Jangan gundah Ben, Wayan Suardika sedang gundah gulana jadi mau ikut jejak 
senior Suasta, Kampanye Partai.... hehehehe boleh boleh saja kalau memang ada 
yang berminat....

Makin banyak partai, masyarakat makin bingung dan makin tidak berminat, makin 
morat marit, makin banyak anggaran negara yang harus biayai partai, makin kita 
semua belajar, begitu prosesnya.... proses pendewasaan...

Kita bikin partai aja namanya 'partai kanggoan milis bali-bali' nggak pake 
anggaran negara, bisa banyak tau pendapat orang lain... dll.  dan yang paling 
bener itu apa yang disampaikan oleh P Marwan dari mitra bali itu lo..... hehehe

"Setuju dengan bli agung dan sugik, suud monto promosi, apalagi promosi igel 
igelan dogen. Lebih baik bersih bersih 'rumah' baik dari kotoran korupsi maupun 
kotoran sekalae niskale. Umah sube mekere uwug, mileh ijinne vila nyen kaden 
maan untung, bunuh diri mekalukan, ngelah carik keweh, sing ngelah carik keweh 
meli carik buin kewehan, konye lancar ngorang tri hita karana, yeh sing dadii 
minum, pure subak megusur, bisame didemo oleh warga, jeg inguh gumi inguh, 
ngiring dabdabang dabdabang"



  ----- Original Message ----- 
  From: ngurah beni setiawan 
  To: [email protected] 
  Sent: Tuesday, August 05, 2008 10:17 AM
  Subject: [bali] Re: HANURA


  Pak Wayan Suardika,



  Yang saya sedikit heran, kenapa reply email ini diganti dengan judul baru 
sementara di bagian bawah masih tampak email dari Mbo Vieb yang sebelumnya.

  Apa kaitan email ini dengan reply terakhir dari email Mbo Vieb?



  Terlebih, ini adalah email yang saya tangkap memiliki muatan pribadi yang 
sedikit berbeda dengan muatan yang saya baca dari Mbo Vieb sebelumnya.




  rahajeng, 

  ngurah beni setiawan
  P Save a tree...please don't print this e-mail unless you really need to




  ----- Original Message ----
  From: yayasan dbp <[EMAIL PROTECTED]>
  To: [email protected]
  Cc: Asana Viebeke Lengkong <[EMAIL PROTECTED]>; gede trisnaputra <[EMAIL 
PROTECTED]>; handal training <[EMAIL PROTECTED]>; Semuel Takanjanji <[EMAIL 
PROTECTED]>; wiranegara igp <[EMAIL PROTECTED]>
  Sent: Tuesday, August 5, 2008 9:10:08 AM
  Subject: [bali] HANURA

        Yth. saudaraku yang peduli untuk rakyat kecil, .......

        SALAMA HANURA,

        sesungguhnya sulit untuk saya memulai menulis di millis ini, namun 
karena desakan berbagai kawan yang peduli dengan rakyat kecil .... maka 
terpaksa saya harus sampaikan pula. maaf bila nantinya ada yang tidak se ide. 
..... ini demokrasi.

        Kawanku semua, saya saat ini sedang mengikuti proses perjuangan yang 
cukup melelahkan yakni mengikuti seleksi pencalonan anggota legislatif di 
Kabupaten Badung melalui partai HANURA (HATI NURANI RAKYAT). Kemungkinan besar 
saya akan mewakili kecamatan Petang dan Abiansemal dengan nomor urut kecil. (1).

        Sehubungan dengan banyaknya masukan dari kawan-kawan sejati (LSM, CBO, 
atau lembaga non profit lainnya), perlu saya jelaskan bahwa : selama ini 
perjuangan kita melalui jaring LSM kurang didengar oleh para pembuat kebijakan, 
mereka seolah-olah buta dan tuli. singkat cerita ... tidak akan ada perubahan 
dalam upaya pemberdayaan masyarakat. Pemerintah kita terlalu arogan, apalagi 
adanya perselingkungan yang demikian manis antara eksekutif dan legislatif. 
Peran yang harus diemban yakni sebagai legislator, bugeting dan conrolling 
tidak pernah dilakukan secara bertanggungjawab. Dalam hal ini semua teman sudah 
memahami betul persoalan ini.

        Untuk melakukan suatu perubahan maka, kita harus masuk partai. Hanya 
disitu kita akan mampu melakukan suatu perubahan. Inilah mekanisme didalam 
negara kita yang demokrasi ini.

