Bismillah..
perna ditanyakan ke ABU HAZIM mengenai gelar untuk lafadz 'Nasihun
Amin' jelas ada dalilnya:

أُبَلِّغُكُمْ رِسَالاتِ رَبِّي وَأَنَاْ لَكُمْ نَاصِحٌ أَمِينٌ

Aku menyampaikan amanat-amanat Tuhanku kepadamu dan aku hanyalah
pemberi nasehat yang terpercaya bagimu".(al-A'roof:68)

lalu berkata ABU HAZIM "gelar/julukan itu yang memberikan adalah
Syaikh Muqbil yang lebih tahu tentang salafush sholih dari pada kita" -
sekian-

Adapun gelar "al-Muhaddits" -ini tambahan dari kami-
bahwa gelar itu disematkan untuk diketahui oleh ummat bahwa ulama
tersebut seorang muhaddits untuk mereka MENGAMBIL ILMU dari para ahlul
atsar. -wallohu a'lam-

" dan yang menggelari muhaddits adalah seorang muhaddits juga "
(ini faedah dari Abu Muqbil Ali Abbas)

-DAN TOPIK INI KAMI TUTUP-
BarokAllohufiyk
On Jul 20, 6:48 pm, Ibnu Rahmad <[email protected]> wrote:
> Assalamualaikum ya ikhwan2 sekalian
>
> ana tambahkan sedikit bagi kita yang sudah terlanjur pernah lekat dengan 
> perkara
> baru baik sadar atau tidak sadar; agar kita senantiasa mengkoreksi diri dan
> tidak sombong terhadap nasihat yang datangnya dari sunnah dengan faham 
> salafush
> sholih.
> Banyak qoul perkataan para ulama dari zaman shahabat sampai sekarang bahkan
> rosul sendiri minta dikoreksi jika ada kesalahan beliau dalam membaca ayat
> ketika sholat, demikian pula khulafaur rosyidin dan shahabat rodhiyallohu 
> anhum
> ajmain. Jika mereka yang demikian mulia saja selalu terbuk aterhadap nasihat
> bagaimana kita yang demikian faqir dan dhoif serta jauh dari ilmu dimana tidak
> akan datang suatu zaman dimana zaman itu lebih buruk dari sebelumnya.
>
> Mohon dapat dibedakan antara nama sandangan dan gelar.
> Jika nama sandangan yang merupakan perkara baru cirinya adalah selalu 
> diucapkan
> diawal memanggil seseorang dan jika tidak akan menjadi kurang afdhol bahkan
> tidak sopan menurut orang-orang awam alias jahil dan yang menyandang nama
> sandang itu juga, padahal tidak ada syariat yang mengatur demikian.
>
> Contoh: ustadz ..., haji..., kyai..., syaikh..., dsb.
>
> Sedangkan gelar adalah sesuatu yang disebut/ dinisbatkan pada seseorang namun
> bukan menjadi sesuatu yang afdhol yang harus diucapkan mengikuti nama orang
> tersebut, orang itupun tidak akan merasa tersinggung jika tidak dipanggil 
> dengan
> mendahulukan gelarnya tersebut karena memang bukan dari dia yang mengharap
> digelari demikian. Hal ini pun sudah berlaku di zaman rosululloh.
> Contoh: Syaifulloh gelar yang diberikan bagi Kholid ibn Walid roshiyallohu 
> anhu,
> tidak pernah dilazimkan memanggil Syaifulloh Kholid tapi hanya gelar semata 
> akan
> keberanian beliau dalam berjihad.
>
> Demikian pula Syaikh atau An Nashihul Amiin gelar yang diberikan pada Abu
> Abdirrohman Yahya Al Hajury bukan selalu beliau harus dipanggil dengan awalan
> nama an nashhul amiin beliau sendiri juga tidak meminta digelari seperti itu 
> dan
> tidak akan marah jika tidak dipanggil dengan nama itu. Bahkan khobar dari 
> ikhwah
> di dammaj beliau suka dipanggil dengan nama kunyah beliau saja yakni abu
> abdirrohman.
>
> Semoga bisa menjadi bayan dan hidayah bagi kita semua.
> Wallohu'alam
>
>  Hidayatullah ibnu Rahmad
>
> ________________________________
> Dari: Nurijas (Nurijas) <[email protected]>
> Kepada: [email protected]
> Terkirim: Rab, 20 Juli, 2011 16:33:59
> Judul: RE: [ISNAD.net] menanyakan tentang nama anak
>
> Wallahul a’lam.
> Adakah Khulafaur Rasyidin dipanggil Syaikh? Seperti Syaikh Abu Bakar 
> Ash-Shiddiq
> atau Al-Muhaddits Umar bin Khottob atau Asy Syaikh Abu Hurayro, radhiyallahu
> ‘anhum ‘ajma’iyn.
>
> Bagaimana sikap orang awam jika bertemu dengan orang mengenakan Kopiah Hitam
> atau Peci Putih atau berjubah dan bersorban? Bagaimanakah orang awam 
> memuliakan
> orang yang berilmu? Ingatlah akan firman yang Allah subhanahu wata’ala 
> nyatakan
> dalam Surat Al-Mujadilah ayat 11: …, niscaya Allah akan meninggikan 
> orang-orang
> yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa
> derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
>
> Ketika Allah subhanahu wata’ala telah meninggikan derajat seseorang, dapatkah
