Skedar Info, untuk yg sering bepergian naik pesawat terbang
Tks
MW
Sent: Thu, 4 Jan 2007 08:06:45 +0700
Subject: FW: Ramalannya meleset 1 hari (Adam Air)


From: Dhiwan Renaldi [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Wednesday, January 03, 2007 9:26 AM
To: 
Subject: Fw: Ramalannya meleset 1 hari (Adam Air)

From: Putu Dedy Awatara 
Sent: Monday, May 01, 2006 8:10 AM 
Cc: Donny Iswahyuwidodo 
Subject: Flying in Indonesia --- DANGER...!!!

Dari milist tetangga .... 
Seorang ekspatriat yang tinggal di Jakarta menulis artikel ini. FYI.

Fear Factor : Flying in Indonesia _ D A N G E R !

Pada waktu saya kembali dari liburan di Bali, saya menggunakan Adam Air 
rute Denpasar - Jakarta. Saya mendengar maskapai yang relatif baru ini 
dari beberapa teman, yang menyebutkan bahwa maskapai ini mempunyai 
pesawat-pesawat yang relatif baru dan diijinkan terbang ke Singapura.

Kedengarannya maskapai ini sangatlah bagus, khususnya jika menyangkut 
masalah tiket sekali jalan yang hanya Rp. 295.000,- yang sedikit lebih 
mahal dari penerbangan "metro-mini" Lion Air. Penawaran ini sangat 
bagus, berdasarkan pengalaman saya tinggal beberapa tahun di Indonesia. 
Tapi kemudian saya mulai berfikir bahwa ini terlalu bagus dan pasti ada 
yang salah dengan semua ini.

Bagaimanapun, saya memutuskan untuk mencoba keberuntungan saya

dan terbang bersama Adam Air, yang ternyata banyak orang juga

berfikir sama karena pesawatnya sudah penuh di booking?

Waktu naik pesawat Adam Air, saya segera melihat bahwa Boeing 737-400 
tersebut, engine cover-nya penuh dengan goresan (scratch), sayapnya 
sangat kotor dan banyak cat-nya yang cacat, pintunya juga terlihat 
sangat tua dan sangat jauh dari ekpektasi saya akan pesawat baru.

Bagaimanapun, saya tetap memutuskan untuk menguji 
level keberanian saya untuk tetap terbang dan masuk 
ke pesawat. Sebagai catatan, saya mencatat kode 
registrasi pesawat PK-KKI (lihat Table Adam Air di bawah).

Sesampainya di Jakarta, saya mencari kode tersebut di database 
penerbangan dan "Pesawat Baru" tersebut pertama kali terbang pada 10 
Desember 1988, yang artinya umurnya sudah 17 tahun, dan kalau 
dibandingkan dengan umur manusia, berarti usianya menjelang 50 tahun.

Dalam catatannya juga disebutkan bahwa pesawat ini 
mempunyai jam terbang yang tinggi, dimana sebelumnya 
digunakan oleh Sahara India Airlines, Sierra 
National Airline dan Air Belgium (pemilik pertama). 
Sungguh merupakan catatan yang menarik untuk sebuah pesawat. 
Sekarang pertanyaannya adalah apakah saya yang 
kurang beruntung sehingga mendapatkan satu-satunya 
pesawat tua di Adam Air, atau apakah semua 
pesawatnya memang tidak sebaru seperti yang saya harapkan?

Mengikuti rasa keingintahuan saya, coba lihat Tabel Pesawat Adam Air 
berikut yang menyajikan informasi umur dari masing-masing pesawat.

No      Registrasi           Penerbangan Pertama 
           Umur

1     PK-KKF 737-200       12-02-1980              
             26

2     PK-KKN 737-200       21-03-1980              
              25 
3     PK-KKQ 737-200      16-01-1981             
>              25 
4     PK-KKJ 737-200       03-02-1982             
>               24 
5     PK-KKL 737-200      12-04-1984             
>               21 
6     PK-KKE 737-300      31-08-1987             
>              18 
7     PK-KKP 737-200      31-05-1988             
>              17 
8     PK-KKH 737-400      11-07-1988             
>              17 
9     PK-KKU 737-300      04-08-1988             
>              17 
10   PK-KKI 737-400       10-12-1988             
>               17 
12   PK-KKD 737-400      22-12-1988               
>              17 
13   PK-KKR 737-300      09-01-1989               
>              17 
14   PK-KKS 737-400      28-01-1989               
>              17 
15   PK-KKT 737-400      05-09-1989               
>              16 
16   PK-KKG 737-400     07-01-1991               
>             15 
17   PK-KKC 737-400     09-01-1992               
>             14 
18   PK-KKA 737-500     10-06-1997

(hanya satu pesawat yang agak aman?? Bagaimana dengan yang lain??)

Melihat tabel tersebut, saya benar-benar beruntung, dimana pesawat 
berumur 17 tahun yang saya tumpangi termasuk yang baru dibandingkan 
dengan pesawat Adam Air lain dengan kode regirtrasi PK-KKN (KKN adalah
singkatan paling 
popular di Indonesia untuk Korupsi-Kolusi-Nepotisme), yang umurnya 25 tahun.

