Dear Vieb,

Wah unresolved issues nya banyak ya saya berkali kali baca berita mu.  Case 
study yang  bagus. 

Benar kita seolah olah masih cari cari konsep. . . . padahal kita terlibat 
langsung / tdk langsung pada  progres dari Climate Change. Jelasnya, Climate 
Change adalah Reformasi Struktural - Total. Masalah nya ternyata keandalan 
reformasi total ternyata semakin menurun walupun melambat. Berat ya? karena 
kita harus merubah pikirannya orang.  Inilah kenapa kita mesti mulai dengan 
Koperasi (dalam arti kumpulan orang).

Koperasi bisa berupa kumpulan manusia minder tiadak apa. Tapi yang penting  
cooperative learning dan networking nya . Nah inilah kekuatan mu, Vieb. Cuma 
masalah nya kan pelajaran pendidikan koperasi harus diimplementasikan. Kalau 
teorinya salah yah harus diperbaik. Apa yang dilakukan Vieb ternyata kelak akan 
ada teori koperasi. Ternyata Vieb telah melakukan selangkah didepan zaman . . . 
. ini lah kenyataan yang tidak disenangi oleh pejabat tinggi pemerintah karena 
mendahului kebijaksanaan.

Posisi Climate Change. Pemerintah dan DPR sudah meratifikasi segala ketentuan 
menjadi undang undangan. Tapi apakah Pemerintah dan DPR benar benar menguasaii 
tentang climate change? Tapi kita tidak boleh mendahului.Sementara itu UN ingin 
mendengar progres Indonesia (maklum karena climate change terinspirasikan dari 
Pembangunan Nasional Jangka Panjang I dan II, keruntuhannya dan kebangkitannya. 
Nah, sekali lagi apabila bikin conference harus yang fantastic bagaimana 
Pemerintah dan Perguruan Tinggi duduk sama tinggi melihat fokus kebawah, 
melihat apa yang sedang Vieb lakukan.  Ternyata  bermanfaat buat kepentingan  
Pemerintah  dan juga  kepentingan  Perguruan Tinggi. 

Refleksi UNFCCC kan sering saya bilang ada di Bali Nirvana Resort, artinya 
apakah kita boleh merencanakan surga? Apakah perencanaan dapat salah? Siapa 
perencana nya? Banyakkah keterlibatan internasional? Nah saya akhirnya sudah 
jadi Perencana Pemerintah di saat pembagunan nasional sedang mogok..

Ini cuma tanya tentang qualitas manusia. Masih banyak kah manusia berqualitas 
di Bali? Vieb, alternatif sesuai bahasamu kan ya tetap kerja sama sama gotong 
royoang koperasi kemitraan yang sistematis dan normatif serta bersemangat. 
Teknisnya apakah itu sektor sapi, babi, produksi, distribusi dll tidak ada 
masalah sepanjang Koperasi nya Nyata. Vieb, tolong deh kamu keluar negeri 
sebentar melihat apabila disana tidak ada koperasi pasti persis seperti 
Indonesia.. Di negara maju Koperasi itu tidak perlu gembar gembor tapi disegani 
karena ber etika dan ber moral. Kapan ya Indonesia menjadi negara yang 
cooperative?

Sementara segini dulu. Saya lagi siap siap "rapat" ke fakultas hukum 
Universitas Trisakti membawa masalah Koperasi. Bantu ya????

Salam, Tjahjo


Asana Viebeke Lengkong <[EMAIL PROTECTED]> wrote:       Oh ya aku mau bicara 
sedikit mengenai seminar  climate change seminggu yang lalu:
  
 Kita masih terlalu banyak bicara tentang konsep...  dan di Bali ternyata juga 
terlalu mem Bali kan diri sekali.... saya kutip sms  teman : "mbok, terus 
terang kita ini seperti kumpulan manusia minder,  mengagung2kan ke Bali an, 
menyoal keterdesakan karena pendatang etc... Lama2  (juga karena intensitas 
'pelajaran' dr kelompok media BP) orang Bali menjadi  orang "gila" yang asyik 
'dunia'nya sendiri.  Sementara orang lain yang maju  (& dianggap ancaman) sudah 
ninggalin kumpulan manusia 'gila' ini. Mudah2an  masih banyak yang waras, siapa 
tau dapat ide mencegah wabah  gila....."
  
