Halo Bangsing, terimakasih atas email anda, namun maaf agak lambat
membalasnya, karena beberapa kegiatan yang terpaksa harus didahulukan.

Beberapa kali saya menulis email ke anda sebelumnya, tetapi selalu tidak
bisa masuk, dan dari laporan "listar", server anda "bouncing". Jadi akhirnya
saya menyerah. Mudah-mudahan sekarang server anda sudah oke kembali.

Mengenai pertanyaan anda tentang bagaimana perjuangan teman-teman yang
tergabung dalam Forum Penolakan PLTGU Pemaron, barangkali sudah dijelaskan
oleh Pak Ngurah Ny dan Ibu Ni Made Andarie. Mereka punya kepedulian yang
cukup besar dengan PLTGU Pemaron ini, dan saya lebih kaget lagi mengetahui
dari Ibu Andarie, bahwa puluhan pengacara akan siap bahu membahu membantu
Forum ini ketika sengketa masuk ke dalam wilayah hukum. Tapi kita berharap
Pak Bupati masih bisa lebih 'wise' dengan mengedepankan dialog dan mengkaji
ulang PLTGU ini.

Beberapa langkah sudah dilakukan, yaitu ketemu DPRD dan Pemkab. Buleleng
untuk menanyakan kebenaran berita di koran, bahwa katanya Pak Bupati sudah
meloloskan PLTGU ini. Dari pertemuan-pertemuan tersebut, DPRD mengatakan
bahwa sikap DPRD masih tetap seperti dulu yaitu menolak PLTGU ini, dan
kedepan akan menjadi fasilitator mempertemukan semua pihak, seperti Pemkab.,
Indonesia Power, PLN, kelompok yang pro maupun kelompok yang kontra. Dari
Pemkab, maksud Forum bertemu Pak Bupati tapi Pak Bupati sedang dinas ke
Denpasar. Yang kita peroleh dari Pemkab adalah, bahwa apa yang diberitakan
di media massa tsb. adalah baru sebatas pokok-pokok pikiran Pak Bupati atau
sederhananya adalah keinginan Pak Bupati. Jadi sebetulnya, masih ada peluang
untuk merubah pokok-pokok pikiran tersebut. UUD 45 saja bisa diamandemen,
apalagi sekedar pokok-pokok pikiran.

Namun, situasi kedepan masih sangat tergantung dari variabel yang
berkembang. Misalkan, sekarang sudah ada faktor WALHI, Green Peace dan juga
saya memperoleh informasi Menteri Lingkungan dan Menteri Budaya & Pariwisata
ikut turun tangan. Dari lapangan juga muncul banyak sekali spanduk
penentangan.

Kira-kira seperti itu ringkasnya. Anda barangkali juga bisa kontribusi
melalui media massa, email saja ke : [EMAIL PROTECTED]

Sementara sekian dulu.

Salam
Gde Wisnaya

-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
Sent: Tuesday, January 07, 2003 1:33 PM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [bali] Perjuangan LP3B

Ysh. Gde Wisnaya dan teman-teman LP3B

Selamat tahun baru, semoga tahun ini kita bisa bekerja lebih giat lagi. Maaf
saya agak lama absen, kebetulan server di tempat saya sering down.

Saya ingin mendapat informasi dari teman kita Gde Wisnaya sebagai ketua
LP3B, berkaitan dengan rencana pembanguna PLTGU di Pemaron ?
Apakah LP3B pasrah saja, dan membiarkan PLTGU butut dibangun di Pemaron ?
Saya berharap teman-teman di Bali nggak menyerah dan mesti terus berjuang
menentang rencana tersebut.
Mudah-mudahan teman-teman mendapat kekuatan dari Ida Sang Hyang Widhi.

Segitu dulu dari saya, sampai jumpa.

dari
Nyoman Bangsing




--
Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia.

Publikasi     : http://www.lp3b.or.id
Arsip         : http://bali.lp3b.or.id
Moderators    : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
Berlangganan  : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
Henti Langgan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>


----------------------------------------------------------------------------
 Ikuti polling TELKOM Memo 166 di www.plasa.com dan menangkan hadiah masing-masing Rp 
250.000 tunai
 ----------------------------------------------------------------------------

--  
Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia.

Publikasi     : http://www.lp3b.or.id
Arsip         : http://bali.lp3b.or.id
Moderators    : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
Berlangganan  : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
Henti Langgan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>

Kirim email ke