Dibandingkan dengan usia manusia, pesawat ini sama dengan manusia 
berumur hamper 80 tahun dan mungkin sudah memesan tempat di kuburan.

Berdasarkan tabel di atas, kita bisa menghitung umur rata-rata pesawat 
Adam Air, yaitu 18 tahun. Sebenarnya, hanya ada satu pesawat yang 
umurnya kurang dari 10 tahun, dan jika saya tidak salah, ini pasti 
pesawat yang diijinkan mendarat di Singapura.

Jelas, banyak penumpang memilih Adam Air karena 
berfikir tentang pesawat yang baru, padahal armada 
sebenarnya dipenuhi oleh pesawat polesan seperti 
baru (refurbished) dengan hanya satu pesawat yang 
relatif baru, yang digunakan tim marketing  Adam Air 
untuk menciptakan image, atau lebih tepat khayalan, 
tentang terbang dengan pesawat baru. Mungkin 
definisi Adam Air tentang pesawat "baru" adalah definisi untuk 
penerbangan lokal Indonesia, dan mungkin persepsi saya lah yang salah.

Untuk memverifikasi hal tersebut, saya membandingkan umur rata-rata 
pesawat dari beberapa penerbangan di Indonesia, dan inilah Statistik 
Umur Pesawat Penumpang di Indonesia:

Garuda Indonesia                   Umur 10.0 tahun 
Lion Air                                 Umur 17.3 tahun

Adam Air                               Umur 18.1 tahun 
Awair                                    Umur 18.8 tahun 
Merpati                                  Umur 21.6 tahun 
Batavia                                  Umur 23.4 tahun 
Sriwijaya Air                           Umur 23.5 tahun 
Mandala Airlines                     Umur 23.9 tahun 
Bouraq Indonesia Airlines        Umur 25.1 tahun

Mengejutkan! Dengan armada berumur 18 tahun, Adam 
Air menempati urutan ketiga dari armada dengan 
pesawat terbaru di Indonesia. Garuda Indonesia 
memimpin dengan armada berumur 10 tahun.

Hal lain yang sangat mengejutkan adalah Lion Air menempati urutan kedua 
dengan armada sedikit lebih muda, yaitu 17 tahun?? Itu hampir setengah 
kali lebih tua dari armada Garuda Indonesia.

Urutan terakhir ditempati oleh Bouraq Indonesian Airlines, dengan umur 
pesawat 25 tahun, yang memberikan saya ide tentang 
Fear Factor stunt-man "Terbang bersama Bouraq" untuk 
trial & error penyakit ketakutan terbang (flying phobia).

Mandala Airlines menempati urutan kedua dari terakhir. Melihat hal ini, 
saya teringat dengan kecelakaan pesawat Mandala Boeing 737-200 pada 5 
September 2005 yang menelan korban hampir 150 orang. Pada saat kejadian,

pesawat PK-RIM tersebut berumur 24 tahun.

Sebagai pembanding, pesawat Lion Air McDonell-Douglas MD-82 yang 
mengalami kecelakaan di Airport Solo pada 30 
November 2004 dan menelan korban 25 orang, berumur 
20 tahun. Pada laporan terakhirnya, jam terbang 
pesawat tersebut 56,674 jam dan telah melakukan 
pendaratan 43,940 kali! 
Saya pikir bukanlah suatu kebetulan kalo 
pesawat-pesawat yang mengalami kecelakaan berumur 
paling tidak 20 tahun.

Sebagai pembanding, saya mengecek umur rata-rata pesawat dari 
maskapai-maskapai pemilik sebelumnya pesawat Adam Air PK-KKI yang saya
tumpangi.

Blue Panorama Airlines               Umur 11.6 tahun 
Sahara India Airlines                    Umur 10.5 tahun

Sangat menarik ternyata, 11.6 tahun dan 10.5 tahun, yang membuktikan 
bahwa kedua maskapai di atas merasa bahwa pesawat tersebut terlalu tua 
untuk beroperasi, sementara manajemen Adam Air berpikir bahwa 
mengoperasikan pesawat berumur 17 tahun adalah benar-benar tidak 
bermasalah??? SNOBBISH ! But FOOLISH ? (Congkak! Tapi Tolol?)

Mencari di beberapa Koran, saya menemukan beberapa artikel yang bisa 
menjadi kesimpulan dari tulisan ini.

Yang pertama datang dari The Jakarta Post (11 Februari 2006): Sebuah 
pesawat Adam Air Boeing 737-300 yang melayani rute Jakarta-Makasar, 
terpaksa mendarat secara darurat pada hari Sabtu, di bandara kecil 
Tambolaka, Sumba-NTT; disampaikan oleh juru bicara Adam Air. 
Pesawat tersebut berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta Jakarta pada jam 
6:20 a.m. dengan 145 penumpang. 
Pesawat dijadwalkan mendarat di Bandara Hasanuddin Makassar pada jam 
9:25 a.m. waktu setempat.Begitu menurut Suwandi, Supervisor Adam Air di
Makassar.

