TEMPOInteraktif.com | Sabtu, 03 Juli 2010 | Seorang ahli matematika
Rusia menolak hadiah 1 juta dolar AS (sekitar Rp 9 miliar) karena
menganggap bukan dirinya yang pantas menerima uang itu.Dr Grigory
Perelman (44), yang disebut-sebut manusia tercerdas sedunia, tinggal di
flat sederhana di St Petersburg.

Ia dianugerahi 1 juta dolar AS pada bulan Maret oleh lembaga asal
Amerika Serikat, Clay Mathematics Institute, karena memecahkan
Konjektur Poincare, yang sudah satu abad memusingkan matematikawan. Dr
Perelman memposting solusinya di internet.

Dia mengatakan kepada lembaga yang berbasis di Cambridge, Massachusetts
itu bahwa ia menolak hadiah tersebut.

Alasan Perelman, seperti dikutip oleh Interfax, ia menilai
kontribusinya dalam membuktikan dugaan Poincare tidak lebih hebat
daripada ahli matematika Amerika Serikat, Richard Hamilton, yang
pertama kali mengusulkan program untuk solusi tersebut.

Konjektur Poincare berkaitan dengan bentuk-bentuk yang ada di empat
dimensi atau lebih.

Setelah hadiah itu diumumkan pada bulan Maret, ia berkata: "Aku sudah
memiliki semua yang ku inginkan."

Empat tahun lalu, jenius matematika itu tak muncul untuk menerima
penghargaan bergengsi Fields Medal dari Uni Matematika Internasional
karena memecahkan Konjektur Poincare.

Pada waktu itu ia mengatakan: "Aku tidak tertarik pada uang atau
ketenaran. Aku tidak ingin dipamerkan seperti hewan di kebun
binatang." "Aku bukan pahlawan matematika. Aku juga tidak terlalu
berhasil, itu sebabnya aku tidak ingin semua orang menatapku."

Tetangganya, Vera Petrovna, berkata: "Saya pernah ke apartemennya dan
tercengang. Dia hanya memiliki satu meja, bangku dan tempat tidur
dengan kasur kotor yang ditinggalkan oleh pemilik sebelumnya - pecandu
alkohol yang menjual flat kepadanya. Kami berusaha untuk menyingkirkan
kecoa di blok kami, tapi serangga-serangga itu bersarang di
apartemennya."

Pada tahun 2002, Perelman, saat itu peneliti di Institut Matematika
Steklov di St. Petersburg, mulai mem-posting karya ilmiahnya untuk
memecahkan konjektur Poincare, salah satu dari tujuh teka-teki
matematika yang masing-masing pemecahannya berhadiah 1 juta dolar AS
dari Institut Clay.Berbagai tes yang ketat membuktikan bahwa dia benar.

Teka-teki topologi ini pada dasarnya menyatakan bahwa setiap ruang
tiga-dimensi tanpa lubang di dalamnya adalah setara dengan sebuah
wilayah yang membentang.

Teka-teki itu sudah lebih dari 100 tahun ketika Perelman memecahkanya -
dan dapat membantu menentukan bentuk alam semesta.

Setelah tahun 2003 Perelman berhenti dari Institut Steklov.
Teman-temannya mngatakan bahwa dia sama sekali mengundurkan diri dari
matematika karena subjek itu terlalu terlalu menyakitkan untuk
dibicarakan.

www.AstroDigi.com (Nino Guevara Ruwano)

--
Posted By NINO to AstroDigi at 7/25/2010 11:54:00 AM

Kirim email ke