Kawin dengan seorang pangeran itu impian semua perawan.... hehehe kan cerita
cerita bagus dari dulu...

 

Tapi yang jelas saya lihat disini adalah bagaimana kita menekan orang kita
sendiri (kasus Prita), ya kalau Malaysia yang di tekan kan bukan bangsa nya
sendiri tapi bangsa lain.... (kasus Manohara)...

 

 

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of
nyoman suwela
Sent: 07 Juni 2009 10:59
To: [email protected]
Subject: [bali] Re: MANOHARA & PRITA

 


YANG JELITA DAN JELATA

MANOHARA DAN PRITA

atau MANUKWARA, tarian di Bali?

He..he..he...

Bagi saya jelas bedanya. Apa yang dialami Manohara, kemungkinan sangat kecil
dialami oleh setiap orang. The possibilty of being married by a prince is
bloody remote. 

Tetapi, apa yang dialami oleh Ibu Prita bisa menimpa setiap orang. 

Oleh karena itu, bisa dipahami kalau apa yang menimpa Ibu Prita mendapat
dukungan demikian luasnya.

Saya ingat dengan suatu tulisan di suatu T-shirt: Law like spider web. It
catches a fly but lets a hawk goes free. 

Yang penting kita harus bisa menarik pelajaran dari kasus Ibu Prita ini for
the best or for the worst. 

C U soon.

NS
--- On Sat, 6/6/09, Asana Viebeke Lengkong <[email protected]> wrote:


From: Asana Viebeke Lengkong <[email protected]>
Subject: [bali] MANOHARA & PRITA
To: [email protected], [email protected]
Date: Saturday, June 6, 2009, 9:53 AM

YANG JELITA DAN JELATA.....

 

Kirim email ke