"Tapi, masalah navigasi membuat pilot Tri Tuniogo kehilangan kontak 
dengan bandara tujuan", ucap Suwandi. 
Pesawat kemudian ditemukan telah mendarat di Tambolaka pada jam 9:45 
a.m. waktu setempat. 
"Tidak ada yang terluka dalam insiden ini", ucap Didik, public relation 
Adam Air Jakarta, yang menambahkan juga bahwa pendaratan darurat 
dilakukan karena kondisi cuaca yang buruk. "Berdasarkan kondisi cuaca,
terjadi badai atau 
hujan lebat yang memaksa pilot untuk mendarat - kami belum mendapat 
informasi lebih lanjut," ucap Didik. Jadi, ini masalah cuaca buruk dan
pesawat 
harus mendarat. Tidak ada yang aneh kan? Sampai Anda baca terbitan 
selanjutnya pada hari Valentine.

Kementrian Perhubungan mengangap Adam Air telah 
melakukan pelanggaran serius dalam pengoprasian 
pesawat, tapi masih memerlukan bukti mengenai 
insiden serius pada sistem navigasi pesawat.

"Ini adalah pelanggaran serius dan yang pertama kali terjadi 
pada penerbangan di Indonesia," ucap Dirjen Perhubungan Udara, Iksan Tatang,

menjawab pertanyaan wartawan pada hari Senin.

Pesawat Adam Air Boeing 737-300 dengan nomer 
penerbangan DHI728, melakukan pendaratan darurat di Tambolaka, Sumba 
Barat-NTT, setelah berputar-putar selama 3 jam karena kegagalan 
navigasi dalam perjalanannya dari Jakarta melewati NTT, dimana 
dirjen mengatakan bahwa pesawat tersebut seharusnya tidak boleh terbang 
karena masih ada pemeriksaan yang tertunda oleh Komite Nasional 
Keselamatan Transportasi (KNKT) dan Direktorat Sertifikasi Kelayakan
Terbang.

Itu sangat menarik! Awalnya insiden ini terjadi karena cuaca buruk, dan 
sekarang karena kegagalan sistem navigasi. Huh?

Saya pikir cerita sebenarnya adalah pelanggaran serius yang dilakukan 
oleh Adam Air.

Untuk Anda ketahui, dua orang teman saya terbang 
dari Manado dengan Lion Air dan pesawatnya mengalami 
permasalahan serius sampai-sampai pramugari 
memerintahkan semua penumpang memakai jaket 
penyelamat. Untungnya penerbangan berakhir tanpa 
insiden, dan tidak ada satu pun Koran yang menulis 
berita tentang kejadian ini. Mungkin karena KKN yang 
saya sebutkan sebelumnya.

Mungkin Anda bertanya-tanya seberapa tua Boeng 
737-300 yang mengalami kegagalan sistem navigasi 
tersebut. Melihat umur armada Boeng 737-300 Adam 
Air, pesawat tersebut pastilah berumur paling tidak 
17 tahun. Mungkin pesawat terlalu muda 3 tahun untuk 
masuk dalam daftar kecelakaan pesawat di Indonesia.

Lihat gambaran keseluruhannya, saya memprediksi 
akan ada paling tidak satu kecelakaan pesawat lagi di Indonesia sebelum 
tahun 2006 berakhir.

Dare you flight with cheap airline...? 
Have a nice flight everyone !!! 
============================================================================
============ 
Selamat bagi para pemenang Minggu-an Netkuis NATAL 2006, kumpulkan poin
terus dan menangkan hadiah setiap minggunya dan Hadiah Grand Prize di akhir
Periode. 
============================================================================
============

------- End of Forwarded Message -------

Dhiwan Renaldi 
email : [EMAIL PROTECTED]
------- End of Forwarded Message -------


--
Open WebMail Project (http://openwebmail.org)

<html xmlns:v="urn:schemas-microsoft-com:vml" xmlns:o="urn:schemas-microsoft-com:office:office" xmlns:w="urn:schemas-microsoft-com:office:word" xmlns:st1="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" xmlns="http://www.w3.org/TR/REC-html40";>

