Saya kira kita samasekali tidak paham, tidak mempunyai otoritas untuk mencampuri keyakinan sebagian orang dengan jalan radikal. Tapi yang terpenting, jika di negara ini atau di planet yang bernama Bumi ini, ada keinginan untuk saling mendominasi (entah siapa mendominasi siapa/entah Amerika, entah kelompok muslim radikal; yang namanya bisa dikarang-karang: JI kek, JO kek,..), apa tidak bisa berantemnya antar yang berkepentingan saja.
Bali ini nggak pernah ingin jadi musuhnya siapa2 kok, kenapa harus dilakukan di Bali, buat menyakiti musuh masing2??? Mau berantem silahkan.....asal jangan di Bali, Bali ini dijadikan tujuan wisata siapa saja kok. Bukan cuman buat orang barat, orang Arab/kelompok muslim manapun kalau mau berlibur di Bali, masyarakat Bali pasti menyambut anda2 dengan senyum manis......, asal jangan bawa BOM, bawa duit buat beli kerajianan bolehlah. Kami2 disini hanya "jualan", kalau kebetulan yang datang kebanyakan orang barat, ya....khan bukan salah orang Bali. Mana kita tahu siapa yang punya uang dan lebih senang berlibur?? Pokoknya datang, ya..dilayani. Kok bisa Amrozy dan teman2 mengatakan bahwa mereka melakukan pengeboman di Bali untuk menyerang kepentingan Amerika. Yang berkepentingan di Bali ya...semua yang mau bisnis di Pariwisata dan ikutannya. Mau dia dari arab, pekalongan, lombok, belanda, amerika, australia,.....silahkan!! Widi --- "Chepy R.Nasution" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Apa hubungannya dengan masalah Bali?. > Chepy Nasution > > -----Original Message----- > From: yyy [mailto:[EMAIL PROTECTED] > Sent: 09 Agustus 2003 9:48 > To: [EMAIL PROTECTED] > Subject: [bali] Arab Dan Islam Radikal > > > dari milis sebelah > > WNI Keturunan Arab dan Islam Radikal di Indonesia > > oleh He-Man > > Tragedi pemboman di Bali kembali memunculkan nama > Abu Bakar Ba'asyr pemimpin Majelis Mujahiddin > Indonesia > yang oleh banyak negara dituding terlibat aksi-aksi > terorisme di > beberapa negara di Asia Tenggara. > > Dalam seminar "Arab dan Islam di Indonesia Dewasa > Ini" > yang diselengarakan PP Muhammadiyah padahari Rabu > 9 Oktober 2002 , pimpinan NU dan Muhammadiyah > menyatakan kekuatirannya akan aksi-aksi radikalisme > Islam yang dipimpin oleh para WNI keturunan Arab di > Indonesia , dari Laskar Jihad yang dipimpin Ja'far > Umar Thalib, Front > Pembela Islam (FPI) dipimpin Habib Rizieq Shihab, > Majelis Mujahidin > Indonesia dipimpin Abu Bakar Ba'asir, dan Jamaah > Ikhwan al-Muslimin > Indonesia dipimpin Habib Husein al Habshi. Pada masa > lalu kita juga > mengenal nama Abdullah Sungkar (alm) WNI keturunan > Arab yang melakukan > sejumlah aksi pemboman di Indonesia.Demikian juga > gerakan tarbiyah yang > dipimpin oleh wni keturunan Arab yang bermukim di > Bogor. > > Begitu pula tokoh-tokoh kunci lapis kedua > gerakan-gerakan Islam radikal > di Indonesia pun mayoritasnya dipimpin oleh > keturunan Arab atau orang > Indonesia alumnus universitas Saudi Arabia , > Presiden PK Hidayat Nur > Wahid misalnya , demikian juga tokoh-tokoh lainnya > seperti Ahmad Fais , > Asmuni , Hambali , Aunur Rofiq Ghufran , Yazid Jawaz > , Abu Haidar , > Natsir Harist dll yang sebagiannya masuk dalam > daftar hitam karena > dicurigai terlibat dalam aksi-aksi terorisme. > > Kalau melihat sejarah pergerakan Islam di Indonesia > , komunitas warga > Arab sejak lama memang menganut sikap eksklusivme > yang berlebihan , > mereka menganggap ras mereka lebih unggul dari orang > melayu .Pernikahan > antara perempuan Arab dengan laki-laki pribumi > sangat diharamkan .Dan > dikalangan masyarakat Arab Indonesia sendiri terbagi > dalam dua kelas > yaitu kelas Sayyid (atau juga biasa dipanggil Habib > ataupun Syarif) yang > merupakan kelas "unggul" karena merupakan keturunan > nabi , dan kelas > "masaikh" atau kelas lebih rendah , pertarungan > antar kelas ini > menimbulkan friksi keras antar warga Arab , warga > Arab dari kelas Sayyid > mendirikan Jamiat'ul Kheir , sementara kelas Masaikh > mendirikan Al > Irsyad , dalam AD/ART Al Irsyad bahkan ditegaskan > bahwa kaum Sayyid > diharamkan untuk bergabung. Di kalangan para sayyid > , pernikahan seorang > sayyidah (perempuan > sayyid) dengan non sayyid apalagi orang ajam/non > Arab bisa berakhir > dengan kematian. > > Pada masa kekuasaan