari pada kita yang tidak pernah bertemu muka dengan Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam ? Wallahu 'alam ----- Forwarded Message ----- From:Fauzah Bt Muchasan <[email protected]> To: assunnah <[email protected]> Sent: Thursday, May 2, 2013 11:02 AM Subject: RE: [assunnah]>>Yang Disuruh dibunuh adalah tokek, bukan cicak ?<< Afwan, saya copy dari blog ikhwan my. Menjawab Isu Cicak Tokek Legenda telah menyebut mengenai salamander berabad lamanya dan kaitannya dengan api. Ini kerana habitat salamander kebanyakannya di dalam kayu balak yang reput. Ketika ditempatkan di dalam api, salamander akan cuba melarikan diri dan kepercayaan mitos ini mengaitkan salamander berasal dari api. Ia dicatatkan di dalam Kitab Talmud, buku Aristotle (384-322 Sebelum Masihi), Pliny (23–79 Sebelum Masihi), Leonardo da Vinci (1452–1519), Holme (1688) dan lain-lain. Ini bermakna, sejak zaman Yunani hingga abad ke 16 manusia mengatakan bahawa cicak berhasil mengeluarkan api sebagaimana yang saya temui setelah mentelaah. Cicak/Tokek (lizard/gecko/salamander/الوزغ/ وَزَغَةً) Terdapat banyak jenis cicak dan para saintis juga mengklasifikasikan gecko, tokek, komodo, cicak, dinosour, Jackson's Chameleon, biawak, dhab, iguana dan lain-lain haiwan yang menyerupai cicak sebagai keluarga cicak. Di sini saya sertakan gambaran cicak sebenar. Mungkin jarang sekali kita mendengar salamander. Al-wazagh (الوزغ) ditakrifkan sebagai cicak ke dalam bahasa Melayu, berbeza dengan bahasa Inggeris, ia dimaksudkan dengan salamander (السمندرات) iaitu cicak jenis amfibia. Cicak atau di dalam bahasa Arab disebut sahliat (سحلية) dan Tokek atau di dalam bahasa Arab disebut wazaghat (وَزَغَةً) mungkin berbeza dengan salamander kerana salamander bersifat haiwan amfibia (hidup dua alam) manakala cicak adalah haiwan reptilia. Di dalam gambar tadi, petak yang saya merahkanialah gambar cicak dan selain dari itu, ada 11 gambar salamander. Melalui mitos Yunani Purba, saya berhasil menemukan bahawa salamander iaitu haiwan di bawah ini merupakan kisah Yunani purba mengenai kaitan cicak dengan api. Haiwan di bawah ini pula bernama Salamander Api. Gambar Salamander Api dan merujuk kepada Mitos Yunani Sehingga kini masih tidak dapat dibuktikan cicak yang mana satukah yang sunat dibunuh dan mengapakah ianya sunat dibunuh? Maka di sini saya akan lanjutkan topik ini melalui kisah yang tercatat di dalam hadis bagi tujuan menyangkal dakwaan ahli murtad dengan mempersendakan hadis cicak. Saya mewakili kumpulan salafi Menjawab Isu Cicak. http://ibnnajib.blogspot.com/2012/03/menjawab-isu-cicak-tokek.html To: [email protected]: [email protected]: Tue, 30 Apr 2013 22:49:23 +0000Subject: [assunnah] Yang Disuruh dibunuh adalah tokek, bukan cicak ? Bismillah...ana menemukan sebuah status dari seorang ikhwah di jejaring sosial facebook tentang membunuh cicak.. apakah benar pendapat ini? mohon penjelasannya... syukron jazakumullah khoirana copy langsung dari sumbernya tanpa merubah redaksinya, afwan jika ada yang salah dari singkatan/redaksional...Yang Disuruh dibunuh adalah tokek, bukan cicakNabi saw bersabda, مَنْ قَتَلَ وَزَغًا فِى أَوَّلِ ضَرْبَةٍ كُتِبَتْ لَهُ مِائَةُ حَسَنَةٍ وَفِى الثَّانِيَةِ دُونَ ذَلِكَ وَفِى الثَّالِثَةِ دُونَ ذَلِكَ ."Barangsiapa membunuh TOKEK dg sekali pukul, dia mndptkn 100 kebaikan. (Membunuh) pd pukulan kedua, pahalanya di bawah itu. N (yg membunuh) pd pukulan ketiga, lbh sdkt lagi pahalanya." [HR. Muslim dari abu hurairah]*bnyk yg menerjemahkan kata "al-wazagh" atau "al-wazaghah" dg cicak, baik dlm buku2 trjmhn maupun situs2 keislaman/ tanya jawab oleh para ustadz. Pdhl yg benar adlh: tokek, bukan cicak. Imam an-nawawi, al-hafizh ibnu hajar, ibnul atsir, al-munawi, DR. Wahbah az-zuhaili, dll. mengatakan bahwa yg dimaksud dg "al-wazagh" atau "al-wazaghah" dlm hadits2 ttg hal ini, adlh SAAM ABROSH (سام أبرص ). N dlm sejumlah kamus arab – inggris, kata SAAM ABROSH, ditrjmkn dg "GECKO", yg artinya TOKEK. Bukan cicak. Wallahu a'lam.***saya cukup sering ditanya masalah ini, knp kita disuruh membunuh cicak? Saya bilang, bukan cicak, tp tokek. Trus ada yg request agar ditulis di status pesbuk**
________________________________ IMPORTANT NOTICE : This message is confidential and may also be privileged. If you are not the intended recipient, please notify me by return email and delete this message from your system. Any unauthorized use of this message is strictly prohibited. PT. BNI Life Insurance reserves its right to pursue any available legal action due to any misuse of this email or information contained herein.
