----------
From:   [EMAIL PROTECTED]:[EMAIL PROTECTED]
Reply To:       [EMAIL PROTECTED]
Sent:   Friday, April 04, 2003 4:54 PM
To:     [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
Subject:        [bali] against dieselpowerplant_pemaron_north bali


MERAYAKAN HARI RAYA NYEPI ternyata tidak harus sepi dari
dukungan. Banyak nama dari masyarakat lokal yang masuk untuk
menyatakan penolakan mereka kepada PLTGU Pemaron. Agar lebih
memudahkan melihat peta dukungan, maka kami kelompokkan mereka
kedalam:
1. Kelompok Organisasi
2. Masyarakat Lokal/Singaraja
3. Masyarakat Di Luar Kota Singaraja/Kab. Buleleng
4. Masyarakat International.

Terimakasih atas dukungan yang sudah masuk, kami akan terus
menerima dukungan moral anda untuk perjuangan masyarakat lokal di
Pemaron.

Silahkan kirimkan nama dan kota tempat anda tinggal ke kami.

Salam
Gde Wisnaya

KAMI MENOLAK PEMBANGUNAN PLTGU DI PEMARON



Sebagaimana diketahui, bahwa dalam upaya menambah pasokan listrik
untuk Bali, PT. PLN melalui anak perusahaannya yaitu PT.
Indonesia Power, sejak 2 tahun yang lalu  (Desember th. 2000)
selalu berusaha untuk membangun PLTGU (Pembangkit Listrik Tenaga
Gas dan Uap) di Desa Pemaron, Kabupaten Buleleng.



Sejak awal  diperkenalkannya rencana  pembangunan proyek ini,
masyarakat setempat bersama-sama komponen pariwisata disana telah
menyatakan menolak rencana pembangunan PLTGU tersebut di lokasi
Pemaron. Namun pihak PT.PLN dan PT. Indonesia Power tetap
bersikukuh untuk meneruskan rencana tersebut, sehingga sampai
kini  timbullah suasana pro dan kontra terhadap rencana
pembangunan ini.



Dalam kaitan ini, sikap DPRD Buleleng telah jelas menolak  PLTGU
di Pemaron seperti tercantum dalam Surat Pernyataan Sikap Ketua
DPRD Kab. Buleleng tanggal 9 Oktober 2001 dan dipertegas lagi
dengan Surat Ketua DPRD Buleleng tertanggal 29 Agustus 2002.
Sementara itu dengan surat tertanggal, 7 Februari 2003  DPRD
Propinsi Bali telah menyarankan kepada Gubernur Bali untuk
merumuskan kembali pembangunan PLTGU Pemaron. Tapi sangat
disayangkan pada tanggal 14 Maret 2003 peletakan batu pertama
pembangunan PLTGU Pemaron tetap diresmikan Bupati Buleleng.
Peristiwa ini ramai diberitakan oleh media massa, sebab
peresmian ini disertai dengan adanya penolakan secara damai oleh
masyarakat setempat, tetapi  disertai pula adanya dukungan oleh
masyarakat dari luar lokasi ( yang  tidak  langsung terkena
dampak keputusan  pembangunan proyek ini ), yang nyaris
menimbulkan bentrokan fisik.



Demikian pula adanya surat Kelian Desa Adat Pemaron tanggal 19
September 2002 yang menyatakan menolak rencana pembangunan PLTGU
di Desa Pemaron karena daerah ini termasuk daerah pariwisata.



Penempatan PLTGU di Pemaron kami nilai akan membawa dampak buruk
kepada lingkungan hidup masyarakat setempat dan juga  kepada
kehidupan pariwisata di Lovina. Desa Pemaron dan sekitarnya,
termasuk kawasan Lovina adalah kawasan yang telah ditetapkan
sebagai Kawasan Wisata Kalibukbuk melalui PERDA Propinsi Dati I
Bali No. 4 Th. 1999. Jadi, lokasi PLTGU di Pemaron tidak sesuai
dengan peruntukkannya. Hal ini dikuatkan dengan nota dinas
Bapedalda Bali kepada Gubernur Bali tanggal 24 Agustus 2001.