Ottoman masih jaya , kawasan > hejaz dan hadramaut > bisa dikatakan sebagai wilayah tak bertuan , > walaupun secara > administratif berada dalam kekuasaan orang Turki > Ottoman tapi kalangan > Arab disana rata-rata memiliki angkatan perang > sendiri yang seringkali > saling berperang antar mereka sendiri , dan imbasnya > juga terjadi di > Indonesia.Perang antar klan ini sedikit demi sedikit > mulai menghilang > paska kejatuhan dinasti Turki Ottoman. > > Tapi pandangan yang menganggap ras Arab lebih unggul > masih menghinggapi > warga Arab di Indonesia.Masih sangat jarang terjadi > pernikahan antara > perempuan Arab dengan laki-laki ajam/non Arab. > > Paham Islam Radikal di Indonesia > > Paham Islam radikal di Indonesia sebagian besarnya > berorientasi pada > paham Wahaby/Salafy radikal di Timur > Tengah.Gerakan-gerakan yang berdiri > di Indonesia tidak bisa dilepaskan dari tokoh-tokoh > ulama garis keras > timur tengah , mereka yang menentukan hitam putihnya > gerakan.Pemilihan > para tokoh pimpinan kelompok-kelompok fundamentalis > biasanya ditunjuk > langsung dari pusat (timur tengah) bukan pilihan > dari bawah , kaum > fundamentalis dikenal sangat fanatik sehingga mereka > akan 100 % menurut > pada keinginan top leader mereka tanpa membantah . > > Inilah yang menyebabkan kenapa WNI keturunan Arab > ataupun alumnus > universitas di Saudi Arabia yang selalu menjadi > pemimpin gerakan-gerakan > fundamentalis di Indonesia. Paham yang mengunggulkan > ras Arab sangat > kentara dalam gerakan-gerakan fundamentalis di > Indonesia. > > Paham Wahaby dikenal sangat radikal dan cenderung > pada aksi-aksi > kekerasan , sejarah wahaby adalah sejarah penuh > darah dan peperangan , > kaum wahaby dimana pun di dunia akan selalu berusaha > menggunakan > aksi-aksi kekerasan termasuk kepada sesama muslim > demi mendapat > kekuasaan.Dalam sejarah Indonesia , di Sumatera > Barat aksi kekerasan > kaum Wahaby yang menyebut dirinya kaum Paderi > menimbulkan perang saudara > yang kemudian akhirnya dimamfaatkan oleh pemerintah > kolonial Belanda.Di > Saudi Arabia sendiri kekuasaan kaum Wahaby disertai > aksi teror terhadap > kaum muslim penganut aliran sunni-al asy'ariyah yang > bermazhab syafi'i > dan maliki juga kaum syi'ah , demikian juga ketika > kaum Taleban yang > beraliran Wahaby berkuasa di Afghanistan , banyak > warga Syi'ah yang > menjadi korban pembantaian massal , begitu pula > madrasah-madrasah kaum > sunni-maturidy yang mayoritasnya bermazhab hanafi > banyak yang > dihancurkan > > Jadi aksi kekerasan dan teror memang sudah menjadi > watak kaum wahaby , > sehingga tidaklah terlalu mengherankan kalau kaum > wahaby yang dipimpin > oleh para WNI keturunan Arab di Indonesia pun sangat > identik dan > menyukai aksi-aksi teror dan kekerasan baik terhadap > kaum non muslim > maupun pada muslim sendiri yang berbeda aliran. Dua > tersangka pemboman > Bali yang bali ditangkap pun merupakan warga > keturunan Arab yang > bermukim di Solo.Solo dan Jogja merupakan pusat > gerakan Wahaby/Salafy > Indonesia yang berkiblat ke Saudi , selain juga > Bogor yang merupakan > basis kelompok Tarbiyah yang berkiblat pada Ikhwanul > Muslimin Yordania > (yang lebih radikal daripada IM Mesir) .Jadi > tidaklah terlalu > mengherankan kalau sejumlah negara Asing > mengindikasikan Bogor , Solo > dan Jogja sebagai basis teroris , bahkan sejumlah > negara Barat sempat > melarang warganya berkunjung kesana. > > Dari sini kita bisa melihat bahwa gerakan > fundamentalis Islam Indonesia > bukanlah gerakan lokal , tapi merupakan satu > jaringan dengan gerakan > fundamentalis islam dunia , dan peran WNI keturunan > Arab sangat berperan > besar dalam hal ini sebagai penghubung antara > gerakan fundamentalis > Islam di Indonesia dengan kelompok induk mereka di > Timur Tengah > > > -- > === message truncated === __________________________________ Do you Yahoo!? Yahoo! SiteBuilder - Free, easy-to-use web site design software http://sitebuilder.yahoo.com -- Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia. Publikasi : http://www.lp3b.or.id Arsip : http://bali.lp3b.or.id Moderators : <mailto: [EMAIL PROTECTED]> Berlangganan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]> Henti Langgan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
