Flash Point nya Repsol Injection / Multivalvulas: 215 min Celcius Pour Point nya -25 Celcius
Makanya knp sy pakai repsol di bmw jadul saya gak pernah ngejok olie... Waktu pakai shell helix selalu ngejok olie tiap 1000 / 2000km... Krn titik suhu penguapan Repsol lebih tinggi dibandingkan dgn Shell Helix / Castrol GTX Magnatec / Aral Blue Tronic dimana Castrol adalah recommenden BMW (krn ada kerja samanya) dan Aral dilihat krn sama2 product yg bagus untuk mobil eropa... Sy ada buat perbandingannya, nanti sampe di rumah sy forward perbandingan spec olie yg pernah sy bikin... Di FB sy yg XR AutoParts ada data teknis untuk Repsol Elite Injection, Multivalvulas dan Competicion... B/Rgds, Ferry - BCI# 431 Cibubur Baleno 2002 BH 1718 AK XR AutoParts [email protected] www.facebook.com/pages/XR-AutoParts/129199253757775 Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -----Original Message----- From: Beni Irama <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Wed, 16 Jun 2010 15:23:18 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [baleno] Tips memilih Oli dan penggunaannya nambahin dikit om; 1) viscosity index tinggi sebetulnya belum tentu jadi patokan oli bagus apa ngga, karena masih banyak parameter lain seperti pour point (pada suhu berapa oli mulai mengalir), flash point (pada suhu berapa oli mulai menguap dan terbakar), TBN/total base number (kadar aditif dalam oli). jadi lebih baik memang di cari infonya dulu di internet. produsen oli yang bagus, pasti memiiki spesifikasi oli dalam bentuk *.pdf. sebagai contoh, petronas syntium 800 10w-40 punya angka TBN dan viscosity index yang lebih tinggi dari fastron 10w-40, tapi flash pointnya 8 angka lebih kecil dari fastron, makanya dia cepat sekali habis. 2) sebisa mungkin jangan gunakan engine oil flush. oli sekarang (terutama dengan grade 10w-40 dan lebih encer) rata2 sudah memiliki aditif dan deterjen dalam kadar yang tinggi (terlihat dari angka TBN rata2 yang diatas 5). jadi aditif ini secara otomatis akan menghancurkan kotoran2 dalam mesin. kalau mesin sudah kotor, lalu dipakaikan engine flush, yang ada itu kotoran akan rontok mendadak dan menyumbat jalur oli.. daripada begitu lebih aman kalau pakai oli yang angka TBNnya tinggi. masukan saja nama olinya beserta spesifikasi gradenya, ditambahkan embel2 oil spec dibelakangnya. pasti keluar. contoh: total quartz 7000 10w-40 oil spec.. nanti di google akan keluar spec oli tersebut dalam format *.pdf Sent from my Blackbotol® Mobile Powered by Maridjan --- On Wed, 6/16/10, ajat sudrajat <[email protected]> wrote: From: ajat sudrajat <[email protected]> Subject: [baleno] Tips memilih Oli dan penggunaannya To: "BCI" <[email protected]> Date: Wednesday, June 16, 2010, 3:00 AM Mumpung lagi hanget2 nya bahas soal oli Repsol, berikut sedikit tips tentang Oli : 1. Gunakanlah Oli dari merek terpercaya, kualitas oli sangat menentukan keawetan mesin. 2. Perhatikan angka Viscosity Index oli, oli dengan angka Viscosity Index tinggi (>150) bagus untuk performance, tetapi angka Viscosity Index hanya bisa dilihat di website produsen oli. (Tanya Mbah google). 3. Biasakanlah mengganti Oli dengan filternya, toh ngga mahal (kisaran 25-30rb) 4. Gantilah Oli mesin secara teratur setiap 5000km untuk pemakaian normal dan untuk pemakaian seperti di Jakarta yg kerap didera kemacetan, Sy sarankan ganti oli di 3000km atau 4000km. Ingat jangan jadikan batasan km saja sebagai patokan ganti oli, tapi harus dihitung juga run time engine. 5. Setiap 2x ganti oli (10000km) lakukan engine flush. Tujuannya untuk membersihkan sisa oli di Oil Pump, HLA (Hydraulic Lash Adjuster) Valve Steam dll. 6. TIDAK dianjurkan menambahkan Oil Additive, KECUALI yg bersifat "slow sludge remover" atau additive yg emang ditujukan untuk melakukan engine flush. 7. Terakhir, jgn lupa belilah Oli di Toko atau Bengkel terpercaya, ingat Oli Palsu sudah banyak beredar he he he Salam Ajat BCI 247
