suud ngae promo ane sing2 --- Pada Sen, 31/8/09, Gde Wisnaya Wisna <[email protected]> menulis:
Dari: Gde Wisnaya Wisna <[email protected]> Judul: [bali] Re: MASYARAKAT BALI BEROBAT GRATIS CUKUP TUNJUKKAN KTP Kepada: [email protected] Tanggal: Senin, 31 Agustus, 2009, 2:09 PM Sebuah rencana yang bagus, sangat didukung !! Namun menjadi pertanyaan, apakah dengan dana 100 milyar akaan dapat membiayai program tersebut ? Lalu, pengobatan gratis seperti apa yang akan diberikan , mungkin perlu penjabaran lebih detil, apakah menyangkut rawat inap, operasi besar (bedah) apa saja, operasi persalinan dll ? Tapi ini sudah awal yang sangat baik, setiap tahun tentu akan disempurnakan. salam gde wisnaya 2009/8/31 Asana Viebeke Lengkong <[email protected]> http://www.gp-ansor.org/berita/masyarakat-bali-berobat-gratis-cukup-tunjukkan-ktp.html Masyarakat Bali Berobat Gratis Cukup Tunjukkan KTP Sunday, 30 August 2009 13:34 Denpasar (Ansor Online): Pemerintah Provinsi Bali memutuskan tidak akan memberlakukan lagi penggunaan kartu miskin untuk pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat kurang mampu mulai tahun 2010. “Hal itu dilakukan mengingat penggunaan kartu miskin pelaksanaanya sering kali tidak tepat sasaran,” kata Gubernur Bali, Made Mangku Pastika di Denpasar, Minggu. Ia mengatakan, kartu miskin selama ini sering kali disalahgunakan oleh golongan masyarakat menengah ke atas. Oleh sebab itu mulai tahun 2010, pelayanan kesehatan secara cuma-cuma tidak hanya dinikmati oleh masyarakat miskin, namun akan menjangkau seluruh lapisan masyarakat Bali. Gubernur Pastika menambahkan, masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan cukup menunjukkan kartu tanda penduduk (KTP) dan tidak membayar. Namun pelayanan kesehatan untuk rawat inap di RSUP Sanglah maupun RSUD kabupaten/kota se Bali hanya diberikan pada ruang ipan kelas tiga. “Asalkan mau mendapat pelayanan pada kelas tiga masyarakat golongan menengah ke atas pun bisa memanfaatkan pelayanan cuma-cuma,” ucap Gubernur Pastika. Ia menambahkan, dalam pelayanan gratis itu akan disiapkan rumah sakit yang dijadikan rujukan, dan masyarakat cukup hanya menunjukkan KTP Bali saja. “Tidak ada alasan bagi rumah sakit rujukan untuk menolak atau menelantarkan pasien yang sudah bisa menunjukkan identitas berupa KTP Bali,” tambahnya. Untuk mendukung program kesehatan gratis tersebut, Gubernur Pastika menjelaskan, Pemprov Bali akan menyiapkan alokasi dana mencapai Rp 100 milyar. “Mengenai pendanaan program pelayanan kesehatan gratis tersebut nantinya juga akan didukung oleh pemerintah Kabupaten/Kota di Bali,” ujar Gubernur Pastika.(matanews.com) -- Gde Wisnaya Wisna Jl.Dewi Sartika Utara 32A Singaraja-Bali website : www.lp3b.com __________________________________________________________ Coba Yahoo! Messenger 10 Beta yang baru. Kini dengan update real-time, panggilan video, dan banyak lagi! Kunjungi http://id.messenger.yahoo.com/
