Title:

 

For God and Country

Korban Paranoid Amerika

Oleh James Yee

SPESIFIKASI

Genre

Non - Fiction

Harga

Rp 69.900,00

Halaman

364

Ukuran

16 x 24 cm

Sampul

Hard Cover/Jaket Flap



Resensi Hidayah (Agustus 2006)

Pengabdian Yang Disia-siakan

Manusia dikaruniai dua hal yang selalu berlawanan: ada yang pandai, pasti ada yang bodoh; ada yang pemberani, pasti ada yang penakut; ada yang lemah pasti ada yang kuat; begitu seterusnya. Sifat manusia antara satu dengan lainnya memiliki sisi yang berbeda dan berlawanan. Namun, apakah yang berlawanan itu harus saling berhadap-hadapan? dan, apakah sifat yang berbeda harus selalu melahirkan korban?

Inilah gambaran dari sikap Amerika Serikat (AS) yang dikenal sebagi negara pemberani, tapi ternyata juga penakut. Ia masyhur dengan sebutan negara super power, tapi juga paranoid. Sikap paranoid AS telah menciptakan konflik dan korban kemanusiaan yang tak sedikit. Bahkan karena sikap paranoidnya itu, orang yang seharusnya dihargai dan mendapat tempat yang layak sebagi patriotik, malah tersia-siakan.

James Yee, salah satunya, merupakan korban dari sikap paranoid pemerintah Amerika. Dia didakwa dengan tuduhan yang amat serius. merupakan korban dari sikap paranoid pemerintah Amerika. Dia didakwa dengan tuduhan yang amat serius. Sehingga, Dia diisolasi dan ditahan meski tanpa bukti apa pun. Dia menjadi korban dari sikap paranoid AS yang berlebihan itu. Seorang patriotik lulus West Point ini bukanya mendapat penghargaan atas jasa dan pengabdian yang diberikan selama menjadi prajurit setia, malah justru dihukum atas tuduhan yang tak jelas.

Inilah kisah sejati seorang prajurit setia yang mengungkapkan sisi gelap perang terhadap terorisme yang berlebihan dan tanpa aturan. Perang terorisme yang dilakukan Amerika yang menebar bahaya di mana-mana itu dituangkan dalam buku berjudul For God and Country ini. Kisah nyata tersebut dituturkan dengan penuh hati-hati, tanpa didramatisir secara berlebihan. Kisah ini dituturkan dengan penuh memikat dan menyentuh. Tragisnya, pengabdian Yee kepada AS begitu saja disia-siakan.

Yee merupakan anak pandai yang dibesarkan di New Jersey dengan belaian dan kasih sayang keluarganya. Dia memeluk agama Islam pada usia 23 tahun. Kecintaan kepada Tuhan dan Amerika Serikat dia tuangkan dengan cara masuk US Army Chaplain Corps (Korps Ulama Angkatan Darat AS) Sebagi seorang ulama muslim pertama. Sebagi bukti kepatuhannya pada negara, pada tahun 2003 dia menerima untuk ditugaskan di teluk Guantanamo. Di sana, dia melayani kebutuhan spiritual para tahanan.

Sayangnya, pengabdian dia pada AS, justru menuai tudingan miring. Saat bertugas itu, dia malah dijuluki sebagi “Taliban China”. Di sana dia diperlakukan tidak adil: dicerca, dituduh dan difitnah. Namun, itu semua ternyata tidak terbukti. Seluruh dakwaan pada dirinya akhirnya dibatalkan. Tapi sayang, karier militer dan reputasinya telah hancur.

Buku ini memang menarik untuk dibaca. Ini mengingatkan kita bahwa sikap paranoid dapat menciptakan ketidakadilan. Sayangnya apa yang dituturkan Yee dalam buku ini masih tergolong terlalu hati-hati. Dalam beberapa bab, Yee menyamarkan hal yang faktual dengan tujuan untuk kerahasiaan seseorang. Padahal, cerita nyata akan lebih menarik jika itu semua dituturkan dengan tanpa aling-aling. (Uup Ghufron)

 

Website: www.dastanbooks.com

Pembelian secara on-line dapat dilakukan melalui www.pustakazahra.com

__._,_.___

================= Bacayo.NET - Segalanya tentang buku =================





SPONSORED LINKS
Writing book Writing a book Writing child book
Book writing software Writing a book report


YAHOO! GROUPS LINKS




__,_._,___

Kirim email ke