> seluruh alam merendahkannya?
> From:Nurijas (Nurijas)
> Sent: Wednesday, July 20, 2011 11:26 AM
> To: [email protected]
> Subject: RE: [ISNAD.net] menanyakan tentang nama anak
>
> Assalaamu’alaykum,
>
> Tanya: Adakah dikenal di zaman Salafush Sholih panggilan seperti: Syaikh, atau
> sebutan lain seperti Al Muhaddits, An Nashihul Amin atau yang semisalnya?
>
> Baarokallahu fiykum,
> Abu Zaid bin Jamalius Abdul Majid        
>
> From:[email protected] [mailto:[email protected]] On
> Behalf Of Ibnu Rahmad
> Sent: Tuesday, July 19, 2011 4:50 PM
> To: [email protected]; [email protected]
> Subject: Bls: [ISNAD.net] menanyakan tentang nama anak
>
> Waalaikumussalam warohmatullohi wabarokatuh
>
> Ya akhi Syamsulrijal,
> Afwan ana sumbang saran saja, dan nasehat untuk kita semua:
> 1. Panggilan ustadz tidak dikenal di zaman salafush sholih, tidak ada ustadz 
> abu
> bakr ash shidiq atau ustadz umar ibnu khothob atau ustadz ibnu abbas, mereka
> sahabat2 rodhiyallohu anhum tidak menggunakan istilah tersebut untuk 
> menghormati
> seseorang melainkan menggunakan nama kunyah saja seperti abu bakr, abu hafshoh
> dll. Semoga menjadi hidayah apakah hal tersebut (panggilan ustadz termasuk 
> ciri
> salafy ahlussunnah atau bukan.
>
> 2. Dalam hadits shohih rosululloh pernah memberi petunjuk bahwa nama2 terbaik
> adalah nama penghambaan terhadap Alloh yaitu nama2 serta sifat2Nya, seperti
> Abdulloh, Abdurrohman, dsb.
> Inilah nama terbaik untuk anak2 kita disertai nama nasab kita seperti
> Abdurrohman Al Muwahid (nasab/ nama keluarganya Al Muwahid).
>
> Untuk nama-nama akhwat alangkah baiknya dinamakan dengan nama2 dari istri para
> nabi dan juga para shohabiyah ditambah nama nasab antum.
>
> 3. Mohon dalil dari teman2 antum itu apa haramnya nama khoirunnisa, harus
> membiasakan ini supaya tidak sekedar menerima berita saja dari ikhwah yang
> terkadang juga asal dengar saja dan tanpa ilmu.
>
> Semoga bermanfaat
> Wallohu'alam.
>
> Hidayatullah ibnu Rahmad
>
> ________________________________
>
> Dari:Syamsoel Rizal Daeng Mabela <[email protected]>
> Kepada: [email protected]
> Terkirim: Sen, 18 Juli, 2011 08:00:10
> Judul: [ISNAD.net] menanyakan tentang nama anak
>
> Assalamualaikum Warahmatullahi wabarakatuh.
>
> Ust sekalian ana mau nanya tentang nama anak apakah nama ini di perbolehkan 
> atau
> tidak.
>
> 1. nama anak saya yang pertama adalah Muh Fauzan Al-Fauzan
>     ana mengambil nama ini dari ulama madinah Syakh Sholeh Fauzan Al-Fauzan
> apakah salah ana menggunakan nama ini ?
>
> 2. nama anak saya yg kedua adalah Khairunnisa
>     saya mendengar dari beberapa ust dan ikhwah bahwa nama ini terlarang dan
> dianjurkan saya untuk menggantinya apakah ini benar
>     ust? mohon pencerahan ? kalo saya ganti kira2 nama yang bagus sesuai 
> sunnah
> apa ya Ust?
>
>    yang penting ada nisa nya supaya gak banyak berubah dari nama yang lama
>
> 3. insyaallah saya akan dikaruniakan anak ketiga dalam satu bulan ini. mohon
> doanya semoga anak saya ini lahir dalam keadaan sehat. Amin.
>     saya minta nama dari ustadz untuk anak ketiga saya nama laki2 juga nama
> perempuan
>
> sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih
>
> Salam
> --
> ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
> Untuk mengirim tulisan baru gunakan:
> [email protected]
> Arsiip Milis:http://www.mail-archive.com/[email protected]/
> Audio/Artikel Belajar Manhaj dan Aqidah Yang Shahih :www.ISNAD.net
> ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
> --
> ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
> Untuk mengirim tulisan baru gunakan:
> [email protected]
> Arsiip Milis:http://www.mail-archive.com/[email protected]/
> Audio/Artikel Belajar Manhaj dan Aqidah Yang Shahih :www.ISNAD.net
> ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

-- 
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Untuk mengirim tulisan baru gunakan: 
[email protected]
Arsip Milis:
http://www.mail-archive.com/[email protected]/
Audio/Artikel Belajar Manhaj dan Aqidah Yang Shahih :
www.ISNAD.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Kirim email ke