TEMPOInteraktif.com | Senin, 05 Juli 2010 | Terrafugia Inc. berharap
dapat memulai penjualan mobil terbang buatannya tahun depan. Mobil
terbang yang diberi nama The Transition itu dirancang dengan sayap yang
dapat dilipat. Uji coba penerbangannya sudah dilakukan perusahaan itu
sejak lima tahun lalu dan baru berhasil menyelesaikan penerbangan
pertama pada 5 Maret tahun lalu.

"Kini mimpi terbang benar-benar menjadi kenyataan," kata Wakil Presiden
Terrafugia Richard Gersh. Mobil terbang ini merupakan kendaraan dengan
kapasitas dua penumpang dan masuk kategori pesawat ringan dengan harga
sekitar US$ 148 ribu.

Mobil terbang ini dapat mendarat di halaman atau bandara yang sempit.
Setelah sukses mendarat, sayapnya dapat dilipat dan berfungsi sebagai
mobil sebagaimana biasa sehingga dapat diparkir di garasi mobil.

Terrafugia mendesain kendaraan ini dengan bahan bakar bensin tanpa
timbal. Mobil terbang ini dapat menempuh jarak 450 mil dan terbang
dengan kecepatan 115 mph. Perusahaan otomotif yang bermarkas di
Massachusetts, Amerika Serikat itu tengah memproses izin mobil terbang
ke Federal Aviation Administration (FAA) khususnya tentang batas berat
dan lajur khusus untuk mobil terbang.

www.AstroDigi.com (Nino Guevara Ruwano)

--
Posted By NINO to AstroDigi at 7/25/2010 02:00:00 AM

Kirim email ke