Assalamualaikum ya ikhwan2 sekalian

ana tambahkan sedikit bagi kita yang sudah terlanjur pernah lekat dengan 
perkara 
baru baik sadar atau tidak sadar; agar kita senantiasa mengkoreksi diri dan 
tidak sombong terhadap nasihat yang datangnya dari sunnah dengan faham salafush 
sholih.
Banyak qoul perkataan para ulama dari zaman shahabat sampai sekarang bahkan 
rosul sendiri minta dikoreksi jika ada kesalahan beliau dalam membaca ayat 
ketika sholat, demikian pula khulafaur rosyidin dan shahabat rodhiyallohu anhum 
ajmain. Jika mereka yang demikian mulia saja selalu terbuk aterhadap nasihat 
bagaimana kita yang demikian faqir dan dhoif serta jauh dari ilmu dimana tidak 
akan datang suatu zaman dimana zaman itu lebih buruk dari sebelumnya.

Mohon dapat dibedakan antara nama sandangan dan gelar. 
Jika nama sandangan yang merupakan perkara baru cirinya adalah selalu diucapkan 
diawal memanggil seseorang dan jika tidak akan menjadi kurang afdhol bahkan 
tidak sopan menurut orang-orang awam alias jahil dan yang menyandang nama 
sandang itu juga, padahal tidak ada syariat yang mengatur demikian. 

Contoh: ustadz ..., haji..., kyai..., syaikh..., dsb.

Sedangkan gelar adalah sesuatu yang disebut/ dinisbatkan pada seseorang namun 
bukan menjadi sesuatu yang afdhol yang harus diucapkan mengikuti nama orang 
tersebut, orang itupun tidak akan merasa tersinggung jika tidak dipanggil 
dengan 
mendahulukan gelarnya tersebut karena memang bukan dari dia yang mengharap 
digelari demikian. Hal ini pun sudah berlaku di zaman rosululloh.
Contoh: Syaifulloh gelar yang diberikan bagi Kholid ibn Walid roshiyallohu 
anhu, 
tidak pernah dilazimkan memanggil Syaifulloh Kholid tapi hanya gelar semata 
akan 
keberanian beliau dalam berjihad. 

Demikian pula Syaikh atau An Nashihul Amiin gelar yang diberikan pada Abu 
Abdirrohman Yahya Al Hajury bukan selalu beliau harus dipanggil dengan awalan 
nama an nashhul amiin beliau sendiri juga tidak meminta digelari seperti itu 
dan 
tidak akan marah jika tidak dipanggil dengan nama itu. Bahkan khobar dari 
ikhwah 
di dammaj beliau suka dipanggil dengan nama kunyah beliau saja yakni abu 
abdirrohman. 


Semoga bisa menjadi bayan dan hidayah bagi kita semua.
Wallohu'alam

 Hidayatullah ibnu Rahmad




________________________________
Dari: Nurijas (Nurijas) <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Rab, 20 Juli, 2011 16:33:59
Judul: RE: [ISNAD.net] menanyakan tentang nama anak


Wallahul a’lam.
Adakah Khulafaur Rasyidin dipanggil Syaikh? Seperti Syaikh Abu Bakar 
Ash-Shiddiq 
atau Al-Muhaddits Umar bin Khottob atau Asy Syaikh Abu Hurayro, radhiyallahu 
‘anhum ‘ajma’iyn. 

Bagaimana sikap orang awam jika bertemu dengan orang mengenakan Kopiah Hitam 
atau Peci Putih atau berjubah dan bersorban? Bagaimanakah orang awam memuliakan 
orang yang berilmu? Ingatlah akan firman yang Allah subhanahu wata’ala nyatakan 
dalam Surat Al-Mujadilah ayat 11: …, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang 
yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa 
derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. 

Ketika Allah subhanahu wata’ala telah meninggikan derajat seseorang, dapatkah 
seluruh alam merendahkannya?
From:Nurijas (Nurijas) 
Sent: Wednesday, July 20, 2011 11:26 AM
To: [email protected]
Subject: RE: [ISNAD.net] menanyakan tentang nama anak
 
Assalaamu’alaykum,
 
Tanya: Adakah dikenal di zaman Salafush Sholih panggilan seperti: Syaikh, atau 
sebutan lain seperti Al Muhaddits, An Nashihul Amin atau yang semisalnya?
 
