Pak Wayan Suardika, Yang saya sedikit heran, kenapa reply email ini diganti dengan judul baru sementara di bagian bawah masih tampak email dari Mbo Vieb yang sebelumnya. Apa kaitan email ini dengan reply terakhir dari email Mbo Vieb? Terlebih, ini adalah email yang saya tangkap memiliki muatan pribadi yang sedikit berbeda dengan muatan yang saya baca dari Mbo Vieb sebelumnya.
rahajeng, ngurah beni setiawan P Save a tree...please don't print this e-mail unless you really need to ----- Original Message ---- From: yayasan dbp <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Cc: Asana Viebeke Lengkong <[EMAIL PROTECTED]>; gede trisnaputra <[EMAIL PROTECTED]>; handal training <[EMAIL PROTECTED]>; Semuel Takanjanji <[EMAIL PROTECTED]>; wiranegara igp <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Tuesday, August 5, 2008 9:10:08 AM Subject: [bali] HANURA Yth. saudaraku yang peduli untuk rakyat kecil, ....... SALAMA HANURA, sesungguhnya sulit untuk saya memulai menulis di millis ini, namun karena desakan berbagai kawan yang peduli dengan rakyat kecil .... maka terpaksa saya harus sampaikan pula. maaf bila nantinya ada yang tidak se ide. ..... ini demokrasi. Kawanku semua, saya saat ini sedang mengikuti proses perjuangan yang cukup melelahkan yakni mengikuti seleksi pencalonan anggota legislatif di Kabupaten Badung melalui partai HANURA (HATI NURANI RAKYAT). Kemungkinan besar saya akan mewakili kecamatan Petang dan Abiansemal dengan nomor urut kecil. (1). Sehubungan dengan banyaknya masukan dari kawan-kawan sejati (LSM, CBO, atau lembaga non profit lainnya), perlu saya jelaskan bahwa : selama ini perjuangan kita melalui jaring LSM kurang didengar oleh para pembuat kebijakan, mereka seolah-olah buta dan tuli. singkat cerita ... tidak akan ada perubahan dalam upaya pemberdayaan masyarakat. Pemerintah kita terlalu arogan, apalagi adanya perselingkungan yang demikian manis antara eksekutif dan legislatif. Peran yang harus diemban yakni sebagai legislator, bugeting dan conrolling tidak pernah dilakukan secara bertanggungjawab. Dalam hal ini semua teman sudah memahami betul persoalan ini. Untuk melakukan suatu perubahan maka, kita harus masuk partai. Hanya disitu kita akan mampu melakukan suatu perubahan. Inilah mekanisme didalam negara kita yang demokrasi ini. Sebagai contoh real adalah : proses pembangunan di Kabupaten Badung di daerah kelahiran saya. Kabupaten dengan PAD tertinggi nomor 2 di Indonesia justru mengalami berbagai persoalan. Mulai dari pelanggaran RTR, SDM, Birokrasi yang lambat dan yang lebih parah lagi... adanya kolusi dalam penyusunan Perda tentang tower. Semoga KPK bisa terjun langsung ke lapangan menyelidiki tentang hal tersebut. Tidak hanya itu, saya pernah jalan-jalan ke lapangan, ada seorang orang tua murid yang sekolah di SMPN Petang, bahwa orang tua tersebut harus menanggung hutang untuk membangun sebuang gedung .... ini tentu sangat menyakitkan. Sementara dilain pihak pemerintah membangun fasilitas gedung supermewah di Sempidi dengan ngutang di BPD Bali ... ironis bukan ??? Sekalilagi, mohon dukungan dan doa restunya, semoga pikiran yang baik datang dari mana-mana. Kawan ..... dimanapun anda berada ....saran dan masukannya kami tunggu. salam Drs. I Wayan Suardika Br. Senapan - Carangsari - Petang - Badung From: Asana Viebeke Lengkong <[EMAIL PROTECTED]> Subject: [bali] Re: Emailing: DSC01980, DSC01981, DSC_0161, DSC_0204 - INTERMEZO YA To: [email protected] Date: Monday, August 4, 2008, 11:04 PM Ma Kasih P Wis.... akan kita kumpulkan, Ngurah Ben juga sharing.... Memang sangat menyedihkan, baju kumel, hampir tidak seperti baju lagi, tapi paling tidak mereka antusias ke sekolah, itu yang penting. Saya akan berkunjung ke Sembiran dan Julah untuk mengassess kondisi masyarakat disana, mungkin bisa bantu? Kalau Banjar bagaimana ya P Wis? 2009 ini saya mau masuk Buleleng lagi. Sedih juga kalau lihat bagaimana dana ber milyar milyar semua ke banyak anggota DPR, memang luar biasa sekali kekuasaan anggota dewan ya, mereka yang buat undang undang dan mereka juga yang mengawasi pemerintah.... tidak heran kalau banyak yang mendekati dan membayar kekuasaan mereka.... ada sistem yang perlu di rubah. salam, vieb ----- Original Message ----- From: Pan Bima To: [email protected] Sent: Monday, August 04, 2008 9:29 PM Subject: [bali] Re: Emailing: DSC01980, DSC01981, DSC_0161, DSC_0204 - INTERMEZO YA Mbak Vieb, Saya mau sharing 1 lusin buku tulis, 1 lusin pen, 1 lusin pensil, 1 lusin penghapus dan 1 lusin penggaris. Memang masih banyak anak-anak yang membutuhkan uluran tangan kita. salam gde wisnaya 2008/8/4 Asana Viebeke Lengkong <[EMAIL PROTECTED]> 2 Agustus 2008 Jumlah anak di 3 sekolah di SERAYA TIMUR yang kami kunjungi 1031 anak... dulu ketika saya sering sekali jalan jalan ke dusun dusun... sekolah hampir tidak ada murid nya..... Ditanya SIAPA YANG TIDAK MANDI????? semua mengacungkan tangan...... TIDAK ADA AIR.... Satu kelas ada 94 anak ...... bisa bayangkan???? penyakit kulit bertebaran..... boleh nggak saya minta anggota milis ini menyumbangkan seadanya : pensil, pen, buku tulis, penghapus, penggaris.... satu orang satu buah saja sangat membantu, karena masih ada 2000 anak lagi yang sangat membutuhkan alat tulis sekolah, orang tua mereka sekarang ini mencari uang untuk beli air bersih untuk minum. salam vieb The message is ready to be sent with the following file or link attachments: DSC01980 DSC01981 DSC_0161 DSC_0204 Note: To protect against computer viruses, e-mail programs may prevent sending or receiving certain types of file attachments. Check your e-mail security settings to determine how attachments are handled. -- Gde Wisnaya Wisna Jl.Dewi Sartika Utara 32A Singaraja-Bali website : www.lp3b.com
