Dear All, Ada rekan dari Jerman mengomentari PLTGU Pemaron. Salam GW
----- Original Message ----- From: tlengkey <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Tuesday, June 01, 2004 5:59 AM Subject: PLTU Pemaron > Herrnburg, (Germany) 31.05.2004 > > Sebelumnya ijinkanlah dahulu saya untuk memperkenalkan diri, > Nama:. Thomas Lengkey Dipl-.Ing, lahir di Singaraja th 1964. > Pengalaman saya dalam bidang pembangkit tenaga listrik, dapat saya sedikit > utarakan pada waktu kami (KNG_Rostock) membangun pembangkit tenaga listrik > dengan daya sekitar 500 MW pada th 1994, dengan menggunakan air laut sebagai > pendingin. Air Laut di Ostsee (Laut-Utara) ini kadar garamnya tidak tinggi, > walaupun demikian , air laut itu musti di Neutralisir sehingga air > pendingin itu tidak lagi mengandung garam!Jika hal ini tidak diawasi maka > saluran pipa air dari Ostsee sampai ke Turbin akan macet dan rusak dalam > waktu yang singkat. Ini hanya salah satu contoh yang mungkin di Pemaron > belum disosialisasikan. > > Jika seperti yang saya dengar dan baca, bahwa PLTU/PLTD di Pemaron akan > menggunakan air Laut sebagai alat pendingin, maka saya katakan dengan jelas > bahwa ini hanya akan terwujud jika technologi yang dipergunakan sesui dengan > standard technologie yang aktuell. Apalagi kadar garam di daerah kita cukup > tinggi, jika dibandingkan dengan Ostsee. Dan jika memeng betul bahwa > Generator/Turbin yang akan dipakai diPemaron sudah tua, maka hal ini akan > mengundang banyak resiko terhadap lingkungan. Mohon perhatian dan penelitian > yang tinggi. Jika pengelolaan PLTU/PLTG diPemaron dengan keadaan technologie > yang seperti tertulis di BALI IN DANGER, maka sayapun dengan spontan > mengatakan "tidak setuju", mengingat pengalaman dan resiko yang tinggi > terhadap lingkungan! > > Dan pemikiran yang berikutnya, jika proyek ini diresmikan dan nantinya ada > kerusakan yang mempengaruhi lingkungan hidup di daerah Pemaron dan > sekitarnya, siapa yang mau bertanggung jawab?, UU atau pasal-pasal mana yang > bisa menjerat orang-orang yang mengelola Projekt ini? Saya setuju dengan > pembangkit tenagalistrik yang akan dibangun, tetapi musti juga memikirkan > okologie sekitarnya, termasuk masyarakar yang tinggal disekitarnya. Saya > masih ingat bagaimana bisingnya PLTG di Mumbul/dibelakang Kantor Polisi > dahulu. > > > > > > > > > > -- Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia. Publikasi : http://www.lp3b.or.id Arsip : http://bali.lp3b.or.id Moderators : <mailto: [EMAIL PROTECTED]> Berlangganan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]> Henti Langgan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
