Rekan Vieb, trims infonya.
Untuk itu "mari kita rebut kembali" karena Korea. Merebut kembali sesuai
peraturan lokal, sektoral, nasional dan internasional mesti pakai technical
barriers. Di sana masih ada Koperasi Karyawan dan Captive Power yang harus kita
bantu kan?
Kata orang tua, pendidikan nasional Indonesia pasti sadar bahwa Kopeasi itu
bukan UKM dan modalnya bukan uang tapi moral dan etika. Sekarang, apa arti nama
baik Korea bagi United Nations dan bagi Asia Pacific Cooperatives dan bagi UN
Climate Change Conference di Bali mendatang??
Bukan Panca Sila dan Bhineka Tunggal Ika saja, tapi dimana Garuda nya Panca
Sila saat ini??? Saya mempertahankan satu satunya kekayaan intelektul yang
kelak ber trademark Garuda Panca Sila yang berupa cooperative CHP. Terahkir,
awal Januari 2007 saya memberikan presentasi disana di depan karyawan nya.
Mereka dengan jongkok memahami presentasi saya tanpa kursi. Tapi mereka sudah
berani memberikan presentasi kepada sekolah tinggi teknik mesin dan teknik
elektro seta ICT.
Saya yakin Koperasi Korea pasti mau bantu Koperasi Indonesia, demi future
cooperative networking. Tapi mohon harus dari daerah dan bukan dari pusat. Saya
hanya ingin mengumpulkan credit point semata untuk kenaikan jabatan dari
national planner menjadi international planner.
Juga kepentingan saya yang lain adalah mengangkat koperasi irigasi subak, sudah
punah kah???
Akhirnya cita cita saya yang paling rendah adalah merebut kembali hilangnya 16
bank di Indonesia (semenjak IMF Nov 1997) menjadi Cooperative Bank.
Semoga Bali dapat menjadi kampung halaman untuk UNFCCC tgl 3-14 Des 2007. Amiin
Tjahjo
Asana Viebeke Lengkong <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Sebenarnya Bali udah
tenggelam dengan semua pembangunan-pembangunan yang arogan, tidak mengikuti
aturan perda yang berlaku.
Kalau cuma mau tunggu sampai 2030 ya kelamaan.
Untuk Info: BALI NIRWANA RESORT sudah terjual, investornya Korea laku Rp.500
milyar (murah kali ya)
Kalau soal pembangunan kita memang tidak mempunyai kekuatan apa2,
masyarakatnya pun tidak kecuali kalau kompak bersatu, tapi kalau ada 1 saja
yang berpihak.. ya sudah kuat lagi.
Pembangunan yang terjadi di Wilayah mana pun di Bali, kalau diteliti betul
apakah sudah sesuai dengan aturan....ya kalau tidak investor akan bernegosiasi
dengan pemerintah atau dengan desa.
Contoh: Bali Outriger yang ada di pantai double 6, Legian, itu bermula
dengan main potong pohon camplung yang ada sampai masyarakat marah sekali
sampai ada demo segala ke ketua LPM nya.... karena dia yang memberikan ijin
secara lisan boleh memotong pohon camplung yang umurnya sudah puluhan tahun
mungkin ratusan.... kemudian tidak ada berita lagi; tapi kemudian ternyata
nego demi nego, desa menerima pembayaran 800 juta dari investor yang di cicil
selama 40 bulan @ Rp.50.000.000; jadi kita mau ribut juga apa gunanya...
sedangkan pembangunan yang jelas2 tidak sesuai dengan konsep pembangunan Bali
bisa saja di ganti dengan nilai uang yang sebenarnya kalau di hitung jumlah
yang diterima tidak seberapa..... jadi AT WHAT COST kita nego nego sedangkan
banyak sekali kerugian yang akan di tanggung nantinya.....
