Pak Winbert,
idealnya dedicated home theater itu seperti bioskop betulan dimana isinya hanya 
bangku dan layar saja bahkan equipment seharusnya ditaruh di ruang terpisah 
dari tempat nonton.
Wiyono

  ----- Original Message ----- 
  From: Winbert Hutahaean 
  To: avifans egroups 
  Sent: Friday, January 02, 2009 8:14 AM
  Subject: RE: [avifans] Artikel saya di majalah Indonesia Youth Association 
Jepang



  Pa Eep, di dalam assesoris tambahan, bapak mengusulkan tambahan adanya 
Counter tiket dan eummbel plate guna menambah nuansa bioskop.  Saya ada 
tambahan usul, yakni beli proyektor bekas dan pasang di belakang kursi 
penonton. Sehingga nuansa bioskopnya lebih terasa. 

  Salah satu contohnya, bisa dilihat di sini 

  http://forum.avicenter.com/forum_posts.asp?TID=474&PN=1

  (walau yg ada di depan saya itu bukan display atau assesoris, tapi memang 
bisa difungsikan).

  he...he...

  sekedar usul biar rame.

  cheers,

  winbert
  www.winbert.co.cc



------------------------------------------------------------------------------
  To: [email protected]
  From: [email protected]
  Date: Wed, 31 Dec 2008 15:16:09 +0700
  Subject: [avifans] Artikel saya di majalah Indonesia Youth Association Jepang


  dear teman-teman
  saya sudah lama tidak menulis soal audio video, kemarin tiba-tiba
  diminta dari jepang untuk menulis artikel soal home theater..
  nah saya ingin minta komentar atas tulisan tersebut, maklum sudah lama
  ga berkecimpung di dunia audio video

  tulisannya ada di blog saya:
  http://eepinside.com/?p=1396

  terima kasih atas perhatiannya




------------------------------------------------------------------------------
  Make the most of what you can do on your PC and the Web, just the way you 
want. Windows Live 

   

Kirim email ke