Tips Menghemat Biaya Operasional
Mobil<http://mobil88.blogspot.com/2008/04/test.html> Kategori : 88
NEWS <http://mobil88.blogspot.com/search/label/88%20NEWS>
 Mobil bukan lagi soal gengsi. Bagi sebagian orang, mobil adalah alat
transportasi penting yang masuk dalam kelompok kebutuhan sehari-hari. Sama
seperti yang lain dalam kelompok itu, kebutuhan transportasi harus dibuat
seirit dan se-efektif mungkin agar tidak menggangu stabilitas neraca
keuangan rumah tangga.

Kondisi ini terutama dirasakan di kota-kota besar. Di Jakarta, hampir 40%
pengeluaran berada di pos ini. Lebih dari 50% perjalanan adalah pulang pergi
kerja. Sekitar 20% untuk pulang pergi sekolah.


Penghematan bisa dimulai ketika membeli mobil. Memilih mobil bekas bisa
menghemat sekian juta rupiah dibandingkan mobil baru dari model yang sama
(tentu yang masih laik dan layak. Lihat jurus memilih mobil bekas di tip
mobilku.com sebelumnya). Demikian pula pajak yang harus dibayarkan, juga
lebih hemat.


Konfigurasi mesin empat silinder segaris lebih hemat dari V6 ataupun V8 yang
peformanya jauh lebih baik. (lagian, buat apa cari mobil yang bisa ngebut di
Jakarta bila kecepatan jelajah rata-rata hanya 8 km/jam, jauh lebih kecil
dari rata-rata internasional, 12 km/jam ). Mobil yang ringan, kecil juga
lebih bersahabat soal bensin.


Kalaupun saat ini sudah memiliki mobil, Anda masih bisa melakukan
penghematan dengan langkah-langkah sederhana yang sesuai akal sehat.


+ Jangan memanaskan mesin terlalu lama


Kebiasaan memanaskan mesin itu baik, tapi jangan terlalu lama. Karena bensin
yang terbakar itu tidak membawa Anda kemana-mana. Lagipula mobil lebih cepat
�panas� ketika dikendarai. Apalagi teknologi mobil sekarang tidak
membutuhkan waktu pemanasan bermenit-menit. Jadi buat apa buang bensin
dengan �ritual� pemanasan berlama-lama?


+ Perlakukan mobil secara lembut


Jalankan mobil dengan lembut dan halus. Bawalah mobil ke kecepatan
ideal/jelajah dengan cepat tapi jangan kasar. Usahakan untuk stabil di
kecepatan itu. Ini akan menghemat bensin. Hindari kebiasaan ngebut dan
ngerem berulang-ulang. Menurut Environmental Protection Agency USA,
kecepatan paling ekonomis berkisar 40 km/jam hingga 100 km/jam. Menjalankan
mobil dengan lembut, bukan saja menghemat bensin tapi juga memperpanjang
umur mesin, transmisi dan rem.


+ Hati-hati dengan roof rack


Mungkin tidak pernah terpikirkan bahwa menempatkan barang di roof rack akan
menyebabkan bensin menjadi lebih boros. Kenyataannya terganggunya aliran
udara akibat penempatan barang itu menyebabkan mesin harus bekerja lebih
keras dan ini berarti bensin lebih banyak. Bila dilengkapi AC, biasakan
untuk menutup semua jendela, karena jendela yang terbuka akan mengganggu
aliran udara dan menciptakan hambatan baru.



+ Pakai bahan bakar rekomendasi pabrik


Kalau mobil anda dirancang untuk memakai premium, ya beli premium. Membeli
bensin yang lebih mahal tidak memberi keuntungan yang signifikan. Hanya
saja, hati-hati dengan premium bertimbal yang masih saja dijual Pertamina.
Bensin ini cenderung menghasilkan timbunan kerak di ruang bakar dalam jangka
panjang.


+ Rawat teratur


Kebiasaan merawat mobil termasuk ganti oli secara reguler pada akhirnya akan
menekan biaya operasional, karena mobil beroperasi dalam kondisi puncak dan
jarang rusak. Mesin yang tidak di tune up menyerap bensin 10 � 20% lebih
banyak dari yang rajin dirawat. Mesin-mesin modern yang dikontrol komputer
memang tidak membutuhkan tune up sesering mesin lama, tapi tetap harus
dirawat. Pastikan mobil dirawat sesuai jadwal yang ada pada buku manual.
Bertindak sigap ketika mendengar atau merasakan suara, getaran dan bau yang
berbeda, akan banyak membantu mengurangi risiko kantong kering.


+ Tidak harus bengkel resmi


Dealer resmi tentu dilengkapi dengan peralatan modern dan berpengalaman
memperbaiki mobil produksinya. Tapi bengkel resmi biasanya lebih mahal dari
bengkel biasa. Jadi ada baiknya mencari bengkel biasa dengan mekanik
berpengalaman dan profesional untuk melakukan perawatan rutin mobil anda.
Sedangkan pada kasus-kasus tertentu yang tergolong sulit dan jarang terjadi,
lebih baik manfaatkan bengkel resmi. Biasakan menyimpan catatan perawatan
mobil setiap kali mobil masuk bengkel. Catatan ini akan sangat berguna kelak
bila mobil akan dijual kembali.


+ Periksa ban mobil


Seringkali pengendara lalai memeriksa ban mobil. Padahal ban yang kurang
tekanan anginnya membutuhkan energi lebih besar untuk menggulirkannya,
selain lebih cepat aus. Cek ban minimal sebulan sekali pada kondisi dingin.
Tekanan yang direkomendasikan biasanya tertera di buku manual ataupun di
bagian dalam mobil. Kebiasaan ini akan memperpanjang umur ban yang sekarang
mahal harganya.


+ Sabuk pengaman bukan hiasan


Manfaatkan sabuk pengaman, karena perangkat ini terbukti memberikan
perlindungan optimal ketika terjadi benturan. Risiko cidera bisa dikurangi,
demikian pula biaya perawatan rumah sakit


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke