om swastyastu,

maafkan saya bila saya telat balas, atau malah belum sempat dibaca, karena 
hari2 terakhir ini komputer saya lagi di set ulang (vista nya saya ganti ke xp 
lagi).

saya masih semangat untuk menolong bali, mungkin lebih tepat bareng2 membuat 
jaringan ...hingga kita bisa saling membantu untuk memajukan bali....entahlah 
dari sisi mana yang kita anggap bisa sedkit kontribusi.

kadang kita perlu keras dan berontak, kadang pula kita perlu lembut untuk 
meredam gejolak yang ada.
semoga saya diijinkan untuk bisa terus semangat.

pikiran saya:
menolong bali/memberdayakan bali identik dengan membuat akses agar ekonomi bali 
bergeliat, mulai dari akar rumput hingga ke penguasa yang punya sistem.
beberapa bupati adalah teman kita/paling tidak pernah dekat dengan kita baik 
langsung maupun tak langsung, modal seperti ini membuat komunikasi akan lebih 
bisa dilakukan.

saat ini kami sedang penjajagan untuk ke arah sana, ....
yang saya masih perlu bantuan adalah jaringan yang bisa saling isi dengan 
sportif dan terbuka, bukan hanya melihat uang semata, namun action yang 
berlandaskan ekonomi untuk rakyat.

misalnya, pembuatan minyak sereh, yang diolah menjadi additive motor bakar 
bensin/solar yang ramah lingkungan., ada pengolahan lahan dengan pupuk yang 
ramah lingkungan, ada pemberdayaan umat untuk membuat penyulingan, ada 
pemasaran, ada pemakai product dll.

ada jaringan ke pusat supermarket untuk pemasaran dengan level qualitas product 
tertentu, ada peternakan dengan pakan alami namun nutrisi tinggi, masih banyak 
ilmu terapan berbiaya rendah namun product berkwalitas tinggi, ada penghargaan 
yang selaras dan sepadan terhadap hasil kerja para peneliti dsb.

bagaimana caranya untuk membangkitkan ini?
adakah bapak2/ibu disini yang punya pengalaman?

semoga saya tak hanya bicara lewat tulisan.
semoga kita diijinkan untuk bisa saling melayani.

shantih,
msm
kompak selalu (walau kita belum ketemu, semoga ada tenaga untuk bisa saling 
percaya dan kerjasama).
salam hormat tyang untuk pak wijaya.....sampai ketemu di center 
denpasar....sekitar kuningan nanti.

  ----- Original Message ----- 
  From: ngurah beni setiawan 
  To: [email protected] 
  Sent: Tuesday, June 19, 2007 6:47 AM
  Subject: [bali] [RE]Re: kompos organik mudah olah dan murah.


        Om Suastiastu...

        Wah..enaknya datang ke kantor pagi-pagi gini bisa cek milis sambil 
denger Puja Tri Sandhya atau widi widiana disamping juga simple plan..hehe..



        ## Bli Suparta

        salam kenal Bli (Btw, nama Bli sama dengan nama sahabat tyang kadek 
suparta yang sekarang di KL).

        Tyang ingat kalo dulu pernah ngobrol2 dengan bapak Tyang tentang pupuk 
organik, karena kebetulan beliau orang peternakan di jembrana. bukan hal ini 
'masalah' atau 'tidak masalah', Tyang justru setuju dengan ide Bli Meranggi.

        Mereka kan sekarang sedang mengembangkan pertanian yang ber-siklus 
(beh, Tyang lupa istilah yang beliau bilang). contohnya ya Biogas dari kotoran 
sapi yang langsung ditampung untuk masak dan ampasnya untuk pupuk kandang. 
ternyata hal itu bukan hal mudah loh...dan tentunya, sangat membantu disaat BBM 
mahal (tapi Tyang berharap harga minyak tinggi ajalah...hehehe)

        ## Bli Meranggi

        begitulah Bli...sekelumit dari Bapak Tyang...ide yang cemerlang.

        Pak Wijaya yang Bli maksud Pak Wijaya Kusuma?? hehehe...kebetulan Tyang 
masih semeton..iya nih, Bli Suma belum tampak juga..





        Rahajeng,

        Ngurah Beni Setiawan
        http://ngurah-setiawan.blogspot.com





          ---------[ Received Mail Content ]----------
          Subject : [bali] Re: kompos organik mudah olah dan murah.
          Date : Mon, 18 Jun 2007 04:02:38 -0700 (PDT)
          From : GBSuparta <[EMAIL PROTECTED]>
          To : [email protected]

          Pak Made Meranggi, Yth 

          Ampura tityang, boya meragukan keinginan dan niat Bapak "menolong" 
petani Bali. 
          Titiang pikir, petani Bali tidak punya masalah soal pupuk organik. 
Sudah tidak banyak petani yang mau bertani di Bali. Kalau pun mau bertani, 
lebih cenderung sebagai sambilan. Hal itu juga melanda di berbagai daerah. 
Istilah mereka ada "musim tanam". Selewat atau sebelum musim itu mereka bekerja 
yang lain. Rutinitas mereka yang bisa diandalkan adalah bertani. Sementara 
untuk bikin pupuk dari sampah organik - tidak mudah. 

