بسم الله الرحمن الرحيم Berkata Dzulqornain bin Muhammad Sunusi -hadahulloh- ” …diantara suatu hal yang sangat indah, perna suatu hari guru kami seorang ulama besar di kota madinah, namanya syaikh Ubaid al-Jabiri beliau ditanya tentang sebuah keluarga. Keluarga ini Ayah dan Ibunya - masyaAlloh- mu’tazil (orang yang mengasingkan diri, ed) tapi anak- anaknya perna bergaul dengan tetangga-tentagganya semua punya TV, punya PARABOLA. Akhirnya anak-anaknya sering hilang dari rumahnya Nongkrong dirumah tentangganya. Maka muncul pertanyaan kepada Syaikh ” APAKAH BOLEH ORANG INI MEMASUKKAN TV KERUMAHNYA, AGAR SUPAYA ANAKNYA TIDAK KELUYURAN, TAPI ACARA TV DIA KONTROL. UNTUK MEMPERKECIL KEJELEKAN…” MAKA SYAIKH MEMPERBOLEHKAN HAL TERSEBUT UNTUK MEMPERKECIL KEJELEKAN. Dan ini adalah hal yang baik bentuk yang bijaksana dalam bersikap. Tapi kalo seorang mampu untuk lepas dari kejekan dari seluruhnya tentunya itu yang didahulukan. Ini saya hanya singgung bab memperkecil kejelekan, ini kalau setelah tidak ada lagi kemampuan untuk menghilangkannya. Maka ini mungkin dari kaidah dalam menyikapi didalam menegur dan sepatutnya kita perhatikan….”
FileHashes CRC32: 2EFEAFEA MD5: 40AAA73F8683F0B559F271DAB808CF49 SHA-1: 6F8D4B7237BEEF7A91E6EF9FD6F57B8440AA6B7D Sumber: File CD-Karakteristik Wanita Muslimah Album: Kajian Muslimah Wijaya – Kebayoran, Jakarta, Sesi Tanya-Jawab Download: http://isnad.net/?dl_name=Biarkan_Dzulqornain_Bicara_Tentang_Agamanya.mp3 -- ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Untuk mengirim tulisan baru gunakan: [email protected] Arsiip Milis: http://www.mail-archive.com/[email protected]/ Audio/Artikel Belajar Manhaj dan Aqidah Yang Shahih : www.ISNAD.net ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