<head>
<DEFANGED_META HTTP-EQUIV="Content-Type" CONTENT="text/html; charset=us-ascii">
<DEFANGED_meta name=Generator content="Microsoft Word 11 (filtered medium)">
<!--[if !mso]>
 <!-- <DEFANGED_STYLE>
v\:* {behavior:url(#default#VML);}
o\:* {behavior:url(#default#VML);}
w\:* {behavior:url(#default#VML);}
.shape {behavior:url(#default#VML);}
 --> </DEFANGED_STYLE>
<![endif]--><o:SmartTagType
 namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="State"/>
<o:SmartTagType namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags"
 name="City"/>
<o:SmartTagType namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags"
 name="country-region"/>
<o:SmartTagType namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags"
 name="place"/>
<!--[if !mso]>
 <!-- <DEFANGED_STYLE>
st1\:*{behavior:url(#default#ieooui) }
 --> </DEFANGED_STYLE>
<![endif]-->
 <!-- <DEFANGED_STYLE>
<!--
 /* Font Definitions */
 @font-face
	{font-family:Tahoma;
	panose-1:2 11 6 4 3 5 4 4 2 4;}
@font-face
	{font-family:Verdana;
	panose-1:2 11 6 4 3 5 4 4 2 4;}
 /* Style Definitions */
 p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal
	{margin:0cm;
	margin-bottom:.0001pt;
	font-size:12.0pt;
	font-family:"Times New Roman";}
a:link, span.MsoHyperlink
	{color:blue;
	text-decoration:underline;}
a:visited, span.MsoHyperlinkFollowed
	{color:purple;
	text-decoration:underline;}
p
	{mso-margin-top-alt:auto;
	margin-right:0cm;
	mso-margin-bottom-alt:auto;
	margin-left:0cm;
	font-size:12.0pt;
	font-family:"Times New Roman";}
span.EmailStyle18
	{mso-style-type:personal-reply;
	font-family:Arial;
	color:navy;}
@page Section1
	{size:612.0pt 792.0pt;
	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt;}
div.Section1
	{page:Section1;}
-->
 --> </DEFANGED_STYLE>
<DEFANGED_META content="text/html; charset=iso-8859-1" http-equiv=Content-Type><DEFANGED_META content="OPENWEBMAIL" name=GENERATOR><!--[if gte mso 9]><DEFANGED_xml>
 <o:shapedefaults v:ext="edit" spidmax="1026" />
</xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><DEFANGED_xml>
 <o:shapelayout v:ext="edit">
  <o:idmap v:ext="edit" data="1" />
 </o:shapelayout></xml><![endif]-->
</head>

<body bgcolor=white lang=EN-US link=blue vlink=purple>

<div class=Section1>

<p class=MsoNormal><font size=2 color=navy face=Arial><span style='font-size:
10.0pt;font-family:Arial;color:navy'>Berikut analisa perilaku adam air dan
airline lainnya di <st1:country-region w:st="on"><st1:place w:st="on">Indonesia</st1:place></st1:country-region>
dalam penggunaan pesawat udara. Analisis ini dilakukan oleh pengguna pesawat
yang kayanya bukan orang penerbangan. Bagus juga koq buat dimengerti. Enjoy &#8230;..<o:p></o:p></span></font></p>

<p class=MsoNormal><font size=2 color=navy face=Arial><span style='font-size:
10.0pt;font-family:Arial;color:navy'><o:p>&nbsp;</o:p></span></font></p>

<p class=MsoNormal><font size=2 color=navy face=Arial><span style='font-size:
10.0pt;font-family:Arial;color:navy'>Sonny<o:p></o:p></span></font></p>

<p class=MsoNormal><font size=2 color=navy face=Arial><span style='font-size:
10.0pt;font-family:Arial;color:navy'><o:p>&nbsp;</o:p></span></font></p>

<div>

<div class=MsoNormal align=center DEFANGED_STYLE='text-align:center'><font size=3
face="Times New Roman"><span DEFANGED_STYLE='font-size:12.0pt'>

<hr size=2 width="100%" align=center tabindex=-1>

</span></font></div>

<p class=MsoNormal><b><font size=2 face=Tahoma><span style='font-size:10.0pt;
font-family:Tahoma;font-weight:bold'>From:</span></font></b><font size=2
face=Tahoma><span DEFANGED_STYLE='font-size:10.0pt;font-family:Tahoma'> Dhiwan Renaldi
[mailto:[EMAIL PROTECTED] <br>
<b><span DEFANGED_STYLE='font-weight:bold'>Sent:</span></b> Wednesday, January 03, 2007
9:26 AM<br>
<b><span DEFANGED_STYLE='font-weight:bold'>To:</span></b> <br>
<b><span DEFANGED_STYLE='font-weight:bold'>Subject:</span></b> Fw: Ramalannya meleset 1
hari (Adam Air)</span></font><o:p></o:p></p>

</div>

<p class=MsoNormal><font size=3 face="Times New Roman"><span style='font-size:
12.0pt'><o:p>&nbsp;</o:p></span></font></p>

<p><font size=2 face="Times New Roman"><span style='font-size:10.0pt'>Asswrwb</span></font><o:p></o:p></p>

<p><font size=2 face="Times New Roman"><span style='font-size:10.0pt'>Semoga
bermanfaat, terutama untuk yang sering bepergian menggunakan pesawat.</span></font><o:p></o:p></p>

<p><font size=2 face="Times New Roman"><span style='font-size:10.0pt'>Wass</span></font><o:p></o:p></p>

<p><font size=2 face="Times New Roman"><span style='font-size:10.0pt'>Dhiwan RH</span></font><o:p></o:p></p>

