Teman-teman di Milis,
   Dalam hidup ini barngkali ada manfaatnya kita melihat dari segi lain apa yang kita baca, dengar dan lihat, yang membuat kita tertawa. Dadong titiang yang buta huruf, pernah menasihati saya bahwa : ( dalam bahasa asli beliau ) "laughter is the best medicine". Saya terus mengikuti milis ini,  disamping saya ikut menimba ilmu dari para pakar dari segala bidang ilmu, saya mencoba melihat dari sisi lain, mengikuti nasihat dadong titiang. Topik yang dibahas sangat menarik mulai dari lingkungan, PLTGU Pemaron, Cultural Heritage Conservation sampai ke wayang dan telapak raksasa. Menarik, kan? Saya sendiri, bukan seorang pakar, hanya pernah jadi PNS, dan sekarang sedang bermukim di Karawang sambil menyusun tesis : Komparasi goyang Karawang dan Inul.Siapa tahu bisa dapat gelar MGK ( Master of Goyang Karawang ). Pekerjaan sehari-hari sekarang ini adalah mandor bangunan.
    Yang menarik hari ini, sehingga saya sebut JOKE OF TODAY, adalah berita Bali Post tanggal 16 Juli 2003, halaman mulai kolom 5 dengan judul: "Kontraktor PLTGU Protes, Alat Berat Nganggur". Pada bagian lain dari berita ini disebutkan : Bupati Bagiada mewakili Gubernur Bali juga sudah melakukan upacara peletakan batu pertama  empat bulan lalu, tepatnya 14 Maret 2003." ......."Setidaknya terdapat dua hal yang menyebabkan PLTGU Pemaron tak kunjung dimulai, yakni IMB yang belum keluar dan gugatan terhadap keputusan Bupati Bagiada mengenai proyek tersebut masih menjalani proses persidangan di PTUN Denpasar". Kalau kita kaitkan dengan berita lain bahwa pabrik pesawat udara ID ditutup lebih dari 9600 karyawan NGANGGUR. Dan sekarang pengangguran ditambah lagi dengan alat-alat berat PLTGU. Tapi di Pemaron sendiri Penganggur ( maksud saya petani anggur ) justru sedang panen. Konon kabarnya, waktu peletakan batu pertama justru Gubernur Bali ada di Singaraja, untuk tugas lain, kemudian oleh mass media, dikatakan sebagai ngacir ke Denpasar. Sebagai orang awam prosedur, saya jadi tambah bego, IMB yang menjadi wewenang Bupati belum keluar, kok Bupati meresmikan peletakan batu pertama? Kalau kakiang saya pernah mengajari di jaman Londo, kalau sudah ada upacara peletakan batu pertama berarti semua persyaratan perijinan sudah terpenuhi. Barangkali kakek saya yang salah, maklum beliau tuli dan buta huruf.
    Masih dalam berita ini disebutkan juga bahwa "Massa yang mengenakan ikat kepala oranye bertuliskan "PLTGU Okey" ini menurutnya setuju dengan pembangunan listrik di Pemaron". Jadi ternyata  bukan hanya "RCTI yang OKE".
    Ha ..ha .....ha bagaimana komentar rekan-rekan kita di Milis ini? Kalau anda tidak tertawa, barangkali anda perlu konsultasi ke psychiatrist.
     Selamat tertawa.
Nyoman Suwela

Kirim email ke