Dear semetons,

 

Suksma banget kalo memang ada design dan harga yang lebih merakyat. 

Karena terus terang ini ingin saya tunjukkan kepada para petani di Sanur,
mudah-mudahan bisa, bahwa ada cara untuk mendapatkan air selain mengandalkan
dari air sungai yang akhir-akhir ini sangat susah didapatkan. 

Kebetulan kemaren sempat ngobrol dengan paman yang jadi pekaseh, dan beliau
menyatakan tertarik untuk mencoba.

 

Semoga dapat segera terwujud,

Saya tunggu design nya dari PAU..

 

 

Suksma

 

Eka

 

  _____  

From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of
Ketut Tejawibawa
Sent: 17 Maret 2008 17:52
To: [email protected]
Subject: [bali] Re: kincir angin untuk pengairan....

 

Pak Kiwi, Pak  M Wirata

Bagaimana kalau dibuat sendiri di Sanur, gambarnya dari PAU, termasuk detail
pompanya.
Karena ini teknologi tepat guna, dan sangat sederhana baik segi design
maupun prosek pembuatannya.

Usul berikutnya, double fuction, bilamana air sudah cukup dipompakan, maka
berubah menjadi pembangkit listrik.
Mulailah dari yg kecil, tepat guna, dan inovasi baru pasti akan muncul.

Sukseme
K Teja

Made Wirata wrote: 

Kiwi dan pak Tut Teja, 
terima kasih atas info dan masukannya, kapan-kapan sy akan mampir ke beliau
di PAU.
 
sebetulnya saya hanya ingin coba ngebantu Pak Eka Mardika yang membutuhkan
kincir untuk 
pengairan di Sanur.
 
Suksma
Made W
 
--
Open WebMail Project (http://openwebmail.org)
 
 
---------- Original Message -----------
From: "gdp"  <mailto:[EMAIL PROTECTED]> <[EMAIL PROTECTED]>
To:  <mailto:[email protected]> <[email protected]>
Sent: Fri, 14 Mar 2008 08:44:32 +0700
Subject: [bali] Re: kincir angin untuk pengairan....
 
  

Pak Ketut dan Pak De Wirata,
Pak Herman sekarang sudah tidak di DTC ITB, tapi no HPnya tetap yang itu.
Dia 
sekarang di Lab Bioteknologi - PAU ITB, masih satu group dengan Pak Gede
Wenten.
 
Salam,
Kiwi
 
  ----- Original Message ----- 
  From: Ketut Tejawibawa 
  To: [email protected] 
  Sent: Thursday, March 13, 2008 4:21 PM
  Subject: [bali] Re: kincir angin untuk pengairan....
 
  Pak Wirata
 
  Hubungi DTC ITB, Pak Herman Santoso 081572083124
  Dulu kita buat cukup banyak dan dengan prinsip teknologi tepat guna
 
  Salam 
  K Teja
 
  Made Wirata wrote: 
Pak Eka Mardika, 
mungkin saya hanya sebatas urun pikiran saja, bukan ahlinya tapi mungkin
perlu 
dicoba. saya hanya berdasarkan kincir-kincir yang pernah saya lihat didaerah

pantura jawa untuk menimba air. Prinsip kincir seperti kipas angin dimana 
daunnya dibagian poros mempunyai sudut lebih besar lalu mengecil keujung,
bisa 
linear atau kuadratis, juga mempunyai sedikit kelengkungan (cekungan paling 
besar disekitar 1/4 potongan daun bilah) dan mengecil dari ujung kearah
poros. 
Sedangkan lebar daunnya menyesuaikan dengan jumlah daun keseluruhan, bisa 
berkisar 5-7 cm untuk diameter kicir 75-100cm. Kalau anginnya rata-rata 
berkecepatan dibawah 6-7 m/dt sebaiknya jumlah daun lebih dari 6 bilah/daun.

Kemudian dibelakang poros dihubungkan dengan lengan kebawah untuk menimba
air. 
mekanisme ini kira-kira menyerupai engkol yang mirip dengan mekanisme pompa 
pengambilan minyak jaman dulu.
 
Demikian info singkatnya, mungkin lain kali kalo masih dibutuhkan akan kami 
kirimkan contoh kincirnya
 
Suksma 
Made Wirata
--
Open WebMail Project (http://openwebmail.org)
 
---------- Original Message -----------
From: "eka mardika"  <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
<[EMAIL PROTECTED]>
To:  <mailto:[email protected]> <[email protected]>
Sent: Tue, 11 Mar 2008 20:19:21 +0800
Subject: [bali] kincir angin untuk pengairan....
 
  Dear semetons.
 
Saya kemaren membaca majalah SALAM, terbitan LEISA, salah satu topiknya
tentang kincir angin untuk menarik air.
Saya tertarik untuk mencoba, karena kebetulan banyak sawah di daerah saya,
sanur, mulai mati karena pengairannya mulai tidak lancer.
 
Adakah diantara para semeton yang pernah ataupun mengetahui design kincir
angin tersebut, mohon informasinya.
 
Suksma,
 
eka
 
--  
Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia.
 
Publikasi     : http://www.lp3b.or.id
Arsip         : http://bali.lp3b.or.id
Moderators    : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
Berlangganan  : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
Henti Langgan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
    ------- End of Original Message -------
 
--  
Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia.
 
Publikasi     : http://www.lp3b.or.id
Arsip         : http://bali.lp3b.or.id
Moderators    : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
Berlangganan  : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
Henti Langgan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
    

------- End of Original Message -------
 
 
--  
Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia.
 
Publikasi     : http://www.lp3b.or.id
Arsip         : http://bali.lp3b.or.id
Moderators    : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
Berlangganan  : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
Henti Langgan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
 
 
 
  

Kirim email ke