Ysh. Teman-teman anggota milis LP3B Terimakasih atas informasi yang diberikan oleh Pak Ngurah Ny, Ibu Ni Luh Made Andarie, dan Pak Gde Wisnaya. Saya turut bergembira mengingat semakin banyak kalangan yang concern dengan rencana PLTGU Pemaron yang telah mengundang polemik berkepanjangan. Menurut pendapat saya, selama DPRD Buleleng dan masyarakat desa adat Lovina menolak rencana tersebut, maka proyek tersebut tidak akan bisa direalisir. Mari kita bersama-sama berusaha menyadarkan masyarakat Bali, Indonesia bahkan masyarakat internasional akan pentingnya kelestarian lingkungan kita. Apabila Bali semakin tercemar, maka habislah riwayat pariwisata Bali. Kita mesti membayar mahal, mengingat kita belum menguasai teknologinya. Membikin sensor saja kita belum bisa, padahal sensor sangat diperlukan baik di dunia industri maupun dalam kegiatan pemantauan tingkat pencemaran yang terjadi. Bagi teman-teman yang awam dengan istilah sensor, mungkin bisa saya jelaskan dengan bahasa sederhana, sensor adalah perangkat yang merasakan besaran-besaran yang ingin kita ukur, seperti sensor temperatur, sensor gas dsb. Saya kira segitu dulu dari saya, sampai jumpa. Teriring salam hangat dari Bandung, semoga kita selalu mendapat tuntunan dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa(Tuhan YME).
Salam sejahtera dari Nyoman Bangsing Purnawarman 45. Bandung Phone : (022) 4261120 e.-mail : [EMAIL PROTECTED] -- Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia. Publikasi : http://www.lp3b.or.id Arsip : http://bali.lp3b.or.id Moderators : <mailto: [EMAIL PROTECTED]> Berlangganan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]> Henti Langgan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
