KOMPAS.com | Senin, 17 Mei 2010 | Buku elektronik atau e-book
diperkirakan akan menjadi sebuah peluang bisnis baru dalam lingkup
kemajuan industri teknologi komunikasi informasi. E-book akan menjadi
bagian penting dalam pengembangan usaha dot-com di seluruh dunia.

Banyak pengamat memperkirakan, usaha e-book ini akan mencapai skala
bisnis 6 miliar dollar AS per tahun, dan akan mengancam bisnis
penjualan buku tradisional, termasuk berbagai penerbitan koran dan
majalah, dalam waktu yang tak lama lagi.

Semua ini didorong dengan kehadiran perangkat keras disebut e-Book
Reader, seperti iPad dengan iBook, Kindle keluaran Amazon, Nook buatan
Barnes & Noble, dan perangkat sejenis lainnya. Beragam e-Book Reader
sekarang tersedia di pasaran, menggunakan berbagai fitur teknologi,
termasuk layar sentuh.

Salah satu e-Book Reader yang tersedia di pasaran adalah iRiver Story
E802 yang memiliki memori internal sebesar 2 GB. Di Indonesia, iRiver
Story ini dikemas untuk melayani papataka.com, layanan dot-com baru
yang berfungsi sebagai pengecer buku atau isi (content) digital seperti
Amazon.com yang menyediakan layanan pembelian buku digital secara
online.

Faktor bentuk dan berat yang ditawarkan iRiver Story memang ideal untuk
membaca buku digital dan memiliki fitur lain, seperti papan ketik
QWERTY untuk memberikan catatan pada halaman buku digital atau mencari
kata tertentu dalam buku yang sedang dibaca. Perangkat ini memiliki
rongga penyimpanan SD Card yang bisa menyimpan buku digital dalam
kapasitas besar.

Dan seperti perangkat pembaca buku digital lainnya, persoalan yang
sering dihadapi adalah tidak memiliki pengaturan cahaya. Dan iRiver
Story mengandalkan pengaturan cahaya secara otomatis tergantung
lingkungan tempat kita membaca. Buku yang dibaca iRiver Story bukan
hanya secara vertikal, melainkan juga horizontal dengan menekan tombol.

Saksikan pada tayangan video berikut:









www.AstroDigi.com (Nino Guevara Ruwano)

--
Posted By NINO to AstroDigi at 5/19/2010 06:28:00 AM

Kirim email ke