Adalah suatu kenyataan, bahwa Desa Pemaron di  kawasan Lovina,
termasuk didalam Kawasan Pariwisata Kalibubuk, merupakan kawasan
wisata bahari dengan laut yang tenang, pasir berwarna
kehitam-hitaman, karang laut dengan ikan tropis, lompatan
beriring lumba-lumba di pagi hari yang cerah adalah merupakan
sebagian dari daya tarik pantai Lovina.



Bila kawasan perairan Lovina tercemar oleh ceceran dan tumpahan
minyak sebagai akibat pengiriman minyak HSD (High Speed Diesel)
melalui angkutan laut dari Depo Minyak Manggis guna memenuhi
kebutuhan pengoperasian PLTGU Pemaron, kami mengkhawatirkan akan
terjadi kerusakan lingkungan khususnya pencemaran air laut yang
akan mengganggu kehidupan biota laut, terutama ikan lumba-lumba
yang menjadi maskot pariwisata Lovina, merusak keindahan terumbu
karang, dan memusnahkan ikan hias. Bukti bahwa kasus pencemaran
air laut menghancurkan pariwisata terjadi di kawasan Candi Dasa
Karangasem, akibat pembangunan  depo minyak di dekatnya.



Akibatnya tentu akan dapat menyebabkan kerugian ekonomi dan
sosial yang besar. Kawasan Lovina /Kalibubuk merupakan satu
kawasan yang telah berhasil dikembangkan  oleh investasi
pengusaha lokal selama 30 tahun, dengan nilai asset yang jauh
melebihi nilai asset PLTGU di Pemaron yang akan dibangun.



Patut dicatat, bahwa kawasan Lovina telah terbukti membuka dan
memberi kesempatan kerja bagi ribuan orang yang jumlahnya  jauh
melebihi kesempatan kerja yang akan dapat diberikan oleh PLTGU
Pemaron.

Listrik merupakan   sarana modern  untuk meningkatkan derajat
hidup manusia. Tetapi pembangkitan tenaga listrik juga
menghasilkan polusi yang bertentangan dengan kebutuhan kawasan
wisata, yang perlu  bebas dari  polusi. Karena itu kedua
kepentingan pariwisata dan  penyediaan tenaga listrik yang
bertentangan itu  perlu diatur lokasinya.   Kami tidak menolak
pembangunan pembangkitan tenaga listrik

untuk memenuhi pasokan listrik Pulau Bali, tetapi kami menolak
pilihan lokasi di kawasan pariwisata, seperti di Desa Pemaron.
Bali merupakan pulau yang cukup luas untuk dapat menyediakan
pilihan cukup banyak  lokasi tempat pembangunan pusat listrik,
sesuai dengan pengaturan  kesepadanan pemanfaatan serta
pengembangan wilayah dengan tata ruang-nya.



Di sisi lain kami melihat, bahwa proses pengambilan keputusan
untuk membangun PLTGU Pemaron tidak mengacu pada asas  pengaturan
yang baik (good corporate governance) sebagaimana diperlukan
untuk pembangunan instalasi publik. Hal ini terutama meliputi :