Ada bangunan apartemen yang sedang berlansung di pantai Seminyak di depan
Gado-Gado, menjulang tinggi di permukaan pantai.... tidak sesuai dengan konsep
pembangunan Bali juga.... LOLOS dan ternyata desa menerima sekitar 1,5
milyar... jadi semua boleh saja asal bayar....ke desa lagi. Jadi berarti
masyarakatnya juga setuju saja kan karena pastinya kan lewat paruman desa
keputusan itu di ambil.......
Berapa sih artinya 800 juta atau 1,5 milyar kalau taruhannya adalah
sustainable living itu sendiri? Tapi kemudian saya berpikir lagi, apa kita
harus tetap ribut untuk memperjuangkan sesuatu yang AWAM/ALIEN di cara pandang
dan berpikir masyarakat? Padahal aturannya jelas sekali, bangunan yang
bagaimana yang bisa di bangun dan lain2nya...
Apa Desa punya strategi kedepan serta perhitungannya dan kemudian di eja
sebagai kalau kita punya duit kita akan sejahtera semua karena ada planning
yang pasti untuk kesejahteraan warganya.... Mungkin saja kan tapi karena tidak
transparan jadi kita nggak pernah tau....
nggak ada yang salah ya.... kita tinggal tunggu saja... Kalau Loloan Yeh Poh
kemudian jadi di reklamasi ya karena ada nego nego duit... karena kenyataannya
memang uang sudah beberapa kali di tawarkan kepada tokoh tokoh banjar.... tapi
karena belum rata semua dan masih di lihat oleh masyarakat tempat sebagai
tempat suci dan secara lingkungan adalah daerah limitasi/konservasi....
masyarakat masih banyak yang mempertahankan status itu.... atau NYI RORO KIDUL
belum rela aja kali..... hehe
Jadi kita sudah tidak tau lagi suara siapa yang perlu di dengar... aspirasi?
apa masih ada aspirasi? Masyarakat tentunya pikir kalau Pemerintahnya boleh
mungut dari investor... kenapa masyarakat nggak boleh juga.... kalau
investornya tinggal hitung saja modal dan margin keuntungannya... kalau
bisa... KENAPA TIDAK.... yang penting untung... kan WIN WIN katanya... dia
dapat saya dapat semua dapat....
KITA BELUM DAPAT... TINGGAL MAU ATAU NGGAK NYA AJA.... TINGGAL NEMPEL AJA
DENGAN YANG MAU DAPAT YA PASTI DAPAT JUGA.... TINGGAL NEGO NEGO SAJA BLI....
Kita perlu observasi dan tidak cukup sekedar berdebat dan berpendapat soal
Bali tenggelam, tapi ada banyak factor pendamping dan pengikut yang perlu di
pertimbangkan dan perlu sebuah inovasi berpikir untuk memperjuangkan banyak
hal yang tidak dipahami oleh masyarakat secara menyeluruh.... cause YOU AND I,
WE ARE CHILDREN OF THE LESSER GOD... masih jauh dari konsep, kenyataan dan
solusi.....
Selamat berjuang, Viebeke
----- Original Message -----
From: CHPStar
To: [email protected]
Sent: Monday, August 27, 2007 1:14 PM
Subject: [bali] Re: Kembali tenggelam
Ben?
Saya lagi bikin surat ke ITB sang kira kira isinya begini:
Kepada Yth:
Bapak Prof Dr. Ir. Djoko Santoso, MSc
Rektor
Rektorat Institut Teknologi Bandung
Jalan Surapati No. 1. Bandung
Perihal: Kerjasama Pemerintah dan Ilmuwan untuk Intellectual Property
Development
Sehubungan dengan:
Penugasan Bapak Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral R.I. kepada kami
untuk memberikan Alternative bagi Baseline i) Program Energi Pedesaan dan
ii) Program Listrik Pedesaan. Alternatif yang akan dihasilkan adalah
Cooperative CHP (combined heat and power)
Hasil Konvensi Kampus V, Forum Rektor Indonesia (Rekomendasi dan
Deklarasi) http://www.itb.ac.id/focus/144
2nd Asian Physics Symposium, oleh FMIPA ITB tanggal 29 30 November
2007 di Grand Aquila Hotel, Bandung http://www.aps2007.org/
United Nations Climate Change Convention tanggal 3 s/d 14 Desember 2007
di Bali http://unfccc.int/meetings/cop_13/items/4049.php
2nd Asia Pacific Conference on Art, Science, Engineering and Technology
oleh Masyarakat Sistem Kendali Indonesia tanggal 19 22 Mei 2008 di Solo
http://www.masdali.org
dll
dengan ini kami mengharapkan adanaya Kerjasama Pemerintah dan Ilmuwan
untuk Intellectual Property Development yang diprakarsai oleh Institut
Teknologi Bandung (ITB) dan Asosiasi Perencana Pemerintah Indonesia (AP2I).