<p><font size=3 face="Times New Roman"><span style='font-size:12.0pt'>-----Original
Message----- <br>
From: Putu Dedy Awatara <br>
Sent: Monday, May 01, 2006 8:10 AM <br>
Cc: Donny Iswahyuwidodo <br>
Subject: Flying in <st1:country-region w:st="on"><st1:place w:st="on">Indonesia</st1:place></st1:country-region>
--- DANGER...!!! <br>
<br>
Dari milist tetangga .... <br>
Seorang ekspatriat yang tinggal di <st1:City w:st="on"><st1:place w:st="on">Jakarta</st1:place></st1:City>
menulis artikel ini. FYI. <br>
<br>
Fear Factor : Flying in <st1:country-region w:st="on"><st1:place w:st="on">Indonesia</st1:place></st1:country-region>
_ D A N G E R ! <br>
<br>
Pada waktu saya kembali dari liburan di Bali, saya menggunakan Adam Air <br>
rute Denpasar - <st1:City w:st="on"><st1:place w:st="on">Jakarta</st1:place></st1:City>.
Saya mendengar maskapai yang relatif baru ini <br>
dari beberapa teman, yang menyebutkan bahwa maskapai ini mempunyai <br>
pesawat-pesawat yang relatif baru dan diijinkan terbang ke Singapura. <br>
<br>
Kedengarannya maskapai ini sangatlah bagus, khususnya jika menyangkut <br>
masalah tiket sekali jalan yang hanya Rp. 295.000,- yang sedikit lebih <br>
mahal dari penerbangan &quot;metro-mini&quot; Lion Air. Penawaran ini sangat <br>
bagus, berdasarkan pengalaman saya tinggal beberapa tahun di <st1:country-region
w:st="on"><st1:place w:st="on">Indonesia</st1:place></st1:country-region>. <br>
Tapi kemudian saya mulai berfikir bahwa ini terlalu bagus dan pasti ada <br>
yang salah dengan semua ini. <br>
<br>
</span></font><font face=Verdana><span style='font-family:Verdana'>Bagaimanapun,
saya memutuskan untuk mencoba keberuntungan saya </span></font><o:p></o:p></p>

<p><font size=3 face=Verdana><span style='font-size:12.0pt;font-family:Verdana'>dan
terbang bersama Adam Air, yang ternyata banyak orang juga </span></font><o:p></o:p></p>

<p><font size=3 face=Verdana><span style='font-size:12.0pt;font-family:Verdana'>berfikir
sama karena pesawatnya sudah penuh di booking? <br>
</span></font><br>
Waktu naik pesawat Adam Air, saya segera melihat bahwa Boeing 737-400 <br>
tersebut, engine cover-nya penuh dengan goresan (scratch), sayapnya <br>
sangat kotor dan banyak cat-nya yang cacat, pintunya juga terlihat <br>
sangat tua dan sangat jauh dari ekpektasi saya akan pesawat baru. <br>
<br>
Bagaimanapun, saya tetap memutuskan untuk menguji <br>
level keberanian saya untuk tetap terbang dan masuk <br>
ke pesawat. Sebagai catatan, saya mencatat kode <br>
registrasi pesawat PK-KKI (lihat Table Adam Air di bawah). <br>
<br>
Sesampainya di Jakarta, saya mencari kode tersebut di database <br>
penerbangan dan &quot;Pesawat Baru&quot; tersebut pertama kali terbang pada 10 <br>
Desember 1988, yang artinya umurnya sudah 17 tahun, dan kalau <br>
dibandingkan dengan umur manusia, berarti usianya menjelang 50 tahun. <br>
<br>
Dalam catatannya juga disebutkan bahwa pesawat ini <br>
mempunyai jam terbang yang tinggi, dimana sebelumnya <br>
digunakan oleh Sahara India Airlines, Sierra <br>
National Airline dan Air <st1:country-region w:st="on"><st1:place w:st="on">Belgium</st1:place></st1:country-region>
(pemilik pertama). <br>
Sungguh merupakan catatan yang menarik untuk sebuah pesawat. <br>
Sekarang pertanyaannya adalah apakah saya yang <br>
kurang beruntung sehingga mendapatkan satu-satunya <br>
pesawat tua di Adam Air, atau apakah semua <br>
pesawatnya memang tidak sebaru seperti yang saya harapkan? <br>
<br>
Mengikuti rasa keingintahuan saya, coba lihat Tabel Pesawat Adam Air <br>
berikut yang menyajikan informasi umur dari masing-masing pesawat. <o:p></o:p></p>

<p><font size=3 face="Times New Roman"><span style='font-size:12.0pt'><br>
No &nbsp; &nbsp; &nbsp;Registrasi &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;
Penerbangan Pertama <br>
&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Umur <br>
<br>
1 &nbsp; &nbsp; PK-KKF 737-200 &nbsp; &nbsp; &nbsp;
12-02-1980&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;
<br>
&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;26&nbsp;<o:p></o:p></span></font></p>