  1.. Tidak mengikutkan sertakan partisipasi masyarakat secara
penuh,
  2.. Dasar keputusan yang tidak pernah dijelaskan secara
transparans/terbuka ,
  3.. Melanggar asas keadilan, karena kepentingan masyarakat
setempat akan  dirugikan atas keberadaan proyek ini,
  4.. Tidak adanya tanggapan  dan kepedulian pemerintah daerah
terhadap pandangan yang hidup di masyarakat, khususnya mengenai
keberatan masyarakat mengenai pilihan lokasi di Desa Pemaron; dan
malahan Bupati Buleleng menyatakan telah menutup dialog dengan
masyarakat,
  5.. Pelanggaran peraturan tata ruang kawasan pariwisata, serta
perlindungan lingkungan hidup,
  6.. Kaidah manfaat pembangunan proyek  bagi pengembangan
wilayah belum pernah dipertanggungjawabkan oleh pemerintah
daerah,
  7.. Pembangunan proyek tidak didasarkan atas asas mufakat
(consensus),
  8.. Efektifitas dan tingkat efisiensi proyek bagi pembangunan
daerah tidak / belum diketahui masyarakat.


Oleh karena itu, kami yang bertanda tangan dibawah ini dengan
tegas menolak rencana pembangunan PLTGU di Pemaron.



Pemaron, 30 Maret 2003

Hormat kami,



I. Kelompok Organisasi:

  1.. Forum Penolakan PLTGU Pemaron
  2.. Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Buleleng
  3.. Lembaga Pengkajian dan Pemberdayaan Pembangunan Bali
Buleleng
  4.. Forum Komunikasi Peduli Buleleng
  5.. Bali-Aspac Water Treatment Institute
  6.. Kelompok Snorkeling dan Dolphin Lovina
  7.. Kelompok Angkutan Wisata Lovina
  8.. Assosiasi Pemerhati Lingkungan
  9.. Kelompok Nelayan Se Kawasan Lovina
  10.. Forum Peduli Pemaron
  11.. Kelompok Pedagang Souvenir Se Kawasan Lovina