Baarokallahu fiykum,
Abu Zaid bin Jamalius Abdul Majid         
 
From:[email protected] [mailto:[email protected]] On 
Behalf Of Ibnu Rahmad
Sent: Tuesday, July 19, 2011 4:50 PM
To: [email protected]; [email protected]
Subject: Bls: [ISNAD.net] menanyakan tentang nama anak
 
Waalaikumussalam warohmatullohi wabarokatuh

Ya akhi Syamsulrijal,
Afwan ana sumbang saran saja, dan nasehat untuk kita semua:
1. Panggilan ustadz tidak dikenal di zaman salafush sholih, tidak ada ustadz 
abu 
bakr ash shidiq atau ustadz umar ibnu khothob atau ustadz ibnu abbas, mereka 
sahabat2 rodhiyallohu anhum tidak menggunakan istilah tersebut untuk 
menghormati 
seseorang melainkan menggunakan nama kunyah saja seperti abu bakr, abu hafshoh 
dll. Semoga menjadi hidayah apakah hal tersebut (panggilan ustadz termasuk ciri 
salafy ahlussunnah atau bukan.

2. Dalam hadits shohih rosululloh pernah memberi petunjuk bahwa nama2 terbaik 
adalah nama penghambaan terhadap Alloh yaitu nama2 serta sifat2Nya, seperti 
Abdulloh, Abdurrohman, dsb.
Inilah nama terbaik untuk anak2 kita disertai nama nasab kita seperti 
Abdurrohman Al Muwahid (nasab/ nama keluarganya Al Muwahid). 

Untuk nama-nama akhwat alangkah baiknya dinamakan dengan nama2 dari istri para 
nabi dan juga para shohabiyah ditambah nama nasab antum.

3. Mohon dalil dari teman2 antum itu apa haramnya nama khoirunnisa, harus 
membiasakan ini supaya tidak sekedar menerima berita saja dari ikhwah yang 
terkadang juga asal dengar saja dan tanpa ilmu.

Semoga bermanfaat
Wallohu'alam.

 
Hidayatullah ibnu Rahmad
 
 

________________________________

Dari:Syamsoel Rizal Daeng Mabela <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Sen, 18 Juli, 2011 08:00:10
Judul: [ISNAD.net] menanyakan tentang nama anak

Assalamualaikum Warahmatullahi wabarakatuh.

Ust sekalian ana mau nanya tentang nama anak apakah nama ini di perbolehkan 
atau 
tidak.

1. nama anak saya yang pertama adalah Muh Fauzan Al-Fauzan 
    ana mengambil nama ini dari ulama madinah Syakh Sholeh Fauzan Al-Fauzan 
apakah salah ana menggunakan nama ini ?

2. nama anak saya yg kedua adalah Khairunnisa 
    saya mendengar dari beberapa ust dan ikhwah bahwa nama ini terlarang dan 
dianjurkan saya untuk menggantinya apakah ini benar
    ust? mohon pencerahan ? kalo saya ganti kira2 nama yang bagus sesuai sunnah 
apa ya Ust? 

   yang penting ada nisa nya supaya gak banyak berubah dari nama yang lama

3. insyaallah saya akan dikaruniakan anak ketiga dalam satu bulan ini. mohon 
doanya semoga anak saya ini lahir dalam keadaan sehat. Amin.
    saya minta nama dari ustadz untuk anak ketiga saya nama laki2 juga nama 
perempuan


sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih


Salam
-- 
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Untuk mengirim tulisan baru gunakan: 
[email protected]
Arsiip Milis:
http://www.mail-archive.com/[email protected]/
Audio/Artikel Belajar Manhaj dan Aqidah Yang Shahih :
www.ISNAD.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
-- 
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Untuk mengirim tulisan baru gunakan: 
[email protected]
Arsiip Milis:
http://www.mail-archive.com/[email protected]/
Audio/Artikel Belajar Manhaj dan Aqidah Yang Shahih :
www.ISNAD.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

-- 
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Untuk mengirim tulisan baru gunakan: 
[email protected]
Arsip Milis:
http://www.mail-archive.com/[email protected]/
Audio/Artikel Belajar Manhaj dan Aqidah Yang Shahih :
www.ISNAD.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Kirim email ke