        Sebagai contoh real adalah : proses pembangunan di Kabupaten Badung di 
daerah kelahiran saya. Kabupaten dengan PAD tertinggi nomor 2 di Indonesia 
justru mengalami berbagai persoalan. Mulai dari pelanggaran RTR, SDM, Birokrasi 
yang lambat dan yang lebih parah lagi... adanya kolusi dalam penyusunan Perda 
tentang tower. Semoga KPK bisa terjun langsung ke lapangan menyelidiki tentang 
hal tersebut.

        Tidak hanya itu, saya pernah jalan-jalan ke lapangan, ada seorang orang 
tua murid yang sekolah di SMPN Petang, bahwa orang tua tersebut harus 
menanggung hutang untuk membangun sebuang gedung .... ini tentu sangat 
menyakitkan. Sementara dilain pihak pemerintah membangun fasilitas gedung 
supermewah di Sempidi dengan ngutang di BPD Bali ... ironis bukan ???

        Sekalilagi, mohon dukungan dan doa restunya, semoga pikiran yang baik 
datang dari mana-mana.

        Kawan ..... dimanapun anda berada ....saran dan masukannya kami tunggu. 
        salam 
        Drs. I Wayan Suardika
        Br. Senapan - Carangsari - Petang - Badung



          From: Asana Viebeke Lengkong <[EMAIL PROTECTED]>
          Subject: [bali] Re: Emailing: DSC01980, DSC01981, DSC_0161, DSC_0204 
- INTERMEZO YA
          To: [email protected]
          Date: Monday, August 4, 2008, 11:04 PM


          Ma Kasih P Wis.... akan kita kumpulkan, Ngurah Ben juga sharing....

          Memang sangat menyedihkan, baju kumel, hampir tidak seperti baju 
lagi, tapi paling tidak mereka antusias ke sekolah, itu yang penting.

          Saya akan berkunjung ke Sembiran dan Julah untuk mengassess kondisi 
masyarakat disana, mungkin bisa bantu?  Kalau Banjar bagaimana ya P Wis?
          2009 ini saya mau masuk Buleleng lagi.

          Sedih juga kalau lihat bagaimana dana ber milyar milyar semua ke 
banyak anggota DPR, memang luar biasa sekali kekuasaan anggota dewan ya, mereka 
yang buat undang undang dan mereka juga yang mengawasi pemerintah.... tidak 
heran kalau banyak yang mendekati dan membayar kekuasaan mereka.... ada sistem 
yang perlu di rubah.

          salam, vieb
            ----- Original Message ----- 
            From: Pan Bima 
            To: [email protected] 
            Sent: Monday, August 04, 2008 9:29 PM
            Subject: [bali] Re: Emailing: DSC01980, DSC01981, DSC_0161, 
DSC_0204 - INTERMEZO YA


            Mbak Vieb,

            Saya mau sharing 1 lusin buku tulis, 1 lusin pen, 1 lusin pensil, 1 
lusin penghapus dan 1 lusin penggaris.

            Memang masih banyak anak-anak yang membutuhkan uluran tangan kita.

            salam
            gde wisnaya


            2008/8/4 Asana Viebeke Lengkong <[EMAIL PROTECTED]>

              2 Agustus 2008

              Jumlah anak di 3 sekolah di SERAYA TIMUR yang kami kunjungi 1031 
anak... dulu ketika saya sering sekali jalan jalan ke dusun dusun... sekolah 
hampir tidak ada murid nya.....

              Ditanya SIAPA YANG TIDAK MANDI????? semua mengacungkan 
tangan...... TIDAK ADA AIR....

              Satu kelas ada 94 anak ...... bisa bayangkan????

              penyakit kulit bertebaran.....

              boleh nggak saya minta anggota milis ini menyumbangkan seadanya : 
pensil, pen, buku tulis, penghapus, penggaris.... 

              satu orang satu buah saja sangat membantu, karena masih ada 2000 
anak lagi yang sangat membutuhkan alat tulis sekolah, orang tua mereka sekarang 
ini mencari uang untuk beli air bersih untuk minum.

              salam vieb

              The message is ready to be sent with the following file or link 
attachments:
              DSC01980
              DSC01981
              DSC_0161
              DSC_0204

              Note: To protect against computer viruses, e-mail programs may 
prevent sending or receiving certain types of file attachments.  Check your 
e-mail security settings to determine how attachments are handled.



            -- 
            Gde Wisnaya Wisna
            Jl.Dewi Sartika Utara 32A
            Singaraja-Bali
            website : www.lp3b.com
       



Kirim email ke