II. Masyarakat Lokal:

  12.. Dewa Made Shuarsana, Pemaron,Singaraja
  13.. Ketut Englan, Singaraja
  14.. Ir. Dewa Ketut Anom, Pemaron,Singaraja
  15.. Dewa Dipa, Pemaron,Singaraja
  16.. Nyoman Tirtawan, Pemaron,Singaraja
  17.. Dipl.-Ing. Beate Dotterweich, Pemaron,Singaraja
  18.. Drs. Nyoman Suwela, Pemaron,Singaraja
  19.. Ir.Gde Wisnaya Wisna, Singaraja
  20.. Ir. Ketut Suartha, Singaraja
  21.. Anak Agung Mudipta, Pemaron,Singaraja
  22.. Nyoman Sukamadji, Sudaji,Singaraja
  23.. Immanuel, Kaliasem,Singaraja
  24.. Swija,Singaraja
  25.. Wayan Angker, Pemaron
  26.. Ni Ketut Subaktiasih, Singaraja
  27.. Ngurah Ketut Santanu,SH, Singaraja
  28.. Made Rudite, Kalibukbuk,Singaraja
  29.. Gede Suarsana, Temukus, Singaraja
  30.. Wayan Soetama, Singaraja
  31.. I Putu Buda, Kalibukbuk, Singaraja
  32.. Ketut Renten,Kalibukbuk, Singaraja
  33.. Komang Supanti,Kalibukbuk,Singaraja
  34.. Made Jujur,Lovina,Singaraja
  35.. Made Angkir,Lovina,Singaraja
  36.. Komang Idiarsa, Lovina,Singaraja
  37.. Kadek Dupa Astra, Lovina, Singaraja
  38.. Kadek Martini, Lovina, Singaraja
  39.. Luh Swartini,Lovina,Singaraja
  40.. Gede Oka,Lovina,Singaraja
  41.. Ketut Suparta, Lovina,Singaraja
  42.. Sri Darmayanti, Lovina, Singaraja
  43.. Ketut Awan, Tukadmungga, Singaraja
  44.. Mastama,Sudaji,Singaraja
  45.. Mudiani,Pemaron,Singaraja
  46.. Gde Datu,Banyuning,Singaraja
  47.. Made Wisada,Pemaron,Singaraja
  48.. Silvia Binder,Tukadmungga,Singaraja
  49.. Nyoman Ramita, Tukadmungga, Singaraja
  50.. Ngurah Arjana,Tukadmungga,Singaraja
  51.. Luh Restini,Tukadmungga,Singaraja
  52.. Gede Yastika,Tukadmungga,Singaraja
  53.. Ketut Parwati,Tukadmungga,Singaraja
  54.. Komang Yuli,Tukadmungga,Singaraja
  55.. Kadek Anggreni,Tukadmungga,Singaraja
  56.. Kt. Sari Laba, Tukad Mungga,Singaraja
  57.. Gd. Wardana, Tukad Mungga, Singraja
  58.. Dw. Ny Budiawan, Br. Bali,Singaraja
  59.. Wy. Bilim, Pemaron, Singraja
  60.. Kusuma, Panji, Singaraja
  61.. Md. Sudiarka, Anturan, Singaraja
  62.. Km. Sudapta, Celukan Bawang, Singaraja
  63.. Arya Kesuma, Sukasada, Singaraja
  64.. Ayu Ariani, Anturan, Singaraja
  65.. Gst.Ardina, Singaraja
  66.. Pt. Sudiadnyana, Gerokgak, Singaraja
  67.. Km. Dedi Nermaya, Sangsit, Singaraja
  68.. Supartini Banyuasri, Singaraja
  69.. Wayan Santi, Pemaron, Singaraja
  70.. Wayan Sinoy, Pemaron, Singaraja
  71.. Desi, Banyuning, Singaraja
  72.. Putu Whidiasa, Br. Jawa, Singaraja
  73.. Yetti Meoko, Bakti seraga, Singaraja
  74.. Ny. Sudiasa, Singaraja
  75.. Mei Ardika, Seririt, Singaraja
  76.. Made Umme, Tukad Mungga, Singraja
  77.. Pt. Budiadnyana, Anturan,Singaraja
  78.. Kt. Darma, Banyualit, Singaraja
  79.. Luh Sarini, Anturan, Singaraja
  80.. Ita Ernayani, Penyabangan,Singaraja
  81.. Sri Artini, Anturan, Singaraja
  82.. Km. Budi. A., Sansit, Singaraja
  83.. Km. Artana, Kalibukbuk, Singaraja
  84.. Wayan Merta, Banyuasri, Singaraja
  85.. Kt. Arnata, Tukad Mungga, Singaraja
  86.. Kt.Gd. Widiasa, Kalibukbuk, Singaraja
  87.. Ketut Englan, Tasbih, Singaraja
  88.. Luh Mudrasih, Banyuasri, Singaraja
  89.. Kd. Yudana, Anturan, Singaraja
  90.. Kt. Wirat, Busungbiu, Singaraja
  91.. Md. Bagiastri, Anturan, Singaraja
  92.. Kd. Mardika, Tukadmungga, Singaraja
  93.. Ny. Simpen, Pemaron, Singaraja
  94.. Summi, Pemaron, Singaraja
  95.. Pt. Artawan, TukagMungga, Singaraja
  96.. Km. Sriadnyana, Anturan, Singaraja
  97.. Gd. Jhon. S, Tukadmungga, Simgaraja
  98.. Kt. Sumoyasa, Anturan, Singaraja
  99.. Kt. Heri.S, Anturana, Singaraja
  100.. Wiryawan, Banyuning, Singaraja
  101.. Suartana, Kalibukbuk, Singaraja.
  102.. Wayan Alit, Tukadmungga, Singaraja
  103.. Kt. Sujana, Tukadmungga, Singaraja
