Makanya saya sudah katakan dalam Tread yang lalu (Kisah Sedih dari Bali) tentang Hak Cipta termasuk nama yang di lindungi itu harus di registrasi, nama-nama ras binatang di Eropa dan dinegara majupun dilindungi, sehingga tidak terjadi konflik dan ada percampuran ras yang nantinya tidak diketahui apakah ras yang baru ini akan membahayakan habitat yang lain. Didalam tehnologie Gen-Technikpun, para ahli boleh misalnya anjing A dan anjing B di kawinkan dan akan lahir ras yang baru AB dan yang paling terpenting dalam hal ini Ras A, B dan AB di Registrasi dan dilindungi.
Mungkin nanti, siapa tahu Sapi Bali diganti namanya dengan sapi Australia.....hhe..hhe!!! Yang jelas nama sapi bali juga harus di Registrasi atau diPatentkan. Ada 2 pertanyaan, apakah Nama dan ras Sapi Bali itu sudah diPatentkan? Jika sudah....nah ini...namanya ada Maling baru! Nama Sapi Bali tidak boleh diubah menjadi Sapi Timor....., Konsekwensinya.....dituntut kemeja hijau! Pertanyaan kedua jika nama dan Ras Sapi bali belum dipatentkan...nah.....ceritanya akan sama nanti seperti Ibu Desak Suarti yang hak ciptanya diPatentkan oleh orang. Siapa yang salah....????? MfG Th. Lengkey ----- Original Message ----- From: ngurah beni setiawan To: [EMAIL PROTECTED] ; [email protected] Sent: Tuesday, September 09, 2008 5:24 AM Subject: [bali] Nama Sapi Bali Diubah Jadi Sapi Timor Nama Sapi Bali Diubah Jadi Sapi Timor KOMPAS/ BENNY DWI KOESTANTO Ratusan sapi bali diistirahatkan sementara di balai karantina hewan di Jembrana, Bali, sebelum dikirim ke sejumlah kota besar di Pulau Jawa. /Selasa, 9 September 2008 | 09:43 WIB Laporan Wartawan Kompas Kornelis Kewa Ama Khayam KUPANG, SELASA - Sapi bali yang dikembangbiakkan di Nusa Tenggara Timur (NTT) seharusnya diubah namanya menjadi sapi timor. Nama sapi timor untuk menunjukkan identitas diri warga Timor dan mendorong masyarakat untuk meningkatkan sistem peternakan di daerah itu. Wakil Gubernur NTT Esthon Foenay ketika membuka Forum Kepala Bappeda se-Kawasan Timur (KTI) di Kupang, Selasa (9/9), mengatakan, PAD NTT tahun 2008 hanya Rp 250 miliar, sedangkan Kabupaten Kutai Kertanegara mencapai Rp 1,7 triliun. Perbedaan ini sangat mengejutkan dan membuat warga NTT harus bertanya diri, apakah PAD NTT bisa ditingkatkan atau tidak. "Pemerintah dan masyarakat NTT terus berupaya membangun daerah ini, bertolak dari latar belakang budaya, potensi sumber daya manusia, dan karakter masyarakatnya," katanya. Karena itu, dalam waktu dekat Pemda NTT akan menuangkan dalam bentuk surat keputusan untuk memberi nama sapi bali yang selama ini disebutkan masyarakat menjadi sapi timor. Sejak nenek moyang masyarakat NTT memelihara ternak sapi sudah ada sebutan sapi timor, tetapi kemudian yang lebih populer adalah nama sapi bali karena pegaruh Orde Baru. Hadir dalam kegiatan itu 12 Kepala Bappeda se-KTI, Ketua Pokja KTI Dr Marwah Daud Ibrahim, Kepala Bagian Perencanaan Ditjen Bina Bangda Depdagri Eka Atmaja Baskara Hadi, Deputi Menteri/Kepala Bappenas Bidang Evaluasi Kinerja Pembangunan Bambang Widianto, serta Kepala Pusat Pembinaan Pendidikan dan Pelatihan Bappenas Dr Ayip Syaefullah. Keduabelas Kepala Bappeda se-KTI itu, antara lain Alex Rumaseb dari Papua, Ishak Hallatu dari Papua Barat, Ristianto Sugiono dari Maluku, Lalau Faturrahman dari NTB, dan Tan Malaka Guntur dari Sulawesi Selatan. dari cyberkompas http://www.kompas.com/read/xml/2008/09/09/09433376/nama.sapi.bali.diubah.jadi.sapi.timor ngurah beni setiawan P Save a tree...please don't print this e-mail unless you really need to ------------------------------------------------------------------------------ Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. br> Cepat sebelum diambil orang lain!
