Pak Ketut dan Pak De Wirata,
Pak Herman sekarang sudah tidak di DTC ITB, tapi no HPnya tetap yang itu. Dia 
sekarang di Lab Bioteknologi - PAU ITB, masih satu group dengan Pak Gede Wenten.

Salam,
Kiwi

  ----- Original Message ----- 
  From: Ketut Tejawibawa 
  To: [email protected] 
  Sent: Thursday, March 13, 2008 4:21 PM
  Subject: [bali] Re: kincir angin untuk pengairan....


  Pak Wirata

  Hubungi DTC ITB, Pak Herman Santoso 081572083124
  Dulu kita buat cukup banyak dan dengan prinsip teknologi tepat guna

  Salam 
  K Teja


  Made Wirata wrote: 
Pak Eka Mardika, 
mungkin saya hanya sebatas urun pikiran saja, bukan ahlinya tapi mungkin perlu 
dicoba. 
saya hanya berdasarkan kincir-kincir yang pernah saya lihat didaerah pantura 
jawa untuk 
menimba air. Prinsip kincir seperti kipas angin dimana daunnya dibagian poros 
mempunyai 
sudut lebih besar lalu mengecil keujung, bisa linear atau kuadratis, juga 
mempunyai 
sedikit kelengkungan (cekungan paling besar disekitar 1/4 potongan daun bilah) 
dan 
mengecil dari ujung kearah poros. Sedangkan lebar daunnya menyesuaikan dengan 
jumlah 
daun keseluruhan, bisa berkisar 5-7 cm untuk diameter kicir 75-100cm. Kalau 
anginnya 
rata-rata berkecepatan dibawah 6-7 m/dt sebaiknya jumlah daun lebih dari 6 
bilah/daun. 
Kemudian dibelakang poros dihubungkan dengan lengan kebawah untuk menimba air. 
mekanisme ini kira-kira menyerupai engkol yang mirip dengan mekanisme pompa 
pengambilan 
minyak jaman dulu.

Demikian info singkatnya, mungkin lain kali kalo masih dibutuhkan akan kami 
kirimkan 
contoh kincirnya

Suksma 
Made Wirata
--
Open WebMail Project (http://openwebmail.org)


---------- Original Message -----------
From: "eka mardika" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Tue, 11 Mar 2008 20:19:21 +0800
Subject: [bali] kincir angin untuk pengairan....

  Dear semetons.

Saya kemaren membaca majalah SALAM, terbitan LEISA, salah satu topiknya
tentang kincir angin untuk menarik air.
Saya tertarik untuk mencoba, karena kebetulan banyak sawah di daerah saya,
sanur, mulai mati karena pengairannya mulai tidak lancer.

Adakah diantara para semeton yang pernah ataupun mengetahui design kincir
angin tersebut, mohon informasinya.

Suksma,

eka

--  
Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia.

Publikasi     : http://www.lp3b.or.id
Arsip         : http://bali.lp3b.or.id
Moderators    : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
Berlangganan  : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
Henti Langgan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
    ------- End of Original Message -------


--  
Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia.

Publikasi     : http://www.lp3b.or.id
Arsip         : http://bali.lp3b.or.id
Moderators    : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
Berlangganan  : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
Henti Langgan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>



  

Kirim email ke