tambah dikit accchhh..... menurut mekanik dr TZ..... yg khusus memjual ban...... memang ban baru ..... bagus na di pasang di ..... blakang dahulu selama..... kurang lebih 3 - 4 bulan..... baru setelah itu di rotasi.... pemasangan nya ke depan..... itu untuk menghidari gejala.... sperthi yg di jelaskhan di bawah.... dan bisanya setelah 3 - 4 di..... gunakhan di blakang, ban baru .... sudah dalam ke adaan lemas atau sudah terbentuk kontur yg sesuai.... ntuk menahan beban dr kendaraan tsb.... sbg infu, bahwa ban menggunkhan ..... anyaman kawat baja untuk di daerah tapak na.... smugi membantu.......
cmmiw, itu pasthi lahhh...... ________________________________ Dari: Victory Kirana <[email protected]> Kepada: [email protected] Terkirim: Minggu, 14 Juni, 2009 21:13:14 Topik: Bls: [baleno] Persepsi Salah Ban Baru wew... baru tau.... very nice info, om Ajat..... thx vic406 --- Pada Ming, 14/6/09, ajat sudrajat <ajat2...@yahoo. com> menulis: Dari: ajat sudrajat <ajat2...@yahoo. com> Topik: [baleno] Persepsi Salah Ban Baru Kepada: bal...@yahoogroups. com Tanggal: Minggu, 14 Juni, 2009, 9:09 PM Di Majalah Autobild edisi terakhir, ada artikel yg cukup menarik dengan judul "Persepsi Salah Ban Baru". Selama ini kalau kita membeli dua buah ban baru pasti orang toko ban atau mungkin kita sendiri meminta ban baru ditempatkan di roda depan. Hal ini sudah sangat wajar dan umum terjadi. Asumsinya memang masuk akal, roda depan mempunyai peran penting untuk mengarahkan kendaraan, apalagi kalau mobil berpenggerak roda depan tentu pilihan ini akan lebih meyakinkan. Namun taukah Anda..? ternyata menurut produsen ban, justru ban baru harus diletakan dibelakang. Alesannya "Daya cengkram yg baik di roda depan akan membuat mobil mudah mengalami gejala oversteer, terutama ketika jalan basah. Untuk membuktikan argumen tersebut, tim autobild Indonesia melakukan test di Proving Ground Bridgestone Indonesia. Dan hasilnya : Saat ban baru diletakan di roda depan, mobil dikendarai 60km/jam kemudian dilakukan manuver/belok mendadak, ternyata mobil mengalami oversteer dan sulit dikendalikan. Kemudian ketika ban baru diletakan dibelakang terjadi gejalan understeer namun tidak berlebih dan mobil masih bisa dikendalikan. Hal ini membuat fakta baru, bahwa ketika mengganti 2 buah ban baru maka harus diletakan dibelakang bukan didepan, dengan alasan bahwa oversteer akan jauh lebih berbahaya ketimbang understeer. Percaya atau tidak, itulah hasil test Autobild Indonesia, Oh ya test dilakukan dijalan kering dan dengan kecepatan 60km/jam. Kebayang kalau jalan basah dan kecepatan lebih tinggi...? Sumber : Autobild Indonesia Salam Ajat BCI 247 ________________________________ Lebih bergaul dan terhubung dengan lebih baik. Tambah lebih banyak teman ke Yahoo! Messenger sekarang! ___________________________________________________________________________ Nama baru untuk Anda! Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. Cepat sebelum diambil orang lain! http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/
