MessageYth. P Sudja,

Maaf saya nggak punya nomor telpon dari Ibu Desak, saya usaha cari tapi belum 
dapat sampai sekarang....

Dari dulu sampai sekarang ini semua mau tampil jadi PAHLAWAN... kesiangan atau 
kemalaman sama saja... hehehe, kalau saya jadi orang biasa aja sudah payah 
apalagi jadi pahlawan.... 

Saya kenal sekali dengan keluarga Anak Agung Gde Agung dan tau juga ceritanya 
dari orang tua tua.... jadi memang menjadi haknya masyarakat menilai... karena 
kalau pemerintah kan menilainya berbeda... sudah pernah jadi presiden jadi 
harusnya ya pahlawan...

Tetap sehat ya Pak Sudja, suatu waktu saya ingin sekali jumpa.... sekarang saya 
sedang melayani masyarakat Bali Aga di Br. Madia, Trunyan... masyarakat yang 
sama sekali tidak tersentuh oleh pergerakan perkembangan apa pun....

salam, vieb
  ----- Original Message ----- 
  From: Nengah Sudja 
  To: [email protected] 
  Sent: Tuesday, December 04, 2007 7:57 AM
  Subject: [bali] Re: Fw: [samigita] Ide Agung Anak Gde Agung, Four forgotten 
independence heroes get official recogn


  Yth. Mbak Viebeke semeton sareng sami,

  Ibu Desak Raka Nadha adalah guru  aljabar kami di kelas satu SLU (Sekolah 
Lanjut Umum) di Denpasar
  tahun 1947.

  Sungguh senang saya  membaca, beliau pada umur 81 tahun masih sehat dan masih 
 berpikir jernih. 

  Ketidak setujuan Ibu Raka mengenai penetapan gelar pahlawan bagi Ide Anak 
Agung Gde Agung
  yang relatif begitu cepat ( setelah wafat) , dapat dimengerti mengingat 
mereka yang kini masih hidup 
  dan  berjuang pada awal revolusi kemerdekaan merasakan langkah politik yang 
dilakukan oleh
   Ida AA Gde Agung pada waktu itu.

  Mohon dapat diberikan alamat dan telpon Ibu Desak Raka Nadha, guru pertama 
kami yang memperkenalkan 
  dan mengajar saya ketelitian mengenai aljabar di SLU yang dibimbing dengan 
nafas semangat kemerdekaan republik.

  Terima kasih.
  SALAM.
  Nengah Sudja.
      
    -----Original Message-----
    From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Asana 
Viebeke Lengkong
    Sent: Monday, December 03, 2007 8:26 PM
    To: [email protected]
    Subject: [bali] Fw: [samigita] Ide Agung Anak Gde Agung, Four forgotten 
independence heroes get official recogn


    FYI
    ----- Original Message ----- 
    From: Asita 
    To: [EMAIL PROTECTED] 
    Sent: Monday, December 03, 2007 8:35 AM
    Subject: [samigita] Ide Agung Anak Gde Agung, Four forgotten independence 
heroes get official recogn


    Meanwhile, a former independence fighter in Bali, Desak Raka Nadha,
    81, said that she didn't agree with the government's decision to make
    Ide Anak Agung Gde Agung a national hero.

    "When we were in the struggle, we were the ones who had to face
    torture. Meanwhile, Anak Agung was a federalist who worked together
    with the Dutch government. That alone disqualifies him from the status
    of national hero," she told The Jakarta Post in a phone interview. (lva)

    More http://blog.baliwww.com/bali-news-events/1059/



    __._,_.___ 
    Messages in this topic (1) Reply (via web post) | Start a new topic 
    Messages | Files | Photos | Links | Database | Polls | Members | Calendar 
     
    Change settings via the Web (Yahoo! ID required) 
    Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch format 
to Traditional 
    Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe Visit Your 
Group 
    Y! Messenger
    Send pics quick

    Share photos while

    you IM friends.

    Need traffic?
    Drive customers

    With search ads

    on Yahoo!

    Moderator Central
    An online resource

    for moderators

    of Yahoo! Groups.
    . 
    __,_._,___ 

    __________ NOD32 2696 (20071130) Information __________

    This message was checked by NOD32 antivirus system.
    http://www.eset.com

Kirim email ke