KOMPAS.com | Kamis, 17 Juni 2010 | Ibu hamil dilarang memakai sepatu
berhak tinggi. Anda tentu sudah tahu itu. Namun, bila Anda sedang hamil
dan dilarang memakai sepatu teplek (bertapak datar) dan sandal jepit,
apa komentar Anda?

Larangan ini bukan sekadar berpatokan dari sisi fashion. Lorraine Jones
dari Society of Chiropodists and Podiatrists mengatakan, sepatu datar
(53 persen), sandal jepit (66 persen), high heels (32 persen), dan Ugg
boots (30 persen) yang banyak dipakai para selebriti tidak menunjang
tubuh Anda dengan baik. Sepatu hak tinggi akan mengubah postur tubuh
Anda, memendekkan otot-otot betis, dan meningkatkan tekanan pada
punggung dan lutut.

Empat jenis alas kaki yang disebut di atas adalah yang banyak dipakai
ibu hamil berdasarkan hasil survei komunitas ini terhadap 1.000
perempuan hamil. Survei tersebut juga menunjukkan, 7 dari 10 perempuan
hamil mengaku mengalami masalah pada kaki, seperti pergelangan kaki
bengkak (37 persen), kaki bengkak (45 persen), serta sakit pada tulang
kering dan tumit (16 persen).

Komunitas ini menyarankan perempuan untuk mengenakan sepatu yang mampu
mendukung kaki dan tubuh dengan baik demi meminimalkan ketidaknyamanan
dan menghindari kerusakan jangka panjang.

"Penambahan berat badan dan perubahan hormon saat kehamilan memberi
pengaruh besar pada tubuh kita. Otot-otot dan jaringan pengikat sendi
melunak dan meregang karena peningkatan hormon relaxin, yang membuat
kaki Anda cenderung mengalami ketegangan pada sendi dan pergelangan
kaki setiap harinya," kata Jones, yang ahli penyakit kaki itu.

Hal ini akan diperparah ketika Anda mengenakan high heels karena akan
mengubah postur tubuh Anda, memendekkan otot-otot betis, dan
meningkatkan tekanan pada punggung dan lutut. Sementara sandal jepit
meningkatkan aktivitas otot-otot pada bagian depan tulang kering karena
jari-jari kaki mencoba menjepit sandal supaya sandal tidak lepas.

"Ketika Anda hamil, hak tinggi akan menambah tekanan pada sendi-sendi.
Padahal kan sendi sudah menegang. Ini bisa mengakibatkan serangkaian
masalah kaki, tungkai, dan punggung," tambahnya.

Lalu, sepatu yang seperti apa dong yang memenuhi syarat?

Alas kaki dengan hak 3 cm bisa menjadi pilihan yang lebih baik karena
memindahkan berat badan sedikit ke depan kaki. Kondisi ini dapat
membantu meringankan ketidaknyamanan. Jika harus memakai high heels
karena perlu menghadiri acara resmi, maka Anda sebaiknya tidak
memakainya terlalu sering, terutama jika acara tersebut tidak
mengharuskan Anda berdiri terlalu lama.

Jones kembali berpesan, agar Anda tidak berpatokan pada foto-foto
selebriti hamil yang terlihat mengenakan high heels di majalah. "Itu
kan karena mereka menghadiri suatu acara. Jadi, seperti mereka, kenakan
sepatu hak tinggi Anda untuk kesempatan istimewa saja, dan pakailah
sepatu yang lebih nyaman untuk sehari-hari," katanya.

www.AstroDigi.com (Nino Guevara Ruwano)

--
Posted By NINO to AstroDigi at 7/06/2010 02:00:00 AM

Kirim email ke