Masih terbayang2 sehabis nonton dvd film musik "Buena Vista Social Club", a film by Wim Wenders.
Berkesan sekali karena unik. Jadi filmnya ga semata pertunjukan musik begitu doang. Kayanya berangkat dari idealisme seseorang (atau mungkin beberapa), salah satunya Ry Cooder, orang amrik, pemain gitar, buat bikin rekaman asli musik Kuba. Jadi berangkatlah mereka sekelompok ke Havana, Kuba. Negara yang saya kenal krn sering denger nama Fidel Castro dan Che Guevara disana, selaen terkenal karena rokok cerutunya. Mereka (FC ama CG) berevolusi melawan Jendral Batista. Negaranya miskin sekali karena diembargo ama amerika. Ibrahim Ferrer, vokalis utamanya, yang pertama ditemuin, idup miskin, udah lama ga nyanyi lagi, dan udah jadi tukang semir sepatu. Ibrahim Ferrer ini salah satu vokalis top di Kuba pada jamannya, disebut sebagai 'Nat King Cole'-nya Kuba. Lahir tahun 1907 kalo ga salah inget, di salah satu bagian ada wawancara khusus sama dia, cerita dari awalnya gimana dari lahir, keluarganya gimana, terjun ke musik gimana, trus gimana sampe akhirnya jadi tukang semir sepatu, dll. Getir hidupnya. Sampe waktu menang grammy pun, dia ga bisa ke amrik karena dianggap teroris kalo dari Kuba. Dari link orang pertama, mulai dicari pentolan2 musik lainnya, udah tua-tua semua. Salah satu yang tertua juga itu pemain pianonya, Ruben Gonzales. Wuah, udah aki-aki, tapi itu maen pianonya mantap. Dan dulu kata produsernya, dia salah satu dari top three piano players di Kuba sana. Jadi filmnya unik, banyak diselingi dengan perjalanan pencarian tiap personil dan wawancara khusus sama tiap pemain. Musiknya sendiri emang menarik sekali. Kalo disini kayanya mirip banget ama keroncong cuma teksturnya lain. Tapi sama-sama penuh dengan perkusi, dominan gitar dan trompet di melodi, banyak arpeggio, trus rhthym-nya khas pisan, dengerinnya pengen goyang...hehehe..... Vokalnya Ibrahim Ferrer menakjubkan kata saya sih, suaranya masih bagus dan terkontrol, padahal usianya terhitung sangat lanjut, dan paling tidak sepuluh tahun terakhir itu ga pernah nyanyi serius lagi, bahkan sempat dia udah frustasi, dunia nyanyi mau ditinggal sama sekali. Nuansa musiknya juga khas, ada suasana miris dan getir sekalipun di lagu-lagu yang bertempo cepat dan bersuasana riang. Keliatannya ga lepas dari sejarah Kuba yang juga suram dan gelap. Secara spiritual juga masih campur-campur antara penyembahan tradisionil dengan agama. Agak sedih sih liatnya, kasian mereka. Para personilnya juga pada bersyukur banget sih, karena kalo ga gara-gara niatan idealisme Ry Cooder ini, mereka mungkin udah ga akan pernah diketahui orang lagi. Dng adanya proyek ini, mereka bahkan manggung di Amsterdam, Belanda dan akhirnya bulan Juni, 1998, terbang ke Amrik, pentas di Carnegie Hall. Semua orang kasih standing ovation buat mereka. Info terakhir, Ibrahim Ferrer uda meninggal sekitar tahun 2005 (rekaman dvd itu dibuat sekitar tahun 1998), berarti dia meninggal di usia 98 tahun, panjang sekali. gitulah kira-kira.... cuma sekedar crita aja. -yus-
