INILAH.COM | Sabtu, 16 Januari 2010 | Ponsel sudah memiliki banyak
fitur seperti layar multi sentuh, kamera dan pemutar musik dan video.
Namun fitur proyektor bisa populer di masa datang karena memecahkan
masalah menonton video pada layar ponsel yang kecil.

Produk-produk komersial yang disebut pico proyektor masih relatif
langka. Namun Microvision dan pesaingnya seperti Texas Instruments Inc
dan 3M Co berani menjanjikan prospek yang cemerlang bagi pico.

Microvision memamerkan proyektor mandiri yang tampak seperti sabun
besar dan mampu memproyeksikan gambar video tajam dengan menggunakan
teknologi laser. Perusahaan itu berharap bisa menanamkan teknologi itu
dalam berbagai produk elektronik termasuk kamera dan telepon.

"Perasaan saya adalah ponsel adalah kesempatan terbesar," kata Direktur
Komunikasi Microvision Matt Nichols. Ia mengatakan perusahaannya telah
berbicara dengan puluhan konsumen potensial termasuk pembuat telepon.

Nichols menyebut prototipe pertama gadget dengan proyektor pico
Microvision tersedia akhir tahun ini, dan mengharapkan produk komersial
pertama muncul tahun depan.

Setelah itu, ia mengharapkan pasar meledak dengan cara yang sama
seperti kamera yang dengan cepat menjadi komponen yang harus ada di
dalam ponsel. "Kami percaya bahwa dalam lima tahun, telepon Anda akan
memiliki proyektor," papar Nichols.

Texas Instruments, pemasok utama chip untuk telepon, memiliki proyektor
pico tertanam di beberapa perangkat komersial termasuk proyektor mini.
Perangkatnya telah masuk ke dua telepon dari Samsung Electronics Co Ltd
terbaru dan telah didemonstrasikan di pameran CES.

Semua orang benar-benar terkejut tentang proyektor pico, kata Frank
Moizio, manajer pico bisnis Texas Instruments. "Aku tidak tahu apa yang
menerjemahkannya ke dalam volume. Kami berharap ini akan menjadi
tinggi. "

Karena ponsel sudah memiliki begitu banyak fitur seperti layar multi
sentuh, kamera dan pemutar musik dan video, beberapa analis
mempertanyakan seberapa banyak ruang yang ada untuk menambah komponen
lain.

Tapi Yarmis Jonathan dari firma Ovum mengatakan teknologi pico memiliki
potensi yang sangat besar, karena memecahkan masalah menonton video
pada layar ponsel yang kecil.

"Ketika Anda membebaskan layar dari perangkat, maka ada kesempatan
untuk membuat pengalaman lebih mendalam," kata analis itu menyangkut
tren ponsel besar berikutnya.

Konsultan industri nirkabel Sharma Cheetan melihat proyektor mini akan
lebih dulu popular di perangkat kamera karena memungkinkan fotografer
untuk berbagi foto, sebelum pada akhirnya menjadi popular di
ponsel. "Saya rasa kamera adalah hal pertama dan kemudian tentu saja
akan berpindah ke smartphone," imbuh Sharma.

Ia menambahkan para pembuat elektronik juga berharap ada permintaan
proyektor pico di laptop terutama bagi pelancong bisnis. "Beberapa
orang mencari yang terintegrasi dengan sebuah laptop sehingga mereka
bisa melakukan presentasi lebih mudah."

www.AstroDigi.com (Nino Guevara Ruwano)

--
Posted By NINO to AstroDigi at 6/01/2010 01:00:00 AM

Kirim email ke