wew... baru tau.... very nice info, om Ajat.....
thx vic406 --- Pada Ming, 14/6/09, ajat sudrajat <[email protected]> menulis: Dari: ajat sudrajat <[email protected]> Topik: [baleno] Persepsi Salah Ban Baru Kepada: [email protected] Tanggal: Minggu, 14 Juni, 2009, 9:09 PM Di Majalah Autobild edisi terakhir, ada artikel yg cukup menarik dengan judul "Persepsi Salah Ban Baru". Selama ini kalau kita membeli dua buah ban baru pasti orang toko ban atau mungkin kita sendiri meminta ban baru ditempatkan di roda depan. Hal ini sudah sangat wajar dan umum terjadi. Asumsinya memang masuk akal, roda depan mempunyai peran penting untuk mengarahkan kendaraan, apalagi kalau mobil berpenggerak roda depan tentu pilihan ini akan lebih meyakinkan. Namun taukah Anda..? ternyata menurut produsen ban, justru ban baru harus diletakan dibelakang. Alesannya "Daya cengkram yg baik di roda depan akan membuat mobil mudah mengalami gejala oversteer, terutama ketika jalan basah. Untuk membuktikan argumen tersebut, tim autobild Indonesia melakukan test di Proving Ground Bridgestone Indonesia. Dan hasilnya : Saat ban baru diletakan di roda depan, mobil dikendarai 60km/jam kemudian dilakukan manuver/belok mendadak, ternyata mobil mengalami oversteer dan sulit dikendalikan. Kemudian ketika ban baru diletakan dibelakang terjadi gejalan understeer namun tidak berlebih dan mobil masih bisa dikendalikan. Hal ini membuat fakta baru, bahwa ketika mengganti 2 buah ban baru maka harus diletakan dibelakang bukan didepan, dengan alasan bahwa oversteer akan jauh lebih berbahaya ketimbang understeer. Percaya atau tidak, itulah hasil test Autobild Indonesia, Oh ya test dilakukan dijalan kering dan dengan kecepatan 60km/jam. Kebayang kalau jalan basah dan kecepatan lebih tinggi...? Sumber : Autobild Indonesia Salam Ajat BCI 247 Akses email lebih cepat. Yahoo! menyarankan Anda meng-upgrade browser ke Internet Explorer 8 baru yang dioptimalkan untuk Yahoo! Dapatkan di sini! http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer
