Setuju Pak Ketut Teja, mestinya pemikiran-pemikiran seperti ini di ekspos
di koran. Tujuannya jelas, agar pihak IP tahu bahwa orang Bali bukanlah
kumpulan orang bodoh !
Mari kita mulai unjuk gigi, bahwa kita mampu mengkaji proyek ini, dan
mampu memberikan justifikasi apakah proyek ini layak atau tidak. Gimana
kawan-kawan ?

salam sejahtera dari
Nyoman Bangsing

===================================
 Nyoman Bangsing
 Engineering Physics Department
 Bandung Institute of Technology
 Ganesha 10. Bandung
 Indonesia
 Phone/fax : +62-22-2504424/2504424
 e.-mail   : [EMAIL PROTECTED]
===================================


On Tue, 25 Mar 2003, ketut.tejawibawa wrote:

>
> Teman teman anggota millis LP3B yang saya hormati,
>
> Apa sebenarnya yang sedang terjadi di Buleleng ?
> Apakah benar PLTGU ini akan berhasil di pasang di Pemaron ?
>
> Sudahkan ada detail planning pemindahan dari Muara Tawar ke Pemaron ?
> Kapan mulai dan kapan selesai ?
> Berapa budget yang direncanakan ?
> Siapa pimpinan project ini, dan yang bertanggung jawab sampai selesai
> sekali lagi sampai selesai, apakah juga putus ditengah jalan ?
>
> Kajilah apakah projek ini berhasil sesuai yang direncanakan !
> Minta data yang mendukungnya !
> Selah itu kita kaji bersama apakah project ini workable....?!
>
> Terimakasih
>
> Ketut Tejawibawa, Dipl.-Ing.
> SWISS GERMAN UNIVERSITY
> Campus German Centre - BSD
> [EMAIL PROTECTED]
> www.sgu.ac.id
> Tel.+62 21 5376221
>
> -----Original Message-----
> From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED]
> Sent: 19 March, 2003 11:58 AM
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Subject: [bali] perlu tekanan besar dari masyarakat Bali
>
> Ysh. Teman-teman anggota milis LP3B
>
> Saya terkejut membaca berita Bali Post berkenaan dengan acara peletakan
> batu pertama pembangunan PLTGU Pemaron.
> Ada satu hal yang perlu kita cermati bersama, yaitu bagaimana caranya
> menganjal rencana pembangunan tersebut. Bila memang ingin
> membatalkannya,
> rasanya perlu usaha yang besar. Langkah yang hendak diambil teman-teman
> dengan mem-PTUN-kan pihak-pihak yang terlibat, saya nilai memang tepat.
> Hanya saja, usaha melalui jalur hukum seperti itu, dikhawatirkan tidak
> akan
> membuahkan hasil, jika tidak disertai tekanan yang besar dari
> masyarakat.
> Nah, pertanyaan yang bisa diajukan, bagaimana caranya menggalang
> kekuatan
> dari masyarakat, agar protes yang kita ajukan terdengar gaungnya.
> Teman-teman LP3B perlu mengandeng LSM-LSM lain yang ada di Bali,
> tentunya
> yang mempunyai missi yang kurang lebih sama. Apabila berjuang sendiri,
> nanti
> khawatir kehabisan energi.
> Kiranya segitu dulu dari saya, sampai jumpa.
>
> Om Shanti Shanti Shanti Om
> Nyoman Bangsing
>
>
>
> --
> Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia.
>
> Publikasi     : http://www.lp3b.or.id
> Arsip         : http://bali.lp3b.or.id
> Moderators    : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
> Berlangganan  : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
> Henti Langgan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
>
>
>
>


--  
Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia.

Publikasi     : http://www.lp3b.or.id
Arsip         : http://bali.lp3b.or.id
Moderators    : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
Berlangganan  : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
Henti Langgan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>

Kirim email ke