Salut, Ini merupakan tantangan bagi sistem pendidikan di Indonesia. Kalau umur 21 tahun sudah tamat S-1, terus dapat beasiswa S-2 dan selesai umur 23, lalu dapat beasiswa S-3 dan menjadi Doktor umur 26, maka umur 27, tidaklah mustahil akan ada Asisten Professor umur 27 tahun di Indonesia.
Kebetulan saya memulai menjadi dosen (Capeg) di UNUD saat umur 22 tahun, kemudian menjadi golongan III/a saat umur 23 tahun. Untuk bisa mengambil beasiswa S-2 minimal saya harus lulus prajabatan yang mana saat itu umur sudah 24 tahun, disumpah sebagai pegawai negeri sipil saat umur 25 tahun. Baru kemudian bisa melamar beasiswa S-2. Saat memulai S-2 di UK umur saya sudah 26 tahun dan tamat PhD umur 29 tahun. Teman - teman dari UK dan luar negeri lainnya masuk umur 21 atau 22 tahun, sehingga tamat PhD umur 24 atau 25 tahun. Kembali ke Indonesia masih dengan jabatan Asisten Ahli. Untuk bisa menjadi Guru Besar minimal jabatannya adalah Lektor. Sedangkan kenaikan pangkat minimal tiap dua tahun. Sehingga saya harus ke jabatan Lektor dulu, baru bisa ke jabatan Guru Besar. Umur 31 jabatan saya Lektor sedangkan umur 33 baru bisa menjadi Guru Besar. Di Indonesia tidak boleh loncat jabatan dari Assiten Ahli langsung menjadi Guru Besar. Yang diperkenankan hanyalah loncat jabatan dari Lektor (tanpa ke Lektor Kepala) ke Guru Besar. Kalau sistem sedikit diubah, rasanya tidaklah mustahil jabatan Guru Besar (Professor) di Indonesia bisa diraih saat umur di bawah 27 tahun. Tapi, apa yang kemudian bisa dilakukan setelah menjadi Guru Besar, nah itu dia yang harus dipantau oleh masyarakat Indonesia. Salam, Wijaya Kusuma =========================================================================== The Balinese believe that three factors are crucial to a person's well-being, happiness and health: Bhuwana Alit which is made up of individual persons (atman), Bhuwana Agung which comprises the universe (prkrti), the supreme God (Hyang Widhi/Paramatman). =========================================================================== ----- Original Message ----- From: Putu Wisma <[EMAIL PROTECTED]> -- Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia. Publikasi : http://www.lp3b.or.id Arsip : http://bali.lp3b.or.id Moderators : <mailto: [EMAIL PROTECTED]> Berlangganan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]> Henti Langgan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