Rencana yang perlu disusun bersama adalah hal hal substantive berikut:
Mengangkat Combined Heat and Power Technology menjadi Cooperative
Technology (berdasarkan pemanfaatan captive power di Bali Nirwana Resort
di Bali)
Merencanakan Reliability Projects
Merencanakan Program Strategis untuk R&D Infrastructure
Merencanakan Kebijaksanaan Intellectual Property Development
Memperingati 62 Tahun Hari Ketenagalistrikan Nasional tanggal 27
Oktober 2007 di Kampus ITB
Sebagai bahan pertimbangan administratif, kami sampaikan foto copy Surat
Sekretaris Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/ Sekretaris Utama
Bappenas nomor: 7617/ Ses/ 12/ 2006 tanggal 26 Desember 2006.
Sehubungan dengan hal tersebut kami sangat mengharapkan komunikasi lebih
lanjut.. Atas perhatian Bapak Rektor, kami sampaikan terima kasih.
mohon kesiapan ya!
Terimakasih, Tjahjo
ngurah beni setiawan <[EMAIL PROTECTED]> wrote: P { MARGIN-TOP: 0px;
MARGIN-BOTTOM: 0px } milis ini sepi ya
beberapa hari terakhir...
biar ga tenggelam seperti (kembali) berita bali post hari ini
bahwa 24 Pulau sudah Tenggelam
Menhut: Bali akan Terus Mengecil ----
saya masih bertanya2...apa ya bener hal ini? jangan sampe
kita ketar ketir duluan tapi ternyata...
terutama pernyataan "bali akan terus mengecil"
saya jadi ingin tanya nih, data mereka seperti apa? kok
bisa ambil kesimpulan seperti itu ya?
Rahajeng,
Ngurah Beni Setiawan
---------[ Received Mail Content ]----------
Subject : [bali] Re: KUTA DAN SANUR DI PREDIKSI TENGGELAM
Date : Sun, 19 Aug 2007 17:58:50 -0700 (PDT)
>From : CHPStar <[EMAIL PROTECTED]>
To : [email protected]
Dear rekan Widi,
Ternyata pertanyaanya mendasar apakah "renewable energy" dan
sosialisasinya. Gimana kalau pertanyaanya saya perjelas jadi
"renewable systems" daripada "sustainable systems". Jadi fokus
pada "systems" yang nasional kan?
Mohon pendapat.
Asana Viebeke Lengkong wrote:
Naaaa gitu dong di pancing keluar deh....
Itu yang ingin di dengar kita semua dan perlu di dengar oleh kita
semua,
banyak yang tidak paham akan renewable energy (termasuk
geothermal) yang
perlu di sosialisasikan lebih terbuka.....dan perbandingannya.....
Widi juga perlu ingat akan pentingnya pemahaman bahwa masyarakat
kita masih
sangat membutuhkan pendidikan yang sederhana dan masuk akal dan
perlu
dipertimbangkan disegala proyek yang dibangun apalagi untuk
kepentingan
semua
Kita masih sebatas rebutan tanah.....air........
