----- Original Message ----- 
Sent: Monday, May 01, 2017 5:40 PM
Subject: [AstroDigi] Mematikan Antivirus Saat Melakukan "Copy" Atau "Move" Data 
Berukuran Besar


 AstroDigi.com | Senin, 1 Mei 2017 | Setelah pemakaian dalam periode yang cukup 
lama biasanya hard disk menjadi penuh dan seringkali masih ditambah pula dengan 
lokasi penempatan file yang kurang rapih, sehingga pada saat sebuah file 
dibutuhkan pencariannya tidak bisa cepat.

Pada kasus yang saya alami biasanya saya melakukan back-up data atau kadang 
saya juga lakukan pemindahan file kedalam  HDD (hard disk drive) eksternal. 
Untuk file yang masih sering saya pergunakan saya lakukan peng-copy-an ke HDD 
eksternal, sehingga ada back-up (penyimpanan cadangan) data, namun file aslinya 
masih ada dikomputer. Sedangkan untuk file-file yang sudah jarang saya 
pergunakan maka saya lakukan "data moving" (pemindahan data), sehingga file 
yang sama tidak ada lagi di komputer, sehingga ruang penyimpanan menjadi lebih 
lega.

Pada saat memindahkan data yang total ukurannya sangat besar biasanya waktu 
yang diperlukan menjadi sangat lama, salah satu cara untuk mempercepat 
perpindahan data adalah dengan mematikan (me-non-aktif-kan) anti virus. Namun 
mematikan antivirus harus dilakukan dengan cara yang benar, agar komputer tetap 
terbebas dari serangan virus, karena bukan tidak mungkin diantara sekian ribu 
file yang dipindahkan ternyata terselip satu atau beberapa file yang mengandung 
virus.

Berikut ini langkah-langkah untuk mematikan aplikasi antivirus saat melakukan 
copy atau move pada data berukuran besar:
1. Bila copy/move akan dilakukan pada external storage (media penyimpanan 
eksternal), seperti USB flash disk atau External HDD, maka koneksikan external 
storage tersebut sebelum antivirus dimatikan, sehingga apabila terdapat viru 
pada external storage maka aplikasi antivirus akan membersihkan lebih dahulu 
sebelum proses copy/move dilakukan.
2. Bila tidak terlalu terburu-buru, sebaiknya lakukan fast scanning pada 
file-file yang akan di-copy/move sebelumnya.
3. Matikan aplikasi antivirus, biasanya terdapat "notification icon" di pojok 
kanan bawah menu-bar, berdekatan dengan lokasi dimana menu menampilkan tanggal 
dan jam dalam bentuk text. Klik kanan icon antivirus dan kemudian klik pilihan 
"exit" atau perintah apapun yang setara dengan perintah untuk keluar dari 
aplikasi. Meski setiap antivirus caranya sedikit berbeda, namun praktis cara 
untuk mematikannya mirip.
4. Instal aplikasi antivirus ringan, dalam hal ini saya rekomendasikan aplikasi 
antivirus buatan anak bangsa yang terbukti cukup ampuh, yaitu SMADAV. Aplikasi 
ini bisa di-download secara gratis di: http://smadav.net
5. Lakukan copy/move seperti biasa.
6. Aktifkan kembali antivirus setelah proses copy/move lengkap. Aplikasi 
antivirus SMADAV boleh anda pertahankan sebagai antivirus pendamping, namun 
bila anda cukup yakin dengan satu antivirus saja, anda bisa melakukan 
"uninstal" pada aplikasi SMADAV tersebut.

Dengan mematikan antivirus biasanya saya mendapatkan kecepatan kerja yang 2x 
hingga 8x lebih cepat dibandingkan melakukan copy/move tanpa mematikan 
antivirus. 
Selamat mencoba :-)

 www.AstroDigi.com (Nino Guevara Ruwano) 

--
Posted By Blogger to AstroDigi at 5/01/2017 02:00:00 AM

Kirim email ke