  104.. Pt. Arnawa, Tukadmungga, Singaraja
  105.. Dewa Md. Japa, Permai, Singaraja
  106.. Kd. Yuli Ariani, Kaliuntu, Singaraja
  107.. Pt. Desi Martini, Penarungan, Singaraja.
  108.. Km. Karuna, Tukagmungga, Singaraja
  109.. Kd. Agus, Tukadmungga, Singaraja
  110.. Gst. Pt. Eka, Penglatan, Singaraja
  111.. Kd. Sari, Anturan, Singaraja
  112.. Wayan Darma, Karang asem
  113.. Ketut Agus, Tukadmungga, Singaraja
  114.. Putu Agus, Tukad Mungga, Singaraja
  115.. Km. Agus liani, Pemaron,Singaraja
  116.. Kd. Susi Adnyana, Lovina, Singaraja
  117.. Pt. Mangku Kariadi, Lovina, Singaraja
  118.. Haris, Kalibukbuk, Singaraja
  119.. Betty, Lovina Beach, Singaraja
  120.. Andre, Lovina Beach, Singaraja
  121.. Ketut Yasa, Kalibukbuk, Singaraja
  122.. Ketut Ani, Kalibukbuk, Singaraja
  123.. Pt. Sukayasa, Kaliasem, Singaraja
  124.. Kadek Erik, KayuPutih, Singaraja
  125.. Km. Sudi, Kaliasem, Singaraja
  126.. Putu Nirta, Kaliasem, Singaraja
  127.. Luh Sariani, Kaliasem, Singaraja
  128.. Made Muliani, Kaliasem, Singaraja
  129.. Ika Susanti, Kaliasem, Singaraja
  130.. Md. Budiartha, Banyualit, Singaraja
  131.. Luh. Sukermi, Singaraja
  132.. Luh Putri, Singaraja
  133.. Km. Maheni,Singaraja
  134.. Kd. Widiayanti, Banyualit, Singaraja
  135.. Kadek Yase, Pemaron, Singaraja
  136.. Gd. Kartika Putra, Kaliasem, Singaraja
  137.. Nuraini, Kaliasem, Singaraja
  138.. Sukirno, Kaliasem, Singaraja
  139.. Kd. Adi Wira, Kalibukbuk, Singaraja
  140.. Ketut Suarta, Billibo, Lovina
  141.. Yuliana Lani,Billibo,Lovina
  142.. Ketut Wilase, Billibo,Lovina
  143.. Luh Sari, Billibo, Lovina
  144.. Putu Sadra, Kaliasem, Singaraja
  145.. Kd. Mariadi, Lovina
  146.. IDA, Lovina
  147.. WY. Siang. Lovina
  148.. Luh Darmika, Lovina.
  149.. Gede Madra, Lovina
  150.. Luh. Wartini, Lovina
  151.. Lilis, Lebahsiung, Singaraja
  152.. Genep, Lebahsiung, Singaraja
  153.. Wy. Darma, Bnyualit, Singaraja
  154.. Wahyu, Banyualait, Singaraja
  155.. Tarbi, Anturan, Singaraja
  156.. Yoga, Banyualit, Singaraja
  157.. Nariasih, Banyualit, Singaraja
  158.. Anto Banyualit, Singaraja
  159.. Desi Banyualit, Singaraja
  160.. Budi.S. Lovina
  161.. Pt. Madu, Singaraja
  162.. Ny. Widana, Temukus, Singaraja
  163.. Luh. Yasmini, L. Aji, Singaraja
  164.. Made Muliani, Singaraja
  165.. Eka ananta, Kalibukbuk, Singaraja
  166.. Bayu, Banyualit, Singaraja
  167.. Gd. Marsika, Kalibukbuk, Singaraja
  168.. Mertayasa, Kayu Putih, Singaraja.
  169.. Ngurah Ardita, Kalibukbuk, Singaraja
  170.. Ketut Sulastri, Kintamani, Bangli
  171.. Kd. Hendrawati,Kaliasem, Singaraja
  172.. Wayan Eka, Lovina, Singaraja
  173.. Gede OYO, Kalibukbuk,Singaraja
  174.. Kd. Suardipa, Kaliasem, Singaraja
  175.. Utari Yasmini, Kaliasem, Singaraja
  176.. Suparda, Petemon, Singaraja
  177.. Wilase Gautama, Kalibukbuk, Singaraja
  178.. Agra Gautama, Kalibukbuk, Singaraja
  179.. Kt. Ramia, Kalibubuk, Singaraja
  180.. Kd. Wisyantri, Panji, Singaraja
  181.. Gd. Putra Yasa, Kalibukbuk, Singaraja
  182.. Eka Budi Sastrawan, Panji, Singaraja
  183.. Komang Pasek, Panji, Singaraja
  184.. Luh Metri, Pemuteran, Singaraja
  185.. Parwata, Kaliasem, Singaraja
  186.. Kt. Parwati, Kalibukbuk, Singaraja
  187.. Km. Sugiartawan, Juanyar, Singaraja
  188.. Kt. Mahardika, Bakti seraga, Singaraja
  189.. Luh. Asri, t. Linggah, Singaraja
  190.. Kt. Kertayasa, Kalibukbuk, Singaraja
  191.. Gd. Redika, Banyuasri, Singaraja
  192.. Km. Ardita, Kalibukbuk, Singaraja
  193.. Pt. Rama, Kaliasem, Singaraja
  194.. Pt. Ariawan, Singaraja
  195.. Budiani, Singaraja
  196.. Wy. Yudana, Singaraja
  197.. Kt. Suariana, Singaraja
  198.. Made Nasib, Singaraja