          Kalau ingin menolong, sebaliknya anak-anak SMA di Bali dikerahkan 
untuk setiap hari memulung sampah organik di sekitarnya. Lalu, mereka membuat 
pupuk organik di salah satu bagian areal sekolahnya. Tentu ini dikoordinasikan 
dengan Kepala sekolah, Kanwil Diknas, dan Pamong Desa/Kota. Saya pikir akan 
banyak faedahnya, mulai dari jiwa cinta lingkungan, wirausaha, disiplin (buang 
sampah), menghindari aktivitas negatif (ekses pariwisata), dan menghijaukan 
lingkungan sekolah dan daerah sekitarnya. Para orang tua siswa boleh ditawari 
beli pupuk organik. Begitupun siswa boleh bawa sampah organik yang di rumahnya 
ke sekolah untuk diolah. Tentu saja untuk soal membawa sampah dari rumah ke 
sekolah ini perlu wadah khusus. Barangkali dari sini ada ide membuat "kantong 
sekolah khusus sampah organik". Kalau surplus pupuk, pupuknya bisa dibagikan 
(dipendam saja) di sawah masyarakat. Kalau perlu, setiap siswa di rumah, punya 
pengolah sampah kecil, yang kemudian selalu disetor ke sekolah! 

          Denpasar dan hampir semua kota besar di Indonesia akan punya masalah 
dengan TPA (Tempat Pembuangan Akhir). Tetapi, kita juga hendaknya menyadari 
kalau ada SDM yang tersedia cukup banyak dan mudah diajari (relatif terhadap 
petani yang kadang kekeh-jueh :-)), yaitu siswa! 

          Semoga terinspirasi. Suksma 

          Salam, 


          GB Suparta 
          FMIPA UGM Yogya 


          msm wrote: 
          selamat siang. 

          selama ini saya hanya sebagai members yang pasif saja. 
          saat ini saya tinggal di jakarta dan berkeinginan untuk menolong 
petani dibali, tepatnya petani bali untuk mengolah lahannya dengan bantuan 
kompos organik mudah olah dan murah. 

          karena saya bukan orang lapangan, bisakah saya dapat info.....adakah 
seseorang yang bisa saya hubungi agar saya bisa melakukan tujuan saya ini? 

          karena tujuan saya untuk menolong, maka action ini lebih condong ke 
pergerakan sosial dan penyadaran petani ttg pengolahan lahan. 

          semoga saya tidak salah alamat menulis hal seperti ini. 
          semoga kebaikan datang dari segala arah. 

          terima kasih. 
          msm 

          ----- Original Message ----- 
          From: Pan Bima 
          To: [email protected] 
          Sent: Saturday, May 19, 2007 9:49 AM 
          Subject: [bali] Men vs Women 






          Men: 
          1. All men are extremely busy. 
          2. Although they are so busy, they still have time for women. 
          3. Although they have time for women, they don't really care for 
them. 
          4. Although they don't really care for them, they always have one 
around. 
          5. Although they always have one around them, they always try their 
luck with others. 
          6. Although they try their luck with others, they get really pissed 
off if the women leaves them. 
          7. Although the women leaves them they still don't learn from their 
mistakes and still try their luck with others. 

          Women: 
          1. The most important thing for a woman is financial security. 
          2. Although this is so important, they still go out and buy expensive 
clothes. 
          3. Although they always buy expensive clothes, they never have 
something to wear. 
          4. Although they never have something to wear, they always dress 
beautifully. 
          5. Although they always dress beautifully, their clothes are always 
just "an old rag". 
          6. Although their clothes are always "just an old rag", they still 
expect you to compliment them. 
          7. Although they expect you to compliment them, when you do, they 
don't believe you 



          __._,_.___ Messages in this topic (1) Reply (via web post) | Start a 
new topic 
          Messages 
          *** 

          Woww, asyiknya berkumpul lagi dan cerita-cerita di milis IA-ITB ! 
          Tunggu apalagi, segera ajak alumni ITB lain bergabung! :-) 
          Tolong minta mereka email ke [EMAIL PROTECTED] 


          Members: 3,786 Updated: 1 May 2007 
          
---------------------------------------------------------------------- 
          *** IA-ITB *** 
          - Merajut komunitas alumni ITB - 
          Persahabatan, Iptek, Desain, Seni, Bisnis, & Kesejahteraan 
          http://groups.yahoo.com/group/IA-ITB 

          Managed by: IA-ITB, ITB & 99Venus Int'l (http://99Venus.net ) 
          
---------------------------------------------------------------------- 

          Tips: Setting cara terima (message delivery) jika merasa banjir email 
          1. Email [EMAIL PROTECTED] untuk terima kumpulan (digest) email 
          2. Email [EMAIL PROTECTED] untuk terima normal (Individual emails) 



          Change settings via the Web (Yahoo! ID required) 
          Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch 
format to Traditional 
          Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe 

          Recent Activity 

          17 
          New Members 

          Visit Your Group 
          SPONSORED LINKS 

          Surabaya indonesia hotel 
          Surabaya hotel indonesia 
          Jakarta indonesia 
          Hotel jakarta indonesia 
          Surabaya indonesia 

          Best Mascot 
          Original or Cool 
          Play the Bix.com 
          faceoff to see! 

          Yahoo! Music 
          Free trial 
          All you can eat 
          music for $6/month 

          Yahoo! Avatars 
          Create a Face 
          Show your style in 
          Messenger & more. 



          . 


          __,_._,___ 


          -- 
          Gde Wisnaya Wisna 
          Jl.Dewi Sartika Utara 32A 
          Singaraja-Bali 


          --------------------------------- 
          Looking for a deal? Find great prices on flights and hotels with 
Yahoo! FareChase. 



  pi = 3.14 
  love just like 'pi'...it's natural, irrational and very important


------------------------------------------------------------------------------

  Want to change your life? Find the perfect job with Lycos Jobs.
  Career Advice. Job Resources & Recommendations.
  Post your resume & find a job match! 
  -- Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia. Publikasi : 
http://www.lp3b.or.id Arsip : http://bali.lp3b.or.id Moderators : Berlangganan 
: Henti Langgan : 

Kirim email ke