INILAH.COM | Minggu, 6 Februari 2010 | Aktivitas mencontek saat ujian
naik drastis dengan ponsel disinyalir menjadi alat bantu. Jumlah yang
bersalah dari 2008 ke 2009 meningkat 22% atau mencapai 314 orang.

Peningkatan jumlah kasus di skotladia itu dilakukan dengan menggunakan
ponsel yang beberapa diantaranya memiliki akses internet.

Otoritas pendidikan Skotlandia (SQA) mengatakan bahwa hukuman untuk
menyontek bervariasi dari nilai nol untuk ujian individual hingga
diskualifikasi untuk semua mata ujian.

Bentuk lain dari malpraktek menyontek saat ujian termasuk siswa
tertangkap bersekongkol atau membuat catatan khusus.

Tahun 2009 lalu sebanyak 736.920 responden mengambil kualifikasi
nasional dan ditemukan 506 kasus pencontekan dengan hukuman dijatuhkan
kepada 314 orang.

Hal ini sama dengan 0,04% dari total, lebih tinggi daripada level di
Inggris yakni 0,03%.

Pada tahun 2008, terdapat 673 kasus dan 257 diantaranya ditemukan
melakukan pelanggaran. Jumlah kasus pencontekan menggunakan ponsel
meningkat dari 49 kasus di 2008 menjadi 113 di 2009.

Badan Pengawas Ujian mengatakan bahwa semua siswa telah diperingatkan
konsekuensi mencontek dalam sebuah booklet yang diterima siswa sebelum
melaksanakan ujian.

Juru Bicara SQA mengatakan, “kami telah mencatat peningkatan tajam
jumlah responden yang menyalahi peraturan bahwa pengawas kami
menerapkan peraturan secara serius dan inilah sebabnya jumlah siswa
yang melanggar peraturan menjadi menurun saat ini”.

www.AstroDigi.com (Nino Guevara Ruwano)

--
Posted By NINO to AstroDigi at 5/31/2010 01:00:00 AM

Kirim email ke