III. Masyarakat Di Luar Kota Singaraja/Kab.Buleleng:



  199.. Prof. Dr.Gde Suyatna, Denpasar
  200.. Prof.Dr.Made Sutjipta, Denpasar,
  201.. Drs. Ngurah Ardike, Denpasar
  202.. Asmara,SH,Denpasar
  203.. Sinatra,SH, Denpasar
  204.. Ir. N. Sudarma Linggih,MBA, Denpasar
  205.. Dr.- Ing. Nengah Sudja, Jakarta
  206.. Ir. Dipl.-Ing., Nyoman Bangsing, Bandung
  207.. Bagus Sudibya, Puri Bagus, Denpasar
  208.. Ir.Ni Made Widiasari,Denpasar
  209.. Ir.Ketut Suardhana Linggih, Jakarta
  210.. Ir.Wayan Sutika Ananta,Bandung
  211.. Dwiyani, Denpasar
  212.. Popo Danes, Denpasar
  213.. Ir. Made Wirata, Bandung
  214.. Ir. Eddy Gunawan MSc, Bandung
  215.. Ir. Ketut Darsana, Bandung
  216.. Ir. Ketut Yoden, Bandung
  217.. Ir. IGAN Satyawati, Bandung
  218.. Gde Wirajaya Wisna, Denpasar
  219.. Gde Sumerjaya Linggih SE, Denpasar
  220.. Ir.Ketut Partajaya, Jakarta
  221.. Ir.Ketut Arthana, Denpasar
  222.. Ir. R Susanto, Bandung
  223..Gede Sumioto, ST.,MSc.,MM, Bandung




IV. Masyarakat International:

  224.. Michaela Bergmann, Vienna,Austria
  225.. Daniel Anjorin, Vienna,Austria
  226.. Christine Mangi-Chengo,Vienna, Austria
  227.. Wolfgang Binder, Vienna, Austria
  228.. Goetz Bartscht, Mainz, Germany
  229.. Katrin Pollak, Mainz, Germany
  230..


(Silahkan diisi nama-nama mereka yang setuju dengan pernyataan
diatas).





--  
Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia.

Publikasi     : http://www.lp3b.or.id
Arsip         : http://bali.lp3b.or.id
Moderators    : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
Berlangganan  : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
Henti Langgan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>

<<application/ms-tnef>>

Kirim email ke