Pada dasarnya secara umum radiator coolant dibagi menjadi tiga, yaitu :
1.Radiator coolant biasa, dimana penggunaannya harus dicampur dengan
menggunakan air, untuk pemakaian ideal gunakan campuran sesuai dengan petunjuk
dikemasannya. Kalau ngga salah ada yg 60:40 dan 50:50. Untuk jenis coolant ini
disarankan campuran airnya menggunakan air suling (Aqudest) atau air aki kepala
biru, tidak dianjurkan memakai air ledeng atau air sumur yang menyebabkan
kerak & karat, disamping itu
proses Flush akan merepotkan kita.
2. Radiator coolant ready to use, nah untuk tipe yg ini ngga memerlukan lagi
campuran air, jadi radiator cukup diisi dengan coolant, karena komposisi
aditive nya dah sedemikian rupa dibuat oleh pabriknya untuk ketahanan dan
keawetan radiator. Malah kalau dicampur air dikhawatirkan mengurangi fungsi
coolant itu sendiri.
3. High Performance coolant, jenis ini biasanya digunakan untuk mobil2 balap
tapi ngga diharamkan juga untuk digunakan di mobil harian, kelebihan coolant
jenis ini daya tahannya di klaim bisa mencapai 3th atau 40-50rb km.
Sebelum membeli dan memilih radiator coolant harap dibaca petunjuk
dikemasannya. Pastikan Coolant yang dipakai memiliki spec yang aman untuk
aluminum dan biasanya untuk merk2 terkenal seperti Prestone, wurth atau
Griffont relatif lebih baik dan teruji kualitasnya.
Salam
Ajat
BCI 247
[Non-text portions of this message have been removed]