MERDEKA! apapun katanya AKU TIDAK MALU JADI ORANG
INDONESIA............
makasi.... vieb
----- Original Message -----
From: "nimade widiasari"
To:
Sent: Friday, August 17, 2007 12:58 AM
Subject: [bali] Re: KUTA DAN SANUR DI PREDIKSI TENGGELAM
> Dear friends,
>
> duh sorry bukannya kebentur kepentingan mbok, waktunya
> yang benar-benar mepet....karena mesti ngurus Blue
> Point juga. Tiang sendiri yakin, segala kegiatan yang
> berhubungan dengan Renewable Energy (termasuk
> geothermal) adalah memang dimaksud untuk meminimalkan
> Dampak pemanasan global.
> Yang jadi masalah adalah kepentingan politis melewati
> kepentingan teknis dan digiring ke masalah kesakralan.
> Logikanya kok bikin listrik yang jauh dari pura
> disebut merusak kesakralan, buat hotel yang lekat
> dengan "ësek2" dimana bersebelahan dengan pura besar
> ndak masalah tuh.
> Masalah kesewenang-wenangan Media, udah menjadi cerita
> usang. Pers can do no wrong....
> Saya dan teman-teman dari Annapolis sebenarnya
> berminat banget mengikuti acara di Desember tersebut.
> Tapi dengar-dengar di pihak Indonesianya belum siap
> dana, dan masih ketar-ketir....(mohon konfirmasi).
> Kalau sudah ada kepastian, kami berminat mendaftar
> jadi peserta. serius nih...!
> Kalau buat kegiatan2 diskusi dll, pan Bima sajalah
> sekarang yang jadi koordinator. he3.....
> Waktu Erin Brokovich dulu itu datang, mbok Vieb khan
> juga salah satu selebnya....Makanya aku kapok foto
> bareng Erin dan mbok Vieb, tiba2 aku jadi pendek
> banget.....he3.....maksudnya baru kerasa pendek.....
> Wah udah pagi ternyata nih....., bye for now...
>
> Cheers: Widi
>
>
>
>
>
>
>
> --- CHPStar wrote:
>
>> Giman P Wis?
>>
>> Ada permintaal lokal bahwa:
>>
>> ....kita buat semacam local movement, seminar,
>> roadshow semacamnya..... LP3b gimana saya siap.....
>> jadi kalau di conference kita juga bisa
>> berparticipasi aktif.....
>>
>> Sebagai permintan nasional, saya baru dapat
>> petikan Pidato Kenegaraan Presiden RI hari ini
>> dengan cuplikan berikut:
>>
>> Terkait dengan isu-isu global, Pemerintah menaruh
>> perhatian yang sangat besar terhadap masalah
>> lingkungan hidup terutama pergantian iklim yang
>> menyebabkan pemanasan bumi. Pemanasan global adalah
>> masalah kita bersama. Pada tanggal 3-14 Desember
>> 2007 yang akan datang, insya Allah, kita dipercaya
>> menjadi tuan rumah penyelenggaraan United Nations
>> Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) yang
>> akan diikuti oleh 180 negara. Sebagai tuan rumah,
>> kita ingin menunjukkan pada dunia internasional,
>> bahwa Pemerintah Indonesia memiliki perhatian dan
>> gagasan untuk menyelamatkan kehidupan umat manusia
>> dari pengaruh perubahan iklim global. Kita juga
>> menginginkan lahirnya gagasan baru, pasca Kyoto
>> Protocol, yang lebih adil dan diterima semua pihak.
>>
>> Nah, tunggu apa lagi ya?
>>
>> Salam, Tjahjo
>>
>>
>> Asana Viebeke Lengkong wrote:
>> Wah seru juga tuh Mas Tjahjo, 3 tahun yang
>> lalu UN juga mengadakan conference di Bali masalah
>> lingkungan.... dan saya di undang oleh Kementerian
>> Luar Negeri, dan disana special bertemu dengan
>> Brokovich....
>>
>> P Wis juga ada saya minta untuk datang.....
>>
>> Memang sudah ada dari sejak 4 bulan yang lalu
>> masalah global warming oleh Greenpeace.... malahan
>> ada diskusi segala....