 Ya begitulah saya yang ikutan 'gila' tapi mau  'waras' ingin sekali berteriak 
lebih keras dan memperbaiki posisi.  Jadi  memang benar kalau kita hanya bicara 
soal konsep Tri Hita Karana saja tanpa ada  tanggung jawab moral untuk 
memperbaiki kondisi realita yang sudah jauh dari  konsep itu, maka kita tidak 
akan pernah bisa meningkatkan qualitas manusia  sampai kapan pun.
  
 Kembali bicara soal climate change sebagai global  issue.... mungkin untuk 
kedepan ini kita perlu untuk melakukan sebuah refleksi  yang cermat;  pertama 
yang kita coba lihat adalah posisi kita di UN, kalau  kita masih dalam 
peringkat yang rendah dalam pembangunan manusia maka kita harus  pikirkan 
strategi untuk memperbaiki posisi supaya suara kita keras dan di  dengar.
  
 Kita perlu mengadakan pendekatan dengan delegasi  yang sedang di New York saat 
ini dalam pertemuan dengan 16 most polution  contribotor countries.
  
 Apa yang menjadi agenda dari delegasi Indonesia  dalam konteks climate change 
issues dan juga predictable impact yang akan  terjadi dan juga upaya mitigas 
dan adaptasi.
  
 Apakah kita semua dalam presepsi yang  sama?
  
 Semua ini perlu dilakukan untuk setidaknya  mengupayakan domestic synergy dan 
penguatan elemennya.
  
 Kemudian kita perlu melihat bagaimana menjalin  International Cooperation.
  
 Kalau memang kita sudah bisa mengukur semua itu  maka kemungkinan besar yang 
kita bisa capai dalam ke ikut sertaan kita dalam  UNFCCC itu adalah partisipasi 
aktif dari bangsa dewasa/matured nation dalam  mengupayakan 'capacity building' 
to immature nation seperti bangsa  Indonesia...
  
 Wah saya ngelantur ya.... udah ngantuk kali...  besok bangun jam 4 pagi....ok 
coba tolong di bantu mikir dong.....
  
 salam global warming,
  
 vieb
    ----- Original Message ----- 
   From:    CHPStar 
   To: [email protected] 
   Sent: Wednesday, September 26, 2007 2:52    PM
   Subject: [bali] Re: Rencana kenaikan BBM    (lagi??)
   

Dear Vieb,

Apakah nasib Butiyang disana seperti halnya    nasib Konsumen yang tertinngal 
oleh Pemerintah dan Pengusaha? Apabila    demikian, semenjak kapan ya?

Barangkali saya boleh kasih harapan,    Koperasi Sapi sudah bisa jadi perhatian 
Pemerintah dan Peruruan Tinggi    setempat untuk membangun SDM di sana. 

Trimakasih dan cepet sembuh    ya.

Salam, Tjahjo

Asana Viebeke Lengkong    <[EMAIL PROTECTED]> wrote:   P      Wis, saya hutang 
photo butiyang ya....sorry saya sibuk sekali selama se      
bulan ini.... sakit tenggorokan jadi suara juga susah keluarnya....      bukan 
berarti berenti cerewet lo...

Hasil jalan di butiyang      memang sangat menakjubkan terutama partisipasi 
komunitasnya.

Saya      sedang mengupayakan dana untuk program 'SAPI' untuk mereka, mulai 
dengan      5 atau 6 sapi saja dulu. Juga sepatu untuk anak anak sekolah dan 
program      susu telur untuk anak-anak.

