koreksi: pada no.5 tertulis "membolehkan sihir dengan sihir" YANG BENAR..."membolehkan MENOLAK sihir dengan sihir"
On Jul 2, 8:46 pm, postmaster <[email protected]> wrote: > ÈÓã Çááå ÇáÑÍãä ÇáÑÍíã > > Telah dikabarkan kepada kami (1 Sya’ban 1432H) dari Abu Hazim Muhsin > bin Muhammad Bashory dari Gurunya Abu Abdirrahman Yahya bin Ali al- > Hajuri -semoga Alloh mengokohkan pembelaannya terhadap Sunnah- > berkata : > > 1. Apa benar Syaikh Muhammad bin Hadi -semoga Alloh menjaganya- > mentahdzir Syaikh yahya ? > ” Teman-teman sudah menanyakan kepadanya bahwa beliau tidak > mentahdzirnya “ > 2. Apa benar Syaikh Robi’ -semoga Alloh menjaganya- mentahdzir > Syaikh Yahya ? > ” Tidak ! Bahkan kami terus berhubungan dengannya “ > 3. Apa benar Syaikh al-Imam -semoga Alloh memberinya kebaikan- akan > ruju’ dari kitab al-Ibanah ? > “ Demikian yang sampai pada kami dan itu yang kami harapkan “ > 4. Apakah ada masyaikh Yaman yang mentahdzir Dammaj ? > ” Tidak ! Bahkan mereka saling menguatkan ! “ > 5. Apakah boleh menghadiri dauroh Syaikh al-Jabiri -semoga Alloh > memberinya hidayah- ? > ” Tidak boleh, karena fatwa-fatwa yang menyeleweng yakni > Menganjurkan hijrah ke Berhingram (Inggris, negeri kafir), membolehkan > kerja ditempat ikhtilath (campur baur antara laki-laki dan perempuan), > membolehkan pemilu (demokrasi), membolehkan Sihir dengan Sihir, > membolehkan Gambar makhluk hidup dsb..” > 6. Ada sebagian ikhwah menikah sudah 1 (satu) bulan, tapi istrinya > ketika diajak jima’ (menggaulinya) tidak mau, apa boleh > menceraikannya ? > “ Hal itu kembali kepadanya (sang suami), namun kadang wanita > (sang istri) masih malu dan takut maka sebaiknya bersabar “ > 7. Do’a yang paling rojih dalam Sujud Tilawah ? > ” Sebagaimana sujud yang lainnya “ > 8. Apakah ada hadits yang menjelaskan tentang rambut bayi yang > dicukur lalu ditimbang dengan nilai emas, lalu menshodaqohkannya ? > ” Haditsnya Lemah “ > 9. Apakah boleh melazimkam (membiasakan) murid untuk memakai > seragam seperti Merah-Putih ? > ” Tidak boleh!, sebaik-baik pakaian adalah adalah putih “ > Bagaimana sikap kita kepada mereka ” Dinasehati” > 10. Apa boleh liburah ma’had pada hari Ahad ? > ” Termasuk tasyabbuh (menyerupai) dengan orang kafir, demikian > pula libur pada hari sabtu. Jadikan liburan pada hari jum’at sehingga > mereka mendapat keutamaan” > 11. Apakah ada amalan khusus pada bulan Rajab ? > ” Rajab termasuk Muharram, tidak ada amalan Khusus “ > 12. Apakah boleh istri memerahkan bibir untuk suami > ” Diperbolehkan “ > 13. Suami tahu bahwa istrinya berzinah tetapi tidakh menceraikannya > karena khawatir dengan nasib anak-anaknya, apakah dibolehkan ? > ” Tidak boleh!, tidak akan masuk al-Jannah (Syurga) Dayyuts > (suami yang tidak memiliki kecemburuan)” > 14. Bagaimana dengan sikap kita terhadap sebagian da’i yang > membolehkan untuk mendengar rekaman da’i sururiyyun ? > ” Mereka perlu di nasehati “ > 15. Seorang yang akalnya sehat, lalu gila..bagaimana hisabnya ?| > ” Dihisab sebagaimana (orang) gila” > 16. Lelaki berzina dengan wanita lalu hamil..kemudian dia > menikahinya. Apakah sah pernikahannya ? > ” Tidak Sah!, karena ‘Iddah (masa menunggu) yang hamil sampai > melahirkan “ > 17. Bolehkah wanita meminta cerai karena suami tidak mencukupi > nafaqohnya ? > ” Diperbolehkan” > 18. Apakah boleh menamai anak dengan MARDHOTILLAH > ” Tidak boleh!, bisa jadi dia dibenci Alloh” > - selesai - > > Pertanyaan diajukan pada akhir bulan Rajab 1432H > sumber:http://isnad.net/beberapa-pertanyaan-kepada-syaikh-yahya-rajab-1432h -- ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Untuk mengirim tulisan baru gunakan: [email protected] Arsiip Milis: http://www.mail-archive.com/[email protected]/ Audio/Artikel Belajar Manhaj dan Aqidah Yang Shahih : www.ISNAD.net ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