>>
>> Bagi saya yang penting adalah kesiapan masyarakat
>> atau masyarakat di persiapkan untuk menghadapi
>> dampaknya dan bagaimana berpartisipasi untuk
>> antisipasi....
>>
>> Mungkin baik juga ya kalau kita buat semacam local
>> movement, seminar, roadshow semacamnya..... LP3b
>> gimana saya siap..... jadi kalau di conference kita
>> juga bisa berparticipasi aktif.....
>>
>> Kita bahas lagi deh sama sama....
>>
>> Widi biasanya sangat aktif tetapi terbentur dengan
>> kepentingan karena dia juga ada di Bali Energy di
>> Bedugul.... padahal maju saja lah Widi dengan
>> pengetahuan kan kita bisa berdiskusi.....
>>
>> Aku bukan orang teknik, tambah lagi begonya....
>> paling nggak ngeri deh kalau denger temen2 itb...
>> hebat hebat.....
>>
>> vieb
>> ----- Original Message -----
>> From: CHPStar
>> To: [email protected]
>> Sent: Thursday, August 16, 2007 4:30 PM
>> Subject: [bali] Re: KUTA DAN SANUR DI PREDIKSI
>> TENGGELAM
>>
>>
>> Rekan Vieb apa kabar?
>>
>> Sehubungan dengan issu yang dimaksud, saya ingin
>> menginformasikan bahwa pada tanggal 3 - 14 Desember
>> 2007 nanti (masih lama ya?) Bali akan menjadi tempat
>> United Nations Climate Change Conference tepatnya
>> sebagai ling berikut:
>>
>> http://www.unfccc.int/meetings/cop_13/items/4049.php
>>
>>
>> disediakan juga "some useful links for more
>> information about Indonesia"
>>
>> Yang perlu kita sadari adalah, apakah Masyarakat
>> Bali juga sudah dilibatkan secara aktif? padahal
>> kita dimilis ini berusaha mengangkat masalah climate
>> change yang sudah berupa energy efficiency dan
>> renewable energy !
>>
>> Selain internasional, masalah yang lebih serius
>> adalah .. adakah kepentingan nasional, sektoral dan
>> local yang akan diperjuangkan bersama.????
>>
>> Dahulu ada ini www.baliprepcom.org
>> Sekarang akan ada itu www.unfcccbali.org
>>
>> Kita dengar dari rekan yang lain untuk kesiapan dan
>> bertemu di acara UN Bali tersebut. Kenapa tidak?
>>
>> Salam, Tjahjo
>>
>> Asana Viebeke Lengkong wrote:
>> menggugat kan bukan selalu dengan gaya yang
>> biasanya..... menggugat pun dapat di lakukan dengan
>> peneguran yang eling lan waspodo......
>>
>> Tapi yang jelas banyak orang takut dan merasa
>> tidak tenang dan terancam.. juga mengganggu
>> tourism.....
>>
>> Mungkin lebih tepat kita menggunakan nalar bebas
>> untuk tidak menintimidasi orang lain... apalagi
>> dengan kekuasaan media....
>>
>> kan nggak apa kalau bisa saja mereka minta maaf
>> kan itu bentuk dari kontrol publik juga.....
>>
>> kita juga tidak ngomong soal menang atau kalah
>> sekarang ini tetapi bagaimana kita berusaha untuk
>> menggunakan etika ... coba saya kutip sedikit ya :
>>
>> Kelompok2 tentuya membangunan tantanan sosial tak
>> resmi untuk mengambil keputusan2 bersama dan patokan
>> perilaku tentulah di perlukan, sekalipun patokan itu
>> hanya sedkit lebih baik daripada semacam saling
>> mengerti yang timbul dalam suatu keluarga besar -
>> gagasan bahwa tindakan tertentu bisa di terima atau
>> tidak. Semakin besar kelompok itu, semakin kuat
>> patokan tersebut. Satu2nya cara memelihara
>> persatuan adalah dengan suatu sistem pengaturan atau
>> pamong dengan serangkaian hukum berdasarkan
>> moralitas. Apa yang dipikir oleh rakyat, sebagai
>> kesatuan, menjadi penting dari karena itu 'pendapat
>> umum' harus dihormati.Suatu patokan eika baruslah
>> menegaskan mana yang bisa atau tidak bisa diterima
>> secara sosial.....
>>
>> Agar kelompok makmur, nalar menuntut supaya
>> patokan etikanya mengendalikan sekurang-kurangnya
>> kekerasan fisik, hak milik, hubungan kelamin, dan
>> KOMUNIKASI.
>>
>>
>>
>> Itu saja... jadi saya melihat bahwa ternyata
>> memang kita secara kelompok kecil tidak berdaya
>> untuk mencoba membenahi unsur etika itu tadi...
>> apalagi kalau sudah berbau intimidasi.... wah berat
>> juga ya.....
>>
>> Saya berpendapat bahwa Media adalah alat pendidik
>> maka apa saja yang ditulis harus punya bobot design
>> yang memberikan instruksi yang cermat. Karena
>> apabila berita yang ditulis itu mengandung suatu
>> instruksi, maka instruksi tersebut perlu untuk di
>> observasi agar dapat di pertanggung jawabkan dan
>> diterapkan....
>>
>> Ya memang kita masih BELAJAR UNTUK TIDAK SE MENA
>> MENA..... apa boleh buat....
>>
>> makasi....
>>
>> vieb
>> ----- Original Message -----
>> From: yayasan dbp
>> To: [email protected] ; [EMAIL PROTECTED]
>> Sent: Thursday, August 16, 2007 3:16 PM
>> Subject: [bali] Re: KUTA DAN SANUR DI PREDIKSI
>> TENGGELAM
>>
>>
>> dear,
>>
>> wah, menggugat bali post, ?????? boro2 akan
>> menang... ini bukan hal baru. ya .... paling2
>> jawabannya hanya akan menyebut nara sumber dan
>> akhirnya minta maaf .... untuk apa.
>>
>> sekarang kita harus meningkatkan rasa eling lan
>> waspodo, bukan begitu ????/
>>
>> salam,
>> wayan suardika
>>
>> Asana Viebeke Lengkong <> wrote:
>> Media Balipost hari ini beritanya hebat
>> ya.... seperti men teror saja.....
>>
>> Saya tidak mengerti bagaimana Media Balipost
>> menalarkan dan memberitakan hal yang sadar atau
>> tidak sadar sudah mengintimidasi masyarakat Bali.
>>
>>
> === message truncated ===
>
>
>
>
>
> ____________________________________________________________________________________
>
> Choose the right car based on your needs. Check out Yahoo! Autos
> new Car
> Finder tool.
> http://autos.yahoo.com/carfinder/
>
> --
> Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia.
>
> Publikasi : http://www.lp3b.or.id
> Arsip : http://bali.lp3b.or.id
> Moderators :
> Berlangganan :
> Henti Langgan :
>
>
--
Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia.
Publikasi : http://www.lp3b.or.id
Arsip : http://bali.lp3b.or.id
Moderators :
Berlangganan :
Henti Langgan :
---------------------------------
Need a vacation? Get great deals to amazing places on Yahoo!
Travel.
pi = 3.14
love just like 'pi'...it's natural, irrational and very important
---------------------------------
Looking for the Hottest New Ringtones?
Find them at Lycos Mobile. Get 10 Bonus Tones today!
-- Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia. Publikasi :
http://www.lp3b.or.id Arsip : http://bali.lp3b.or.id Moderators :
Berlangganan : Henti Langgan :
---------------------------------
Be a better Globetrotter. Get better travel answers from someone who
knows.
Yahoo! Answers - Check it out.
---------------------------------
Take the Internet to Go: Yahoo!Go puts the Internet in your pocket: mail, news,
photos & more.