Harry Potter IS BACK!

Ternyata Kisah nan
Seru itu Belum Tamat.

Harry Potter Kini Menjalani
Petualangannya yang Baru

 

 



“Bagaimana kalau aku di
Slytherin?”

Harry berjongkok
sehingga wajah Albus sedikit saja di atas wajahnya.

“Albus Severus,” kata
Harry pelan, “kau dinamakan seperti dua kepala sekolah Hogwarts. Salah satunya
adalah anggota Slytherin dan dia barangkali orang paling berani yang pernah
kutemui.”

“Tapi seandainya saja—”

“—Maka Asrama Slytherin
akan beruntung mendapatkan murid yang luar biasa, ’kan? Bagi kami tak ada
masalah, Al. Tapi, kalau bagimu ini masalah, kau bisa memilih Gryffindor dan
menolak Slytherin. Topi Seleksi memperhitungkan pilihanmu.”

“Betulkah?”

“Begitulah yang terjadi
padaku,” kata Harry.

 

Inilah potongan adegan yang amat
memukau di bagian paling akhir buku Harry Potter and the Deathly Hallows.
Kisah itu berlangsung sembilan belas tahun kemudian setelah Harry Potter
berhasil memusnahkan “Pangeran Kegelapan,” Lord Voldemort, untuk
selama-lamanya. Diceritakan bahwa Harry sudah menikah dengan Ginny Weasley dan
memiliki tiga orang anak: James, Albus, dan Lily.

Maka kisah yang seru itu
berakhir?

Tidak. Ternyata cerita Harry Potter berlanjut. Di
dalam buku Harry Potter is Back!,
Harry menjalani petualangan baru. Namun, tidak seperti biasanya, tantangan yang
dia hadapi kali ini betul-betul berbeda. Sekarang dia harus membuktikan semua
pelajaran yang telah dia dapatkan, baik itu dari Hogwarts, dari guru-gurunya
yang arif—Dumbledore, McGonagall, bahkan Snape—maupun dari semua petualangan
yang pernah dia hadapi.

Buku Harry Potter is Back! telah beredar di toko-toko buku seluruh
Indonesia. ”Kami harus bersiap-siap menghadapi serbuan para penggemar Harry
Potter lagi,” ujar Paulus, salah seorang manajer toko buku terkemuka.
Tampaknya, inilah buku yang akan mengisi liburan akhir tahun para Potter mania.




      Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat. Undang teman dari 
Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang! 
http://id.messenger.yahoo.com/invite/

Kirim email ke