<p><font size=3 face="Times New Roman"><span style='font-size:12.0pt'>2 &nbsp;
&nbsp; PK-KKN 737-200 &nbsp; &nbsp; &nbsp;
21-03-1980&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;
<br>
&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;25
<br>
3 &nbsp; &nbsp; PK-KKQ 737-200 &nbsp; &nbsp; &nbsp;16-01-1981 &nbsp; &nbsp;
&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; <br>
&gt; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;25 <br>
4 &nbsp; &nbsp; PK-KKJ 737-200 &nbsp; &nbsp; &nbsp; 03-02-1982 &nbsp; &nbsp;
&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; <br>
&gt; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; 24 <br>
5 &nbsp; &nbsp; PK-KKL 737-200 &nbsp; &nbsp; &nbsp;12-04-1984 &nbsp; &nbsp;
&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; <br>
&gt; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; 21 <br>
6 &nbsp; &nbsp; PK-KKE 737-300 &nbsp; &nbsp; &nbsp;31-08-1987 &nbsp; &nbsp;
&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; <br>
&gt; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;18 <br>
7 &nbsp; &nbsp; PK-KKP 737-200 &nbsp; &nbsp; &nbsp;31-05-1988 &nbsp; &nbsp;
&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; <br>
&gt; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;17 <br>
8 &nbsp; &nbsp; PK-KKH 737-400 &nbsp; &nbsp; &nbsp;11-07-1988 &nbsp; &nbsp;
&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; <br>
&gt; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;17 <br>
9 &nbsp; &nbsp; PK-KKU 737-300 &nbsp; &nbsp; &nbsp;04-08-1988 &nbsp; &nbsp;
&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; <br>
&gt; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;17 <br>
10 &nbsp; PK-KKI 737-400 &nbsp; &nbsp; &nbsp; 10-12-1988 &nbsp; &nbsp; &nbsp;
&nbsp; &nbsp; &nbsp; <br>
&gt; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; 17 <br>
12 &nbsp; PK-KKD 737-400 &nbsp; &nbsp; &nbsp;22-12-1988 &nbsp; &nbsp; &nbsp;
&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; <br>
&gt; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;17 <br>
13 &nbsp; PK-KKR 737-300 &nbsp; &nbsp; &nbsp;09-01-1989 &nbsp; &nbsp; &nbsp;
&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; <br>
&gt; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;17 <br>
14 &nbsp; PK-KKS 737-400 &nbsp; &nbsp; &nbsp;28-01-1989 &nbsp; &nbsp; &nbsp;
&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; <br>
&gt; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;17 <br>
15 &nbsp; PK-KKT 737-400 &nbsp; &nbsp; &nbsp;05-09-1989 &nbsp; &nbsp; &nbsp;
&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; <br>
&gt; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;16 <br>
16 &nbsp; PK-KKG 737-400 &nbsp; &nbsp; 07-01-1991 &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;
&nbsp; &nbsp; &nbsp; <br>
&gt; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; 15 <br>
17 &nbsp; PK-KKC 737-400 &nbsp; &nbsp; 09-01-1992 &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;
&nbsp; &nbsp; &nbsp; <br>
&gt; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; 14 <br>
18 &nbsp; PK-KKA 737-500 &nbsp; &nbsp; 10-06-1997 <br>
<br>
(hanya satu pesawat yang agak aman?? Bagaimana dengan yang lain??) <br>
<br>
Melihat tabel tersebut, saya benar-benar beruntung, dimana pesawat <br>
berumur 17 tahun yang saya tumpangi termasuk yang baru dibandingkan <br>
dengan pesawat Adam Air lain dengan kode regirtrasi PK-KKN (KKN adalah
singkatan paling <br>
popular di Indonesia untuk Korupsi-Kolusi-Nepotisme), yang umurnya 25 tahun. <br>
<br>
Dibandingkan dengan usia manusia, pesawat ini sama dengan manusia <br>
berumur hamper 80 tahun dan mungkin sudah memesan tempat di kuburan. <br>
<br>
Berdasarkan tabel di atas, kita bisa menghitung umur rata-rata pesawat <br>
Adam Air, yaitu 18 tahun. Sebenarnya, hanya ada satu pesawat yang <br>
umurnya kurang dari 10 tahun, dan jika saya tidak salah, ini pasti <br>
pesawat yang diijinkan mendarat di Singapura. <br>
<br>
Jelas, banyak penumpang memilih Adam Air karena <br>
berfikir tentang pesawat yang baru, padahal armada <br>
sebenarnya dipenuhi oleh pesawat polesan seperti <br>
baru (refurbished) dengan hanya satu pesawat yang <br>
relatif baru, yang digunakan tim marketing &nbsp;Adam Air <br>
untuk menciptakan image, atau lebih tepat khayalan, <br>
tentang terbang dengan pesawat baru. Mungkin <br>
definisi Adam Air tentang pesawat &quot;baru&quot; adalah definisi untuk <br>
penerbangan lokal <st1:country-region w:st="on"><st1:place w:st="on">Indonesia</st1:place></st1:country-region>,
dan mungkin persepsi saya lah yang salah. <o:p></o:p></span></font></p>

<p class=MsoNormal style='mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto'
defanged_style="MARGIN: 0in 0in 0pt"><span defanged_style="FONT-SIZE: 10pt; FONT-FAMILY: Verdana"><font
size=3 face="Times New Roman"><span DEFANGED_STYLE='font-size:12.0pt'>Untuk memverifikasi
hal tersebut, saya membandingkan umur rata-rata <br>
pesawat dari beberapa penerbangan di <st1:country-region w:st="on"><st1:place
 w:st="on">Indonesia</st1:place></st1:country-region>, dan inilah Statistik <br>
Umur Pesawat Penumpang di Indonesia: <br>
<br>
Garuda Indonesia &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;
Umur 10.0 tahun <br>
Lion Air &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;
&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; Umur 17.3 tahun </span><o:p></o:p></span></font></p>

