Paling enak kalo lagi ngantuk nyetir emang ngikutin mobil keren sambil 
menghayal. Daripada ngelamun jorok. hehehee...


  ----- Original Message ----- 
  From: Bambang Syahbandar 
  To: [email protected] 
  Sent: Friday, May 23, 2008 8:41 PM
  Subject: Re: [baleno] break the limit


  Sharing pengalaman yang baik..
  mungkin masih banyak dari kita yang ga 'ngeh' lho..
  termasuk saya..worth to try..

  -mBang-
  BCI-366

  ----- Original Message ----
  From: Doddy Alex <[EMAIL PROTECTED]>
  Sent: Friday, May 23, 2008 10:00:13 AM
  Subject: [baleno] break the limit

  Beberapa hari yang lalu saya berkesempatan memberikan training di 
  Bandung . Karena acara dimulai jam 13.00 maka saya berangkat dari 
  Jakarta pukul 9.30 .. Ketika mulai memasuki tol ke arah Sadang, di 
  belakang saya ada sebuah mobil Lexus berwarna hitam yang melaju dengan 
  kecepatan tinggi. Tetapi yang saya suka walaupun ia melaju dengan 
  kecepatan tinggi, ia tidak memaksakan kehendak. Jika mobil di depannya 
  tidak mau memberi jalan, maka ia yang mengalah dengan mengambil jalan ke 
  kiri dahulu baru kemudian balik lagi ke jalur kanan.

  Supaya tidak ngantuk karena saya menyetir sendirian dan tertarik dengan 
  cara menyetir si mobil hitam ini, iseng-iseng saya membuntuti mobil 
  tersebut dari belakang. Saya ikuti cara ia menyetir, termasuk 
  kecepatannya. Ketika tidak ada mobil lain di tol, kecuali mobil tersebut 
  dan mobil saya, mobil hitam tersebut menambah kecepatannya. Karena 
  sedang membututi, tanpa sadar saya ikut menambah kecepatan mobil saya.

  Ketika saya melihat panel kecepatan, menunjukkan angka 160 km/jam. 
  Padahal selama ini, kecepatan tercepat yang pernah saya tempuh adalah 
  140 km/jam, saya tidak berani melaju diatas itu. Tapi dengan adanya 
  mobil yang saya ikuti, saya bisa tembus rekor kecepatan mobil saya. 
  Sesuatu yang sulit saya lakukan jika tidak ada sparringnya.

  Karena saya berhenti di suatu tempat, saya kehilangan mobil hitam 
  tersebut. Ketika saya mulai memacu kendaraan lagi, saya coba untuk 
  berlari 160 km/jam lagi. Saya berhasil mencapai kecepatan tersebut 
  tetapi tidak berani terlalu lama karena belum terbiasa. Ketika kemudian 
  ada mobil lain lagi yang melaju dengan kecepatan tinggi dan saya 
  buntuti, saya bisa masuk lagi ke 160 km/jam dengan durasi yang cukup lama.

  Sama seperti kehidupan ini, seringkali kita merasa sudah maksimal 
  melakukan sesuatu. Kita merasa tidak mungkin lagi melakukan sesuatu yang 
  lebih baik lagi. Namun kalau kita mempunyai sparring partner yang lebih 
  hebat dari kita, entah itu seorang atasan, seorang coach, seorang 
  mentor, role model atau apapun, maka kita bisa terpacu untuk mendapatkan 
  hasil yang lebih baik lagi.

  Namun jika kita belum matang belajar dari sparring partner kita dan 
  mencoba untuk mandiri, mungkin agak sulit bagi kita untuk terus berada 
  di kondisi sama seperti ketika ada sparring partner. Nantinya jika kita 
  sudah mempunyai pola dan terbiasa, barulah kita mulai bisa mandiri.

  Robert Kiyosaki mengatakan bahwa penghasilan seseorang ditentukan 5 
  orang terdekatnya. Ilustrasi saya mengenai kecepatan mobil bisa 
  menjelaskan pernyataan dari Robert Kiyosaki tersebut. Jika orang-orang 
  di dekat kita hanya biasa-biasa saja, maka sulit bagi kita untuk 
  melakukan sesuatu yang luar biasa. Namun kalau kita biasa tetapi di 
  sekelilingnya luar biasa, maka kita akan terpacu untuk juga menjadi luar 
  biasa.

  Apakah ada penjelasannya secara Science? Ternyata ada. Di dalam otak 
  manusia ada sekumpulan sel syaraf yang disebut Mirror Neuron, yang 
  bertugas meniru apa yang dilakukan oleh orang lain. Jika di 
  sekelilingnya orang hebat atau luar biasa, maka Mirror Neuron kita akan 
  meniru mereka sehingga menjadikan kita juga hebat dan luar biasa. Kalau 
  sebaliknya, maka Mirror Neuron-pun juga akan meniru yang sebaliknya.

  *- Siapa mobil hitam yang akan anda ikuti agar bisa menembus kecepatan 
  anda selama ini ?

  - Siapa orang hebat dan luar biasa yang akan anda ikuti agar bisa 
  menembus batas yang selama ini membatasi hidup anda ?
  *
  Temukan orang tersebut, ikuti dan pelajari bagaimana ia memandang 
  dirinya, bagaimana keyakinan dan nilai-nilai kehidupan yang ia pegang, 
  bagaimana ia membangun kapabilitasnya, bagaimana tingkah lakunya, maka 
  anda akan mendobrak batas yang selama ini membatasi hidup anda!


  [Non-text portions of this message have been removed]



   

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke