Soal Oknum pemerasan di Bandara Ngurah Rai itu bukan hal yang baru, saya yang hidup 25 tahun di Germanpun tidak luput dari olah aparat imigrasi di Bandara Ngurah Rai. Setiap kali pulang keBali ada saja yang diinginkan. Pura-pura paspor saya musti di Cek, mana anak-anak masih kecil dan sudah letih dengan24 jam penerbangan. Ah....masih banyak cerita-cerita tentang Bandara kita ini.........lucu dan kesal juga...ah...!
Tetapi saya selalu menolak dan melawan jika mereka coba-coba ingin memeras saya, banyak hal-hal yang menggelikan dan memalukan. Kalau kita kembali ke German, malah ada yang terang-terangan minta-minta begini..........mas...mas.....masih ada sisa rupiah nih.....kalau enggak ada yahh....euronya boleh juga!.........Wah saya yang dengar saja jadi malu.... ----- Original Message ----- From: Asana Viebeke Lengkong To: [email protected] Sent: Wednesday, October 03, 2007 1:34 PM Subject: [bali] Re: Balinese Immigration Problem Mungkin (pastinya kali) Nanang itu lagi frustasi, mau lebaran, nggak punya duit untuk bagi2 supaya dia kelihatan punya jabatan OK, Bos diatas nggak mau tau kalau lebaran semua harus dapat duit jadi terserah deh gimana petugas di bawah cari duit... dan seterusnya..... jadi nggak heran lah kalau hal itu terjadi... di bandara kalau sudah di macem-macem in terus masuk ke ruang mereka itu 'jengah' lo rasanya.... banyak yang pilih bayar aja deh dan cepat kita bisa keluar dari sini, gitu lo dan kebetulan aja pasangan yang ini sudah juga melakukan negosiasi dan karena sudah agak 'gedeg basange', jadi " nah... pang sepalan" jadi di lawan.... Tapi memang sudah waktunya juga ya.... when the time comes everything is going to be ok.... kan gitu ceritanya..... ----- Original Message ----- From: Ketut Tejawibawa To: [email protected] Sent: Wednesday, October 03, 2007 5:56 PM Subject: [bali] Re: Balinese Immigration Problem Pan Bima yang baik, Bagaimana kalau saya lagi di Eropa dan disalah satu bandara, ya saya bisa memaklumi dan banyak pejabat imigrasi ternyata juga orang bali ( maksudku di imigrasi pusat ) Salam Teja Pan Bima wrote: P. Teja ini Rektor Swiss German University di Serpong, sangat peduli dengan kejadian2 yang menyedihkan di Bali. Tadi pagi saya dengar berita, bahwa Wapres ( bukan Jarwo Kuat lho, tapi benar2 Yusuf Kalla) sdh meminta agar petugas di Bandara Ngurah Rai yang memeras turis dari australia tsb dipecat. On 9/24/07, Ketut Tejawibawa <[EMAIL PROTECTED]> wrote: ---- A Sad story for Bali.. Maybe someone can expose this so that these people committing corruption in all the Indonesian airports can be stopped and brought to justice.. -----Original Message----- From: Goestamar Ardibrata [mailto: [EMAIL PROTECTED] Sent: Thursday, September 20, 2007 1:31 PM To: sven remo Subject: FW: Balinese Immigration Problem. This is embarrassing Fact.. ----- Original Message ----- From: GM - The Beverly Hills Bali To: Elizabeth Siboro ; Goestamar Ardibrata Sent: Wednesday, September 19, 2007 3:54 PM Subject: Fw: [Bali-Clubbers] FW: Balinese Immigration Problem. From: Geoff Longhurst [mailto: [EMAIL PROTECTED] .au] Sent: Monday, September 17, 2007 1:32 PM To: [EMAIL PROTECTED] Cc: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED] Subject: Balinese Immigration Problem. ATTENTION Mr Budiarman Bahar..Indonesian Consular General in Australia. Dear Sir, Please find an Official Letter of Complaint against Mr Nanang Yunanto, the Senior Immigration Official on Duty at Bali International Airport on the evening of Sunday September 16th. The charges we have made are of a very serious nature, and not made lightly, however, I am sure you would want to be aware of them, and, hopefully to take some action. We have been travelling to Bali for many years, and have never come across such behaviour. We look forward to your reply, and, at this stage we will not involve other third parties as it is not our desire to damage our harm the people of Bali, but, we will take whatever action is necessary to prevent this happening to other travellers in future. We look forward to your prompt reply. Geoff Longhurst Mobile (+61) (0)439 973 577 Office Phone & Fax (612) 9522 6238 -- Gde Wisnaya Wisna Jl.Dewi Sartika Utara 32A Singaraja-Bali