<p class=MsoNormal style='mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto'
defanged_style="MARGIN: 0in 0in 0pt"><span defanged_style="FONT-SIZE: 10pt; FONT-FAMILY: Verdana"><font
size=3 face="Times New Roman"><span DEFANGED_STYLE='font-size:12.0pt'>Adam Air &nbsp;
&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;
&nbsp; &nbsp; &nbsp; Umur 18.1 tahun <br>
Awair &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;
&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;Umur 18.8 tahun <br>
Merpati &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;
&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;Umur 21.6 tahun <br>
Batavia &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;
&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;Umur 23.4 tahun <br>
Sriwijaya Air &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;
&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; Umur 23.5 tahun <br>
Mandala Airlines &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;
&nbsp; Umur 23.9 tahun <br>
Bouraq Indonesia Airlines &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;Umur 25.1 tahun <br>
<br>
Mengejutkan! Dengan armada berumur 18 tahun, Adam <br>
Air menempati urutan ketiga dari armada dengan <br>
pesawat terbaru di <st1:country-region w:st="on"><st1:place w:st="on">Indonesia</st1:place></st1:country-region>.
Garuda <st1:country-region w:st="on"><st1:place w:st="on">Indonesia</st1:place></st1:country-region>
<br>
memimpin dengan armada berumur 10 tahun. <br>
<br>
Hal lain yang sangat mengejutkan adalah Lion Air menempati urutan kedua <br>
dengan armada sedikit lebih muda, yaitu 17 tahun?? Itu hampir setengah <br>
kali lebih tua dari armada Garuda <st1:country-region w:st="on"><st1:place
 w:st="on">Indonesia</st1:place></st1:country-region>. <br>
<br>
Urutan terakhir ditempati oleh Bouraq Indonesian Airlines, dengan umur <br>
pesawat 25 tahun, yang memberikan saya ide tentang <br>
Fear Factor stunt-man &quot;Terbang bersama Bouraq&quot; untuk <br>
trial &amp; error penyakit ketakutan terbang (flying phobia). <br>
<br>
Mandala Airlines menempati urutan kedua dari terakhir. Melihat hal ini, <br>
saya teringat dengan kecelakaan pesawat Mandala Boeing 737-200 pada 5 <br>
September 2005 yang menelan korban hampir 150 orang. Pada saat kejadian, </span><o:p></o:p></span></font></p>