OK P Wis sabar ya photonya saya      kirim.

vieb
----- Original Message ----- 
From: "Pan Bima"      
To: 
Sent: Wednesday,      September 26, 2007 9:35 AM
Subject: [bali] Re: Rencana kenaikan BBM      (lagi??)


> Halo P.Chepy, lama ya pak tidak menulis di milis      ini. Kapan ke
> buleleng lagi ? P. Suwela juga lama nggak di orbit      lagi, bahkan radar
> yang paling kuat juga gagal mendeteksi      keberadaannya :))
>
>
> salam
> gde      wisnaya
>
>
> On 9/25/07, Chepy R.Nasution      wrote:
>> Pak Wis apa khabar Pak.., Cuma      Nasution yang tidak masuk ya      pak..
>>
>>
>>
>> Chepy      Nasution
>>
>>
>>
>>
>>
>>      _____
>>
>> From: [EMAIL PROTECTED]      [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of
>> Pan      Bima
>> Sent: 25 September 2007 20:08
>> To:      [email protected]
>> Subject: [bali] Re: Rencana kenaikan BBM      (lagi??)
>>
>>
>>
>> Ha..ha..ha..usiaku      yang sudah tua dengan otakku yang SITOMPUL, kini
>> benar-benar      bisa..SIREGAR kembali.
>>
>> On 9/25/07, ngurah beni      setiawan wrote:
>>
>>
>>      "Melanjutkan tawa dari Pak Wis ahh...biar milis refresh      dikit..."
>>
>>
>>
>>
>>
>>      Keluhan Kenaikan BBM (Medan)
>>
>> BBM Naik lagi... Hidup      tambah SIMANUNGKALIT, PANDAPOTAN MANURUNG, banyak
>> SIHOTANG,      hidup bagai mendaki TOBING, tak ada lagi HARAHAP, kepala 
>> pusing
>>      sampai SIBUTAR-BUTAR, rambut rontok nyaris POLTAK, jumlah rakyat miskin 
>>      
>> udah
>> PANGARIBUAN, anak anak menangis MARPAUNG      PAUNG, otak sudah SITOMPUL, 
>> tapi
>> kita tetap diminta sabar      SITORUS, jangan putus HARAHAP, mintalah
>> PARLINDUNGAN supaya      BONAR BONAR selamat...
>>
>>
>>
>>      Rahajeng,
>>
>> Ngurah Beni      Setiawan
>>
>>
>>
>>
>> pi =      3.14
>> love just like 'pi'...it's natural, irrational and very      important -- 
>> Milis
>> Diskusi Anggota LP3B Bali      Indonesia. Publikasi : http://www.lp3b.or.id
>> Arsip : http://bali.lp3b.or.id
>> Moderators : Berlangganan : Henti Langgan      :
>>
>>
>>
>>
>> --
>>      Gde Wisnaya Wisna
>> Jl.Dewi Sartika Utara 32A
>>      Singaraja-Bali
>>
>>
>
>
> -- 
>      Gde Wisnaya Wisna
> Jl.Dewi Sartika Utara 32A
>      Singaraja-Bali
>
> --
> Milis Diskusi Anggota LP3B Bali      Indonesia.
>
> Publikasi : http://www.lp3b.or.id
> Arsip :      http://bali.lp3b.or.id
> Moderators : 
> Berlangganan : 
> Henti Langgan : 
>
> 



-- 
Milis      Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia.

Publikasi :      http://www.lp3b.or.id
Arsip : http://bali.lp3b.or.id
Moderators :      
Berlangganan : 
Henti Langgan : 

      

---------------------------------
   Moody friends. Drama queens. Your life? Nope! - their life, your story.
Play Sims    Stories at Yahoo! Games. 

       
---------------------------------
Need a vacation? Get great deals to amazing places on Yahoo! Travel. 

Kirim email ke