Telah Terbit!

1. MAYA (Jostein Gaarder)
2. Eleven Minutes (Paulo Coelho)
Bisa dibeli di www.khatulistiwa.net


Sinopsis

MAYA
Jostein Gaarder
Mizan 2008
www.khatulistiwa.net

“Pengarang best-seller Dunia Sophie kembali dengan petualangan
filosofis yang menakjubkan ... kali ini memasuki dunia makna hidup dan
cinta. Sangat menggoda!”

—The Scotsman

 

“Anda akan selalu menemukan kejutan setiap kali membaca buku Jostein
Gaarder, Maya tidak terkecuali. Sebuah novel yang filosofis, misterius,
dan mengejutkan. Sungguh memikat.”

—Bookcrossing

 

“Berani dan imajinatif.”

—Waterstones Quarterly 





Diperlukan waktu bermiliar-miliar tahun untuk menciptakan seorang manusia.Dan 
diperlukan hanya beberapa detik untuk mati.

 

Di Pulau Taveuni, Fiji, sejumlah orang tanpa sengaja berkumpul. Setiap
dari mereka diam-diam menyimpan luka di hati. John Spooke, seorang
penulis Inggris, masih berduka akan kematian istrinya. Frank Andersen,
seorang ahli biologi evolusioner dari Norwegia, kehilangan seorang anak
dalam sebuah kecelakaan tragis dan berpisah dari istrinya.

 

Di antara mereka, tidak ada yang lebih menarik perhatian daripada Ana
dan José, pasangan penuh teka-teki dari Spanyol. Mengapa mereka kerap
saling melontarkan kalimat-kalimat ganjil tentang alam semesta dan
Joker? Mengapa Ana begitu mirip dengan model lukisan Maja karya Goya
yang terkenal? Dan siapakah Joker itu? Apa hubungannya dengan Maya,
“ilusi-dunia”?

 

Novel Jostein Gaarder ini menyoroti gagasan-gagasan yang besar:
penciptaan alam semesta, evolusi kehidupan di atas bumi, munculnya
manusia, dan tujuan dari keberadaan manusia.






ELEVEN MINUTES
Paulo Coelho
Gramedia 2008 
www.khatulistiwa.net


Cinta hanya menimbulkan penderitaan...



Demikianlah anggapan Maria, gadis Brazil yang sejak remaja begitu yakin
tak akan pernah menemukan cinta sejati dalam hidupnya. Seseorang yang
ditemuinya secara kebetulan di Rio de Janeiro berjanji akan
menjadikannya aktris terkenal di Swiss, namun janji itu ternyata kosong
belaka. Kenyataannya, dia mesti menjual diri untuk bertahan hidup, dan
dengan sepenuh kesadaran dia memilih untuk menjalani profesi sebagai
pelacur. Pekerjaan ini semakin menjauhkannya dari cinta sejati.



Namun ketika seorang pelukis muda memasuki hidupnya, tameng-tameng
emosional Maria pun diuji. Dia mesti memilih antara terus menjalani
kehidupan gelap itu, atau mempertaruhkan segalanya demi menemukan
"cahaya di dalam dirinya." Mampukah dia beralih dari sekadar penyatuan
fisik ke penyatuan dua pikiran atau bahkan dua jiwa---ke suatu tempat
di mana seks merupakan sesuatu yang sakral?



Dalam novel Sebelas Menit ini, Paulo Coelho menantang segala prasangka,
membuka pikiran kita, dan membuat kita benar-benar terperangah.







      ________________________________________________________ 
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi 
Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/

Kirim email ke