<p class=MsoNormal style='mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto'
defanged_style="MARGIN: 0in 0in 0pt"><span defanged_style="FONT-SIZE: 10pt; FONT-FAMILY: Verdana"><font
size=3 face="Times New Roman"><span style='font-size:12.0pt'>pesawat PK-RIM
tersebut berumur 24 tahun. <br>
<br>
Sebagai pembanding, pesawat Lion Air McDonell-Douglas MD-82 yang <br>
mengalami kecelakaan di Airport Solo pada 30 <br>
November 2004 dan menelan korban 25 orang, berumur <br>
20 tahun. Pada laporan terakhirnya, jam terbang <br>
pesawat tersebut 56,674 jam dan telah melakukan <br>
pendaratan 43,940 kali! <br>
Saya pikir bukanlah suatu kebetulan kalo <br>
pesawat-pesawat yang mengalami kecelakaan berumur <br>
paling tidak 20 tahun. <br>
<br>
Sebagai pembanding, saya mengecek umur rata-rata pesawat dari <br>
maskapai-maskapai pemilik sebelumnya pesawat Adam Air PK-KKI yang saya
tumpangi. <br>
<br>
Blue Panorama Airlines &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; Umur
11.6 tahun <br>
Sahara India Airlines &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;
&nbsp; &nbsp;Umur 10.5 tahun <br>
<br>
Sangat menarik ternyata, 11.6 tahun dan 10.5 tahun, yang membuktikan <br>
bahwa kedua maskapai di atas merasa bahwa pesawat tersebut terlalu tua <br>
untuk beroperasi, sementara manajemen Adam Air berpikir bahwa <br>
mengoperasikan pesawat berumur 17 tahun adalah benar-benar tidak <br>
bermasalah??? SNOBBISH ! But FOOLISH ? (Congkak! Tapi Tolol?) <br>
<br>
Mencari di beberapa Koran, saya menemukan beberapa artikel yang bisa <br>
menjadi kesimpulan dari tulisan ini. <br>
<br>
Yang pertama datang dari The <st1:City w:st="on"><st1:place w:st="on">Jakarta</st1:place></st1:City>
Post (11 Februari 2006): Sebuah <br>
pesawat Adam Air Boeing 737-300 yang melayani rute Jakarta-Makasar, <br>
terpaksa mendarat secara darurat pada hari Sabtu, di bandara kecil <br>
Tambolaka, Sumba-NTT; disampaikan oleh juru bicara Adam Air. <br>
Pesawat tersebut berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta Jakarta pada jam <br>
6:20 a.m. dengan 145 penumpang. <br>
Pesawat dijadwalkan mendarat di Bandara Hasanuddin Makassar pada jam <br>
9:25 a.m. waktu setempat.Begitu menurut Suwandi, Supervisor Adam Air di
Makassar. <br>
<br>
&quot;Tapi, masalah navigasi membuat pilot Tri Tuniogo kehilangan kontak <br>
dengan bandara tujuan&quot;, ucap Suwandi. <br>
Pesawat kemudian ditemukan telah mendarat di Tambolaka pada jam 9:45 <br>
a.m. waktu setempat. <br>
&quot;Tidak ada yang terluka dalam insiden ini&quot;, ucap Didik, public
relation <br>
Adam Air Jakarta, yang menambahkan juga bahwa pendaratan darurat <br>
dilakukan karena kondisi cuaca yang buruk. &quot;Berdasarkan kondisi cuaca,
terjadi badai atau <br>
hujan lebat yang memaksa pilot untuk mendarat - kami belum mendapat <br>
informasi lebih lanjut,&quot; ucap Didik. Jadi, ini masalah cuaca buruk dan
pesawat <br>
harus mendarat. Tidak ada yang aneh <st1:State w:st="on"><st1:place w:st="on">kan</st1:place></st1:State>?
Sampai Anda baca terbitan <br>
selanjutnya pada hari Valentine. <br>
<br>
Kementrian Perhubungan mengangap Adam Air telah <br>
melakukan pelanggaran serius dalam pengoprasian <br>
pesawat, tapi masih memerlukan bukti mengenai <br>
insiden serius pada sistem navigasi pesawat. <br>
<br>
&quot;Ini adalah pelanggaran serius dan yang pertama kali terjadi <br>
pada penerbangan di <st1:country-region w:st="on"><st1:place w:st="on">Indonesia</st1:place></st1:country-region>,&quot;
ucap Dirjen Perhubungan Udara, Iksan Tatang, <br>
menjawab pertanyaan wartawan pada hari Senin. <br>
<br>
Pesawat Adam Air Boeing 737-300 dengan nomer <br>
penerbangan DHI728, melakukan pendaratan darurat di Tambolaka, Sumba <br>
Barat-NTT, setelah berputar-putar selama 3 jam karena kegagalan <br>
navigasi dalam perjalanannya dari Jakarta melewati NTT, dimana <br>
dirjen mengatakan bahwa pesawat tersebut seharusnya tidak boleh terbang <br>
karena masih ada pemeriksaan yang tertunda oleh Komite Nasional <br>
Keselamatan Transportasi (KNKT) dan Direktorat Sertifikasi Kelayakan Terbang. <br>
<br>
Itu sangat menarik! Awalnya insiden ini terjadi karena cuaca buruk, dan <br>
sekarang karena kegagalan sistem navigasi. Huh? <br>
<br>
Saya pikir cerita sebenarnya adalah pelanggaran serius yang dilakukan <br>
oleh Adam Air. <br>
<br>
Untuk Anda ketahui, dua orang teman saya terbang <br>
dari <st1:City w:st="on"><st1:place w:st="on">Manado</st1:place></st1:City>
dengan Lion Air dan pesawatnya mengalami <br>
permasalahan serius sampai-sampai pramugari <br>
memerintahkan semua penumpang memakai jaket <br>
penyelamat. Untungnya penerbangan berakhir tanpa <br>
insiden, dan tidak ada satu pun Koran yang menulis <br>
berita tentang kejadian ini. Mungkin karena KKN yang <br>
saya sebutkan sebelumnya. <br>
<br>
Mungkin Anda bertanya-tanya seberapa tua Boeng <br>
737-300 yang mengalami kegagalan sistem navigasi <br>
tersebut. Melihat umur armada Boeng 737-300 Adam <br>
Air, pesawat tersebut pastilah berumur paling tidak <br>
17 tahun. Mungkin pesawat terlalu muda 3 tahun untuk <br>
masuk dalam daftar kecelakaan pesawat di <st1:country-region w:st="on"><st1:place
 w:st="on">Indonesia</st1:place></st1:country-region>. <br>
<br>
Lihat gambaran keseluruhannya, saya memprediksi <br>
akan ada paling tidak satu kecelakaan pesawat lagi di <st1:country-region
w:st="on"><st1:place w:st="on">Indonesia</st1:place></st1:country-region>
sebelum <br>
tahun 2006 berakhir. <br>
<br>
Dare you flight with cheap airline...? <br>
Have a nice flight everyone !!! <br>
========================================================================================
<br>
Selamat bagi para pemenang Minggu-an Netkuis NATAL 2006, kumpulkan poin terus
dan menangkan hadiah setiap minggunya dan Hadiah Grand Prize di akhir Periode. <br>
========================================================================================
<br>
<br>
<br>
<b><span DEFANGED_STYLE='font-weight:bold'>------- End of Forwarded Message -------</span></b>
<br>
<br>
<br>
Dhiwan Renaldi <br>
email : [EMAIL PROTECTED]</span><o:p></o:p></span></font></p>

</div>

</body>

</html>

Kirim email ke