boleh juga nih om infonya...
Baleno ane berasa banget bau asepnya.... kira-kira kenapa ya? apa jaringan
di knalpot ada yang bocor ato mesinnya dah ga bagus ya?... kejadiannya sih
baru pas udah tune up malah... sebelumnya pakai premium... trus pakai
pertaman seminggu... trus... ganti shell super seminggu...trus balik lagi
pertamax... akhirnya ke premium lagi nih pas premium dah 4500... apa ini
masalahnya ya om... ada hubungannya ga ya dengan bocornya knalpot..?
Mohon info dari om-om semua nih....

2009/2/20 hepi cahyadi <[email protected]>

>   Tips Menghemat Biaya Operasional
> Mobil<http://mobil88.blogspot.com/2008/04/test.html> Kategori : 88
> NEWS <http://mobil88.blogspot.com/search/label/88%20NEWS>
> Mobil bukan lagi soal gengsi. Bagi sebagian orang, mobil adalah alat
> transportasi penting yang masuk dalam kelompok kebutuhan sehari-hari. Sama
> seperti yang lain dalam kelompok itu, kebutuhan transportasi harus dibuat
> seirit dan se-efektif mungkin agar tidak menggangu stabilitas neraca
> keuangan rumah tangga.
>
> Kondisi ini terutama dirasakan di kota-kota besar. Di Jakarta, hampir 40%
> pengeluaran berada di pos ini. Lebih dari 50% perjalanan adalah pulang
> pergi
> kerja. Sekitar 20% untuk pulang pergi sekolah.
>
> Penghematan bisa dimulai ketika membeli mobil. Memilih mobil bekas bisa
> menghemat sekian juta rupiah dibandingkan mobil baru dari model yang sama
> (tentu yang masih laik dan layak. Lihat jurus memilih mobil bekas di tip
> mobilku.com sebelumnya). Demikian pula pajak yang harus dibayarkan, juga
> lebih hemat.
>
> Konfigurasi mesin empat silinder segaris lebih hemat dari V6 ataupun V8
> yang
> peformanya jauh lebih baik. (lagian, buat apa cari mobil yang bisa ngebut
> di
> Jakarta bila kecepatan jelajah rata-rata hanya 8 km/jam, jauh lebih kecil
> dari rata-rata internasional, 12 km/jam ). Mobil yang ringan, kecil juga
> lebih bersahabat soal bensin.
>
> Kalaupun saat ini sudah memiliki mobil, Anda masih bisa melakukan
> penghematan dengan langkah-langkah sederhana yang sesuai akal sehat.
>
> + Jangan memanaskan mesin terlalu lama
>
> Kebiasaan memanaskan mesin itu baik, tapi jangan terlalu lama. Karena
> bensin
> yang terbakar itu tidak membawa Anda kemana-mana. Lagipula mobil lebih
> cepat
> �panas� ketika dikendarai. Apalagi teknologi mobil sekarang tidak
> membutuhkan waktu pemanasan bermenit-menit. Jadi buat apa buang bensin
> dengan �ritual� pemanasan berlama-lama?
>
> + Perlakukan mobil secara lembut
>
> Jalankan mobil dengan lembut dan halus. Bawalah mobil ke kecepatan
> ideal/jelajah dengan cepat tapi jangan kasar. Usahakan untuk stabil di
> kecepatan itu. Ini akan menghemat bensin. Hindari kebiasaan ngebut dan
> ngerem berulang-ulang. Menurut Environmental Protection Agency USA,
> kecepatan paling ekonomis berkisar 40 km/jam hingga 100 km/jam. Menjalankan
> mobil dengan lembut, bukan saja menghemat bensin tapi juga memperpanjang
> umur mesin, transmisi dan rem.
>
> + Hati-hati dengan roof rack
>
> Mungkin tidak pernah terpikirkan bahwa menempatkan barang di roof rack akan
> menyebabkan bensin menjadi lebih boros. Kenyataannya terganggunya aliran
> udara akibat penempatan barang itu menyebabkan mesin harus bekerja lebih
> keras dan ini berarti bensin lebih banyak. Bila dilengkapi AC, biasakan
> untuk menutup semua jendela, karena jendela yang terbuka akan mengganggu
> aliran udara dan menciptakan hambatan baru.
>
> + Pakai bahan bakar rekomendasi pabrik
>
> Kalau mobil anda dirancang untuk memakai premium, ya beli premium. Membeli
> bensin yang lebih mahal tidak memberi keuntungan yang signifikan. Hanya
> saja, hati-hati dengan premium bertimbal yang masih saja dijual Pertamina.
> Bensin ini cenderung menghasilkan timbunan kerak di ruang bakar dalam
> jangka
> panjang.
>
> + Rawat teratur
>
> Kebiasaan merawat mobil termasuk ganti oli secara reguler pada akhirnya
> akan
> menekan biaya operasional, karena mobil beroperasi dalam kondisi puncak dan
> jarang rusak. Mesin yang tidak di tune up menyerap bensin 10 � 20% lebih
> banyak dari yang rajin dirawat. Mesin-mesin modern yang dikontrol komputer
> memang tidak membutuhkan tune up sesering mesin lama, tapi tetap harus
> dirawat. Pastikan mobil dirawat sesuai jadwal yang ada pada buku manual.
> Bertindak sigap ketika mendengar atau merasakan suara, getaran dan bau yang
> berbeda, akan banyak membantu mengurangi risiko kantong kering.
>
> + Tidak harus bengkel resmi
>
> Dealer resmi tentu dilengkapi dengan peralatan modern dan berpengalaman
> memperbaiki mobil produksinya. Tapi bengkel resmi biasanya lebih mahal dari
> bengkel biasa. Jadi ada baiknya mencari bengkel biasa dengan mekanik
> berpengalaman dan profesional untuk melakukan perawatan rutin mobil anda.
> Sedangkan pada kasus-kasus tertentu yang tergolong sulit dan jarang
> terjadi,
> lebih baik manfaatkan bengkel resmi. Biasakan menyimpan catatan perawatan
> mobil setiap kali mobil masuk bengkel. Catatan ini akan sangat berguna
> kelak
> bila mobil akan dijual kembali.
>
> + Periksa ban mobil
>
> Seringkali pengendara lalai memeriksa ban mobil. Padahal ban yang kurang
> tekanan anginnya membutuhkan energi lebih besar untuk menggulirkannya,
> selain lebih cepat aus. Cek ban minimal sebulan sekali pada kondisi dingin.
> Tekanan yang direkomendasikan biasanya tertera di buku manual ataupun di
> bagian dalam mobil. Kebiasaan ini akan memperpanjang umur ban yang sekarang
> mahal harganya.
>
> + Sabuk pengaman bukan hiasan
>
> Manfaatkan sabuk pengaman, karena perangkat ini terbukti memberikan
> perlindungan optimal ketika terjadi benturan. Risiko cidera bisa dikurangi,
> demikian pula biaya perawatan rumah sakit
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
> 
>



-- 
Rico
BCI.349


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke