BBC.co.uk | Senin, 14 Juni 2010 | Air limpasan/cipratan kaca mobil
mungkin jadi sumber 20% dari kasus penyakit legioner di Inggris dan
Wales, kata Badan Perlindungan Kesehatan (HPA) setempat.

Dalam kondisi menggenang, air hangat merupakan tempat berbiak bakteri
legionella yang bila tersedot melalui nafas akan menyebabkan radang
paru.

Dengan mencuci kaca mobil, bakteri bisa dimatikan dan nyawa
diselamatkan kata HPA.

Temuan ini muncul setelah para peneliti mendapati pengemudi profesional
berisiko lima kali lebih besar tertular penyakit ini dibanding yang
lain.

Penyakit legioner cukup langka. Sebagian besar kasusnya merupakan kasus
sporadis sementara sumber penularan penyakit belum ditemukan.

Jumlah kasus berbeda dari tahun ke tahun, namun pada tahun 2009 terjadi
345 kasus di Inggris dan Wales - meskipun pada sejumlah kasus
penularannya terjadi di luar negeri.

Biasanya bakteri ini menulari pasien diatas usia 50an dan lebih banyak
ditemukan pada pria.

Gejala awal menunjukkan tanda-tanda mirip dengan dengan flu yakni ngilu
sendi, kecapekan, kepala sakit, batuk kering dan demam. Penyakit ini
jadi fatal pada 10-15% kasus.

Untuk mencari tahu kenapa orang yang bekerja sebagai pengemudi jarak
jauh lebih mudah terinfeksi, tim riset di cabang HPA membuat kuestioner
yang ditujukan pada pasien yang terinfeksi.

Peneliti mendapati bahwa risiko penularan terbesar ada pada pengemudi
yang bepergian dengan mobil jenis van, yang melewati rute kawasan
industri, serta yang menghabiskan banyak waktu dalam kendaraan atau
sering membuka kaca jendela mobilnya.

Resiko terbanyak dhubungkan dengan kasus dimana penderita tidak
menambahkan zat cuci kaca ke air limpasan kaca mobil, demikian
dinyatakan Jurnal Epidemologi Eropa.

Dalam sebuah studi percobaan yang dilakukan HPA, sisa bakteri
legionella ditemukan pada satu dari lima mobil yang tidak menggunakan
cairan cuci kaca, namun bakteri itu tidak ditemukan pada mobil yang
dilengkapi cairan cuci kaca.

Dr Isabel Oliver, direktur wilayah kantor HPA, mengatakan lebih banyak
riset dibutuhkan untuk memastikan hal ini, namun warga disarankan untuk
mengecek apakah mobil mereka dilengkapi dengan cairan pencuci kaca
karena biasanya didalamnya terdapat zat yang membunuh bakteri.

"Bakteri ini tidak menular dari orang ke orang tapi muncul di
lingkungan sekitar air dan hidup berkat adanya partikel air yang bagus
atau di tengah kabut."

Profesor Hugh Pennington, seorang pakar bakteriologi, mengatakan saran
menambahkan cairan pencuci sangat tepat - terutama karena juga bisa
membantu membuat pandangan dari kaca mobil lebih jelas.

"Legioner adalah penyakit yang langka namun bisa mematikan. Bila bisa
dicegah dengan sesuatu yang sederhana maka benar-benar akan memudahkan."

www.AstroDigi.com (Nino Guevara Ruwano)

--
Posted By NINO to AstroDigi at 6/29/2010 04:15:00 AM

Kirim email ke